• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Realisasi APBD Kaltim Rendah, dari Rp 11 Triliun, Baru Terserap 36 Persen

by Redaksi Bontang Post
20 September 2021, 11:11
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Pembahasan APBD Perubahan Kaltim dipastikan molor. Seharusnya, rancangan sudah diserahkan awal Agustus lalu. Tetapi, baru diserahkan ke DPRD awal September.

bontangpost.id – Pengesahan APBD Perubahan 2021 Kaltim tampaknya masih panjang. Saat kabupaten/kota sudah ketuk palu, pemprov dan DPRD Kaltim justru baru menyoal persentase pendapatan. Jelang akhir kuartal ketiga tahun ini, serapan APBD murni senilai Rp 11,6 triliun masih minim. Bahkan, tak sampai setengahnya.

“(Hingga) akhir Agustus, 36 persen,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kaltim M Sa’duddin. Menanggapi hal itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim Syafruddin mengatakan, rendahnya serapan APBD menimbulkan beban. Sebab, semestinya, serapan harusnya lebih dari setengah sejauh ini. Sementara itu, pada rancangan APBD Perubahan yang diserahkan Pemprov Kaltim ke DPRD Kaltim, ada rencana tambahan anggaran Rp 900 miliar.

“Logikanya, kalau kita punya anak, terus kita kasih uang Rp 100 ribu untuk sebulan. Lalu, minggu ketiga dia baru habiskan Rp 36 ribu, tapi dia mau minta lagi. Masa kita mau kasih?” kata legislator yang akrab disapa Udin ini. Politikus PKB ini melanjutkan, pembahasan APBD Perubahan dipastikan molor. Seharusnya, rancangan sudah diserahkan awal Agustus lalu. Tetapi, baru diserahkan ke DPRD awal September. Artinya telat sebulan.

Maka dari itu, wajar bila nantinya pembahasan APBD Perubahan bakal molor dari jadwal. “Saat ini saja, baru membahas soal pendapatan, belum belanjanya,” kata Udin.

Baca Juga:  Manfaatkan Pemindahan IKN, Tol Samarinda-Bontang Masuk Usulan PSN

Ditegaskan, serapan anggaran yang baru di kisaran 36 persen menjadi perhatian. Ketika anggaran terserap minim, pemprov justru ingin menambah hingga Rp 900 miliar. “Nah, dari mana sumber anggaran Rp 900 miliarnya? Itu berasal dari SiLPA Rp 2,95 triliun pada 2020. Ternyata, sudah terpakai Rp 2 triliun dari APBD Murni 2021. Meskipun dalam rincian penggunaan SiLPA yang Rp 2 triliun, sama sekali tak dibahas di DPRD. Mereka hanya semacam laporan ke DPRD. Bahkan di Komisi III tidak pernah membahas belanja Dinas PUPR yang angkanya fantastis. Banyak paket tak dibahas di Komisi III. Jadi logika orang awam, kenapa tidak digenjot saja serapannya itu,” jelas Udin.

Baca Juga:  Tahun Politik, APBD Tercekik

Maka dari itu, sebagai anggota Banggar, Udin mengatakan bahwa tidak perlu dibahas anggaran perubahan. Cukup fokus pada penyerapan anggaran murni 2021, sehingga tidak perlu menambah beban belanja lagi pada anggaran yang tidak terserap dengan baik.

Dia melanjutkan, saat ini DPRD Kaltim belum pada tahap membahas apa saja yang menjadi alokasi tambahan dalam anggaran Rp 900 miliar itu. Saat ini pihaknya masih membahas terlebih dahulu tentang apa saja perubahan yang memengaruhi pendapatan. “Kami cek dulu proyeksi pendapatan dulu. Misalnya, kami cek perusda. (Perusda) MMP misalnya Rp 60 miliar, tapi disetor berapa puluh miliar,” katanya.

Saat ini pihaknya memang masih fokus pada pendapatan. Namun, dia meyakini, ketika masuk pembahasan belanja, tentunya Rp 900 miliar itu akan membebani anggaran belanja.  “Makanya mari Banggar dan TAPD kita support OPD menghabiskan anggarannya itu,” usul lelaki berdarah Bima itu. (nyc/riz/k16)

Baca Juga:  APBD Perubahan Sudah Optimal, Belanja Daerah Kaltim Naik
Tags: apbd kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ibu Rumah Tangga di Api-Api Ditangkap karena Narkoba

Next Post

Agus Haris Minta Pemkot Tak Perlu Ragu Beri Izin PTM bagi Sekolah

Related Posts

Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Kaltim

KPK Temukan Anomali APBD Kaltim, Pokir DPRD Lintas Dapil Jadi Sorotan

27 September 2026, 20:59
Tujuh Fraksi DPRD Kaltim Kritik Nota Keuangan APBD 2026; Fiskal Tertekan, Serapan Lemah,
Kaltim

Tujuh Fraksi DPRD Kaltim Kritik Nota Keuangan APBD 2026; Fiskal Tertekan, Serapan Lemah,

1 Desember 2025, 13:15
APBD Perubahan Kaltim 2025 Terancam Seret, Dana TKD Jadi Sorotan
Kaltim

APBD Perubahan Kaltim 2025 Terancam Seret, Dana TKD Jadi Sorotan

25 Agustus 2025, 09:07
Manfaatkan Pemindahan IKN, Tol Samarinda-Bontang Masuk Usulan PSN
Kaltim

Manfaatkan Pemindahan IKN, Tol Samarinda-Bontang Masuk Usulan PSN

6 September 2019, 09:00
Dewan Bakal “Pelototi” Belanja Tidak Langsung 
Kaltim

Dewan Bakal “Pelototi” Belanja Tidak Langsung 

1 Desember 2018, 16:45
Isran Yakin APBD 2019 Sesuai Target
Kaltim

Isran Yakin APBD 2019 Sesuai Target

1 Desember 2018, 16:40

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.