• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sebulan RSUD Habiskan Rp 800 Juta untuk Gaji Honorer, Tak Perpanjang Kontrak 10 Pekerja

by Fitri Wahyuningsih
10 Januari 2022, 14:31
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Plt Direktur RSUD Taman Husada Bontang dr Suhardi (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Plt Direktur RSUD Taman Husada Bontang dr Suhardi (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Direksi RSUD Taman Husada dipastikan tak memperpanjang kontrak 10 tenaga kontak daerah (TKD) yang sebelumnya bertugas di sana. Keputusan ini final, kendati mereka mendapat sorotan dari DPRD Bontang.

Plt Direktur RSUD Taman Husada dr Suhardi menjelaskan, keputusan ini diambil lantaran hasil evaluasi, 10 TKD tersebut sudah tak bisa lagi dipertahankan. Evaluasi selama setahun penuh, dari rekan kerja, hingga masyarakat, membuat kontrak mereka resmi tak dilanjutkan per 31 Desember 2021 lalu.

“Sebenarnya banyak yang kami kasih tanda, cuma kami kerucutkan jadi tinggal 10 (TKD) ini,” kata dr Suhardi kala rapat dengan Komisi II DPRD Bontang, Senin (10/1/2022) di kantor sekretariat dewan.

Dia bilang, total ada 623 pegawai bekerja di rumah sakit plat merah itu, 398 di antaranya adalah PNS, dan 255 merupakan tenaga honorer.

Baca Juga:  Rumah Sakit Perketat Pelayanan, Riwayat Perjalanan Jadi Perhatian Khusus
Direksi RSUD Taman Husada ketika rapat bersama Komisi II DPRD Bontang (Nasrullah/bontangpost.id)

Dari hasil evaluasi 255 TKD, sebanyak 50 orang diberi tanda, kemudian dikerucutkan jadi 30 untuk dibina dan diberi kesempatan, sementara sisanya, 10 orang, terpaksa tak dilanjut kontaknya.

“Ada yang main ponsel ketika pelayanan, ada yang terlibat politik praktis, ada yang attitude-nya kurang. Sudah kami ingatkan, tapi masih tidak bisa. Makanya tak bisa dilanjutkan,” tambahnya.

Lebih jauh, dalam setahun RSUD mesti menguras sekitar Rp 10 hingga Rp 20 miliar untuk belanja barang dan jasa. Khusus untuk membayar honor TKD sekitar Rp 800 juta lebih per bulan, akumulasi setahun lebih Rp 10 miliar.

“Beda dengan OPD lain, kalau kami di RSUD honorer dibayar melalui BLUD,” tambah Wadir Pelayanan RSUD drg Toetoek Pribadi Ekowati.

Baca Juga:  RSUD Taman Husada Kekurangan APD

Ditambahkan, kontrak kerja tak dilanjutkan merupakan hal yang sah. Hal itu sudah termaktub dalam klausul kontrak kerja. drg Toetoek pun bilang bahwa keputusan ini bisa dipertanggungjawabkan, dan tidak asal diambil. Namun berdasarkan hasil penilaian.

“Dengan berat hati, setelah evaluasi, dapat komplain masyarakat akhirnya tidak bisa dilanjutkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam HS masih mendorong agar RSUD mau mempekerjakan kembali 10 TKD tersebut. Dengan alasan, memberi mereka kesempatan lagi. Kalaupun tidak berkompeten di bidang saat ini, RSUD dapat berkosultasi ke Sekda terkait rotasi atau penempatan baru ke OPD lain yang masih butuh tenaga. Alih-alih menempuh keputusan ini.

Baca Juga:  Polisi Temukan Tiga Pegawai TKD Bontang Positif Sabu

“Kami masih mendorong, kalau bisa dipekerjakan lagi. Jangan sampai ada pengangguran baru di Bontang ini,” ucapnya usai rapat.

Namun Rustam sendiri mengaku tak bisa melakukan intervensi ke internal RSUD. Pihaknya hanya memberi saran, dan sejatinya alasan kontrak kerja tak dilanjutkan masih bisa diterima.

Sementara terkait ancaman DPRD menggulirkan hak interpelasi ke pemerintah, kata Rustam, dirinya belum bisa menjawab itu. Hasil rapat ini akan disampaikan ke Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam.

“Saya enggak bisa jawab dulu soal itu,” tandasnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: rsud taman husadaTKD
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kemenkes Sebut 414 Orang Terkonfirmasi Terinfeksi Omicron

Next Post

RSUD Taman Husada Rencana Lakukan Pengadaan 8 Mobil Dinas Baru

Related Posts

Belum Ada Perpres Pembatalan Pengurangan TKD, Wali Kota Neni Waswas APBD Turun Rp1,2 Triliun
Bontang

Belum Ada Perpres Pembatalan Pengurangan TKD, Wali Kota Neni Waswas APBD Turun Rp1,2 Triliun

12 September 2025, 14:34
Daftar Nama 11 Peserta yang Lolos Seleksi Perawat di RSUD Taman Husada Bontang
Bontang

Daftar Nama 11 Peserta yang Lolos Seleksi Perawat di RSUD Taman Husada Bontang

11 Juli 2025, 13:58
RSUD Bontang Tambah Gedung, Perencanaan Tahun Ini Pemkot Alokasikan Rp2 Miliar
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Beber Alasan Dapat Peringkat Merah

7 Juli 2025, 10:43
DED Gedung C RSUD Taman Husada Bontang Diselesaikan Tahun Ini, Pemkot Buatkan Akses Jalan bagi Warga
Bontang

DED Gedung C RSUD Taman Husada Bontang Diselesaikan Tahun Ini, Pemkot Buatkan Akses Jalan bagi Warga

19 Maret 2025, 20:16
Pengunjung Semakin Padat, Area Parkir RSUD Bontang Dikerjakan Tahun Ini
Society

Pengunjung Semakin Padat, Area Parkir RSUD Bontang Dikerjakan Tahun Ini

4 Mei 2024, 14:00
Pola Hidup Tak Sehat Bisa Memicu Diabetes, Ini Kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD
Society

Pola Hidup Tak Sehat Bisa Memicu Diabetes, Ini Kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD

30 April 2024, 16:19

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.