BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah pusat tengah mematangkan rencana penerapan kerja dari rumah (work from home/WFH) selama satu hari dalam sepekan. Kebijakan ini disiapkan sebagai langkah antisipasi sekaligus upaya penghematan konsumsi bahan bakar di tengah ketidakpastian global.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengungkapkan pembahasan kebijakan tersebut telah melibatkan sejumlah menteri koordinator dan pejabat strategis di lingkungan kabinet.
Dalam rapat yang berlangsung cukup panjang, mayoritas peserta disebut telah mengerucut pada satu hari yang sama untuk pelaksanaan WFH.
Meski demikian, hasil kesepakatan itu belum dapat diumumkan ke publik. Pemerintah masih harus melaporkan hasil pembahasan kepada Presiden, Prabowo Subianto, untuk mendapatkan persetujuan akhir.
“Sudah ada titik temu, tapi keputusan resminya menunggu arahan Presiden,” ujar Tito usai menghadiri agenda di kompleks Istana Kepresidenan.
Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam merespons dampak konflik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang berpotensi menekan sektor energi dan perekonomian nasional.
Jika disetujui, skema WFH ini diperkirakan akan diterapkan secara nasional. Adapun pengaturan teknis akan diumumkan setelah keputusan resmi dari pemerintah. (KP)





