• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

APBD Perubahan Sudah Optimal, Belanja Daerah Kaltim Naik

by BontangPost
30 September 2017, 11:36
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
DISAHKAN: Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi dan Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun menyetujui raperda tentang APBD Perubahan disahkan menjadi perda, Selasa (26/9) lalu.(AKBAR/DPRD KALTIM)

DISAHKAN: Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi dan Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun menyetujui raperda tentang APBD Perubahan disahkan menjadi perda, Selasa (26/9) lalu.(AKBAR/DPRD KALTIM)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Belanja daerah Provinsi Kaltim mengalami kenaikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2017. Kenaikannya mencapai 8,91 persen dibandingkan APBD murni tahun anggaran 2017. Sehingga pada APBD Perubahan, belanja daerah menjadi sebesar Rp 8,82 triliun.

Jumlah belanja daerah ini disahkan dalam pengesahan peraturan daerah (Perda) tentang APBD Perubahan Kaltim tahun anggaran 2017, Selasa (26/9) lalu. Komposisinya terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 5,55 triliun, dengan kenaikan 5,32 persen dari APBD murni, dan belanja langsung sebesar Rp 3,26 triliun yang mengalami kenaikan 15,64 persen.

Postur anggaran ini mendapat perhatian dari DPRD Kaltim. Fraksi Hanura melalui pemandangan umumnya menyatakan postur anggaran dalam APBD Perubahan 2017 menunjukkan kurang berimbangnya belanja langsung dengan belanja tidak langsung. Pasalnya, dengan komposisi tersebut, maka perbandingannya menjadi 35 persen dan 65 persen.

Baca Juga:  Terkait Berlanjutnya Pembangunan Masjid Al Faruq, Dewan Sebut Suara Kolektif

“Anggaran belanja langsung harus dapat digunakan semaksimal mungkin pada program yang tepat dengan cara yang efektif agar rakyat Kaltim dapat merasakan manfaatnya,” bunyi pemandangan umum Fraksi Hanura yang dibacakan Artya Fathra Marthin.

Ketidaksimbangan ini rupanya diamini oleh Pemprov Kaltim. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi menyatakan, dirinya sependapat dengan fraksi di DPRD terkait tidak berimbangnya antara belanja langsung dengan belanja tidak langsung.

Namun seperti diketahui, pada belanja tidak langsung terdapat beberapa anggran belanja. Di antaranya belanja gaji, belanja bagi hasil pajak kepada kabupaten/kota, belanja hibah bansos, dan belanja bantuan keuangan kepada kabupaten/kota.

“Sehingga untuk menyeimbangkannya secara proporsional antara belanja langsung dan tidak langsung, diharapkan mendapat dukungan dari fraksi dewan,” kata Rusmadi.

Baca Juga:  Kembangkan Kawasan Industri dengan Klaster

Dari segi pendapatan, dalam APBD Perubahan ini nilainya mencapai Rp 8,209 triliun. Mengalami kenaikan 1,37 persen, pendapatan ini terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 4,167 triliun, dana perimbangan sebesar Rp 4,014 triliun, dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 27,28 miliar. Sedangkan pembiayaan penerimaan sebesar Rp 611 miliar.

Rusmadi mengatakan, APBD Perubahan yang sudah disepakati bersama adalah hasil optimal yang bisa dicapai. Sebagai salah satu instrumen kebijakan publik, diharapkan mampu menjaga kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta menjawab berbagai tuntutan masyarakat melalui program dan kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Maka strategi dan kebijakan APBD Perubahan 2017 pada bidang perencanaan sumber-sumber pendapatan daerah, dilakukan dengan memperhatikan kondisi ekonomi saat ini,” tandasnya. Adapun secara keseluruhan terjadi penambahan sebesar Rp 722 miliar pada APBD murni. Sehingga APBD yang semula Rp 8,098 triliun menjadi Rp 8,820 miliar pada APBD Perubahan. (luk)

Baca Juga:  Harga Cabai Merangkak Naik 
Tags: apbd kaltimBelanja DaerahMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Infrastruktur Jangan Apa Adanya

Next Post

Rita Dijerat Pasal Pencucian Uang, KPK Akan Miskinkan Bupati Kukar 

Related Posts

Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Kaltim

KPK Temukan Anomali APBD Kaltim, Pokir DPRD Lintas Dapil Jadi Sorotan

27 September 2026, 20:59
Tujuh Fraksi DPRD Kaltim Kritik Nota Keuangan APBD 2026; Fiskal Tertekan, Serapan Lemah,
Kaltim

Tujuh Fraksi DPRD Kaltim Kritik Nota Keuangan APBD 2026; Fiskal Tertekan, Serapan Lemah,

1 Desember 2025, 13:15
APBD Perubahan Kaltim 2025 Terancam Seret, Dana TKD Jadi Sorotan
Kaltim

APBD Perubahan Kaltim 2025 Terancam Seret, Dana TKD Jadi Sorotan

25 Agustus 2025, 09:07
APBD Bontang Diprediksi Naik Jadi Rp 1,1 Triliun
Kaltim

Realisasi APBD Kaltim Rendah, dari Rp 11 Triliun, Baru Terserap 36 Persen

20 September 2021, 11:11
Manfaatkan Pemindahan IKN, Tol Samarinda-Bontang Masuk Usulan PSN
Kaltim

Manfaatkan Pemindahan IKN, Tol Samarinda-Bontang Masuk Usulan PSN

6 September 2019, 09:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.