• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Romario dan Moses Wakili Bontang di Cabang Duet Gitar FLS2N

by Redaksi Bontang Post
2 September 2021, 13:00
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Romario dan Moses menjadi wakil Kaltim dalam ajang duet Gitar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Romario dan Moses menjadi wakil Kaltim dalam ajang duet Gitar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Share on FacebookShare on Twitter

Romario dan Moses menjadi wakil Bontang dan Kaltim. Berlaga di cabang duet Gitar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Setelah menjadi yang terbaik dari sejumlah sekolah yang ikut berpatisipasi. Mereka pun akan bersaing dengan provinsi lain di tingkat nasional, dalam waktu dekat.

ADIEL KUNDHARA

Dawai dua gitar dipetik oleh orang berbeda. Menghasilkan harmonisasi dan rangkaian nada yang indah. Materi lagu sulit pun dipersembahkan. Demi rajutan prestasi. Jari pun lincah memainkan chord yang sudah tertera di partitur. Petikan senar gitar Romario dan Moses, pelajar SMPN 5 ini membuat telinga terasa dimanja. Seolah hanyut merasakan kemerduan dan rasa dari lagu tersebut.

Prestasi keduanya bukan tiba-tiba. Tetapi dari dari perjuangan yang membara. Berawal dari keikutsertaan di ajang serupa tahun lalu. Kegagalan menjadi cambuk untuk bangkit. Serta meraih hasil yang lebih baik.

Romario Dwi Putra Silaen menceritakan mulai bermain gitar sejak duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar. Tanpa ada yang mengajari tatap muka. Hanya melihat tutorial yang ada di YouTube. “Saya otodidak. Itu murni karena kemauan saya,” kata Romario.

Alasan memilih menyukai alat musik tersebut karena ketersediaan sarana itu di rumahnya. Gitar itu milik kakaknya. Sejak 2017. Tak hanya di rumah, ia memainkan juga saat terlibat pelayanan di gereja. Sebelumnya ia bersama Moses, mengikuti FLS2N Tahun lalu. Tetapi hanya mendapatkan juara dua di tingkat provinsi. Alhasil langkah mereka terhenti untuk menuju ke putaran nasional.

Baca Juga:  Perjalanan Andi Muhammad Tegar Athallah Aditama di FLS2N; Bawakan Lagu Daerah, Optimistis Tembus Tiga Besar

“Kala itu saya berpikir mungkin masih ada kesempatan buat saya tahun depan (tahun ini),” tutur pelajar kelahiran 18 Agustus 2006 ini.

Harapan itu menjadi nyata. Setelah dewan juri memutuskan keduanya menyabet juara pertama di FLS2N tahun ini. Ia mengakui sebelumnya ada percaya diri yang kurang. Sehingga faktor itu diperbaiki di ajang selanjutnya.

“Karena saat itu baru pertama ikut FLS2N. Puji Tuhan tahun ini menjadi juara satu,” sebutnya,

Terkait dengan materi lomba, tidak ada kesulitan. Hanya focus yang menjadi kendala. Jika sudah memusatkan pikiran ketika bermain maka hasilnya akan bagus juga.

Sementara rekannya, Moses Fabian Tindaon yakin apabila berlatih dengan tekun, giat dan bekerjasama dapat membawa pulang piala Juara I FLS2N tingkat nasional. Ia juga sebelumnya tidak menyangka dengan capaian ini. “Orang tua juga bangga pas tahu saya juara. Kami yakin dengan target yakni juara satu,” ungkap Moses.

Putra kedua dari pasangan Wariston Tindaon dan Polina Sade Sandi itu menghabiskan kesehariannya membantu menjaga warung sembako orang tuanya. Rasa tertarik remaja kelahiran 01 Februari 2007 terhadap alat musik petik ini sudah ada sejak dirinya kelas III SD.

Guru Kesenian SMPN 5 Tetra Deputri Allopaa mengaku persiapan sudah digeber sejak Mei. Menurutnya Romario dan Moses sudah mempunyai basic sehingga terpilih mewakili SMPN 5. Menyisihkan 23 pelajar lainnya yang mengikuti ekstrakurikuler tersebut. Berdasarkan tingkat kedisiplinan dalam mengikuti bahan yang diberikan. Walaupun ada teknik dari keduanya yang perlu dipoles yakni penjarian.

Baca Juga:  Perjalanan Kinasih Listyannisa Priyono di FLS2N

“Karena bermain gitar klasik itu penting fingering-nya. Selain itu tekni olah rasa dan kekompakkan. Mengingat tidak bermain sendiri tetapi berdua,” kata Tetra.

Sejak awal persiapan keduanya berlatih secara terpisah. Masing-masing berdurasi dua jam. Dijelaskan dia, supaya daya tangkap lebih baik. Ketika bahan sudah dikuasi maka diadakan pertemuan latihan bersama. Tiga bulan waktu persiapan dipandang singkat. Terutama ketika harus memainkan lima lagu.

“Sebenarnya bisa sih tiga bulan tetapi tidak perfect atau ada yang kurang,” sebutnya.

Pada tingkat kota dan provinsi, kedua pelajar ini memainkan satu lagu klasik berjudul Mazurka Parados Guitaras dan lagu piopuler Hanya Satu Pintaku. Secara tingkat kesulitan lebih mengarah ke lagu popular. Panitia pusat memberikan partitur dengan memberikan kesempatan pelatih untuk mengaransemen sebagian.

Tentunya pelatih tidak mau mengaransemen biasa saja. Namun optimal menggarap dengan tingkat kesulitan tinggi, teknik baik, harmonisasi cantik. Berharap peserta mendulang poin tambahan.

“Akibatnya siswa merasa kesulitan dengan teknik yang harus bisa dibawakan sempurna. Ekstra latihan fokus ke bagian sulit. Ujungnya mampu memainkan lagu tersebut,” urainya,

Baca Juga:  Wakil Bontang di FLS2N 2022 SMK Nomor Cipta Lagu Bidik Juara

Ia sebenarnya tidak menyangka anak asuhnya memperoleh juara satu di tingkat kota. Lantaran ada saingan terberat yakni SMPN 3. Pasalnya sekolah itu selalu turun dalam ajang sama. Tiga terbaik berhak mendapatkan tiket ke tingkat provinsi.

“Tidak menyangka, kami hanya melakukan yang terbaik. Selebihnya diserahkan juri untuk menilainya,” jelasnya.

Saat ini perekaman untuk jenjang nasional sudah mencapai 75 persen. Dua lagi sudah dikerjakan. Menyisakan satu lagu tersisa. Di babak ini peserta wajib memainkan tiga lagu. Lagu yang dipilih Romario dan Moses ialah 24 duo Lezioni No 6, Hanya Satu Pintaku dan AKu Menyanyi (lagu daerah). Hasil perekeman nantinya akan dikirim sebagai materi lomba. Selanjutnya penampilan itu akan dinilai oleh dewan juri.

Targetnya tim SMPN 5 bisa menembus tiga besar nasional. Sebab tahun kemarin Bontang itu mampu meraih juara 2. Capaian itu menjadi modal dan motivasi anak asuhnya untuk menggapai target yang dipatok. “Dengan target itu bisa menandakan Bontang punya potensi yang tinggi di tingkat nasional. Keterampilan yang cukup diperhatikan oleh darah lain,” ujar dia.

Saat ini, proses latihan pun ditambah durasinya. Dari sebelumnya 2 jam per hari menjadi 3,5 jam per Agustus. Tetra pun meminta dukungan dan doa dari seluruh warga Bontang. (*/ak)

Tags: FLS2N
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Progres 20 Persen, Masjid Terapung Baru Bisa Difungsikan Awal Tahun Depan

Next Post

Faisal Geram Progres Pengerjaan Jembatan di Selambai Lambat

Related Posts

Pelajar Asal Bontang Kuasai Lima Alat Musik, Siap Unjuk Gigi di FLS3N
Bontang

Pelajar Asal Bontang Kuasai Lima Alat Musik, Siap Unjuk Gigi di FLS3N

25 Juli 2025, 13:30
Tari Duduk Sorangan Antarkan Dua Siswi SMA Negeri 1 Bontang ke Lomba Nasional
Bontang

Tari Duduk Sorangan Antarkan Dua Siswi SMA Negeri 1 Bontang ke Lomba Nasional

25 Mei 2024, 14:00
Pelajar Bontang Wakili Kaltim di FLS2N SMA Kategori Film Pendek, Tonjolkan Kearifan Lokal
Bontang

Pelajar Bontang Wakili Kaltim di FLS2N SMA Kategori Film Pendek, Tonjolkan Kearifan Lokal

8 September 2022, 19:00
Wakil Bontang di FLS2N 2022 SMK Nomor Cipta Lagu Bidik Juara
Bontang

Wakil Bontang di FLS2N 2022 SMK Nomor Cipta Lagu Bidik Juara

6 September 2022, 16:30
Kuasai Teknik Gitar Klasik, Achmad Gibran Wakili Bontang di FLS2N 2022
Bontang

Kuasai Teknik Gitar Klasik, Achmad Gibran Wakili Bontang di FLS2N 2022

3 September 2022, 15:00
Prestasi Kinasih Listyannisa Priyono di FLS2N; Raih Juara Harapan II, Jerih Payah Persiapan Terbayarkan
Bontang

Prestasi Kinasih Listyannisa Priyono di FLS2N; Raih Juara Harapan II, Jerih Payah Persiapan Terbayarkan

7 September 2021, 10:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.