• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dewan Bakal “Pelototi” Belanja Tidak Langsung 

by BontangPost
1 Desember 2018, 16:45
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
FOTO WAJAH: Muspandi(DOK/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Muspandi(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

BESARNYA alokasi anggaran untuk belanja tidak langsung yang disusun pemerintah provinsi (pemprov) di APBD 2019 bakal dipelototi anggota DPRD Kaltim. Sebab, dewan menilai, idealnya belanja pembangunan di sebuah daerah harus memporsikan belanja langsung jauh lebih besar dibandingkan belanja tidak langsung.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Muspandi, adalah salah satu wakil rakyat di Karang Paci –sebutan DPRD Kaltim- yang menaruh perhatiannya pada porsi belanja langsung dan tidak langsung yang disusun Pemprov Kaltim.

Kata dia, walau Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2019 telah ditetapkan dan menjadi produk bersama antara eksekutif dan legistif. Akan tetapi ada beberapa hal yang akan dipelototi pihaknya, yakni ketepatan penggunaan belanja tidak langsung yang lebih besar dari belanja langsung.

Baca Juga:  783 Atlet PNS Ramaikan Porprov Korpri Kaltim 

“Ini akan menjadi hal yang menarik, baik di DPRD maupun Pemprov Kaltim. Karena idealnya belanja langsung itu jauh lebih besar daripada belanja tidak langsung. Ini selalu kami ingatkan,” kata dia, Jumat (30/11) kemarin.

Meski begitu, ia sedikit memahami mengapa Pemprov Kaltim di tahun 2019 mendatang lebih menggemukkan belanja tidak langsung dibandingkan belanja langsung. Kata dia, kebijakan itu diambil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mengakomodasi visi dan misi yang telah disusun Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor dan Hadi Mulyadi.

“Karena ini produk bersama, ya memang ada hal-hal yang perlu diakomodasi terkait visi dan misi Gubernur Kaltim. Ya, ini juga satu keharusan bagi kami untuk menyetujuinya,” kata dia.

Baca Juga:  Rusmadi Geser Isran di Bursa Bacagub 

Muspandi mengakui, pembiayaan yang disusun di APBD 2019, secara postur bisa dikatakan cukup bagus. Terutama jika dibandingkan postur APBD dalam beberapa tahun terakhir. “Tapi sebagai bahan evaluasi ke depan, belanja langsung akan lebih kita prioritaskan jauh lebih besar dan itu menjadi target kami,” pungkasnya. (drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: apbd kaltimBelanja Tidak LangsungdprdMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Isran Yakin APBD 2019 Sesuai Target

Next Post

Pengadaan Barang Bisa Diusulkan di Produta

Related Posts

Tujuh Fraksi DPRD Kaltim Kritik Nota Keuangan APBD 2026; Fiskal Tertekan, Serapan Lemah,
Kaltim

Tujuh Fraksi DPRD Kaltim Kritik Nota Keuangan APBD 2026; Fiskal Tertekan, Serapan Lemah,

1 Desember 2025, 13:15
APBD Perubahan Kaltim 2025 Terancam Seret, Dana TKD Jadi Sorotan
Kaltim

APBD Perubahan Kaltim 2025 Terancam Seret, Dana TKD Jadi Sorotan

25 Agustus 2025, 09:07
Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
APBD Bontang Diprediksi Naik Jadi Rp 1,1 Triliun
Kaltim

Realisasi APBD Kaltim Rendah, dari Rp 11 Triliun, Baru Terserap 36 Persen

20 September 2021, 11:11
Manfaatkan Pemindahan IKN, Tol Samarinda-Bontang Masuk Usulan PSN
Kaltim

Manfaatkan Pemindahan IKN, Tol Samarinda-Bontang Masuk Usulan PSN

6 September 2019, 09:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30

Terpopuler

  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Neni Beri Sinyal Mutasi Pejabat Bontang Digelar Akhir April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komplotan Anak di Bawah Umur Bobol Kos di Loktuan Bontang Demi Main Game Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.