• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Revitalisasi Pulau Komodo Bertahap

by M Zulfikar Akbar
20 Februari 2019, 13:00
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Pulau Komodo diwacanakan akan ditutup untuk direvitalisasi. (hariliburnasional.com)

Pulau Komodo diwacanakan akan ditutup untuk direvitalisasi. (hariliburnasional.com)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Berkembang informasi selama proses revitalisasi, Pulau Komodo ditutup untuk kegiatan pariwisata. Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta upaya revitalisasi dilakukan secara bertahap. Sehingga kegiatan pariwisata setempat tetap berjalan.

Wapres Jufus Kalla menuturkan sudah bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Victor Laiskodat terkait persoalan Pulau Komodo tersebut. ’’Memang Pulau Komodo itu harus direvitalisasi. Haru ditata ulang secara baik, tapi bertahap,’’ katanya di kantor Wakil Presiden, Jl Merdeka Utara, Jakarta Pusat kemarin (19/2).

Dengan reviltasi secara bertahap tersebut, JK mengatakan wisata melihat hewan peninggalan zaman purba tersebut tidak perlu sampai ditutup. Secara teknis revitalisasi dilakukan secara bergantian dari satu pulau ke pulau lainnya. Sebab di lokasi taman nasional Pulau Komodo, terdiri dari beberapa pulau. ’’Kan ada pulau Rinca dan lainnya,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Polemik TNI Tempati Jabatan Sipil, Wapres JK: Boleh, Asal Sesuai UU

JK menuturkan upaya revitalisasi Pulau Komodo tetap harus kerjasama dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK). Sebab taman nasional Pulau Komodo adalah lahan konservasi. Dengan sistem revitalisasi secara bertahap itu, JK mengatakan kegiatan pariwisata tetap berjalan. Kemudian masyarakat yang sehari-hari bekerja di sektor pariwisata, tetap memiliki pekerjaan.

Pakar lingkungan sekaligus guru besar Fakultas Kehutanan IPB Hadi Sukadi Alikodra menuturkan inti dari kegiatan revitalisasi kawasan Pulau Komodo harus pada tujuan penyelamatan komodo. Komodo di sana tidak perlu dibuatkan kandang khusus. Cukup dibiarkan hidup liar seperti biasanya.

Proses revitalisasi juga bisa dilakukan dengan banyak cara. Menurut dia kegiatan pembatasan kunjungan wisatawan yang ingin melihat komodo, juga bagian dari revitalisasi. Kemudian upaya revitalisasi juga bisa dilakukan dengan menghitung populasi komodo secara akurat.

Baca Juga:  Besok, 238 WNI di Natuna Dipulangkan

’’Kondisi (komodo, Red) sekarang masih normal,’’ katanya. Menurut dia penutupan area wisata Pulau Komodo perlu dilakukan jika seandainya populasinya sudah sangat kritis. Menurut informasi yang dia terima, persoalan pariwisata Pulau Komodo saat ini adalah pada urusan manajemen. Dimana ada yang menengarai tumbuhnya geliat wisata di Pulau Komodo tidak dinikmati masyarakat lokal setempat. (wan/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: jusuf kallapulau komodowapres ri
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Selain Penghilang Stres, Ini Manfaat Lain Membaca untuk Kesehatan

Next Post

Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun, Asal…

Related Posts

Mulai Bulan Depan, Pemerintah Bakal Berikan BLT Senilai Rp 200 Ribu
Nasional

Mulai Bulan Depan, Pemerintah Bakal Berikan BLT Senilai Rp 200 Ribu

25 Maret 2020, 14:00
Mahasiswi Kaltim dari Tiongkok Jalani Karantina di Natuna
Nasional

Besok, 238 WNI di Natuna Dipulangkan

14 Februari 2020, 12:00
Desain Final Ibu Kota Ditarget Beres 8 Bulan Lagi
Nasional

Saudi Tertarik Investasi di Ibu Kota Negara Baru

29 Januari 2020, 12:00
Wapres Ma’ruf Amin Minta Aset First Travel Dikembalikan ke Jemaah
Nasional

Wapres Ma’ruf Amin Minta Aset First Travel Dikembalikan ke Jemaah

21 November 2019, 10:49
Tahun Politik, Ekonomi Diminta Menguat
Nasional

Bandara Kertajati Sepi, Wapres JK: Perencanaan Tidak Terlalu Bagus

10 April 2019, 11:30
Tahun Politik, Ekonomi Diminta Menguat
Nasional

Polemik TNI Tempati Jabatan Sipil, Wapres JK: Boleh, Asal Sesuai UU

24 Februari 2019, 15:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.