• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Sebut Agama Musuh Pancasila, Kepala BPIP Picu Polemik

by M Zulfikar Akbar
13 Februari 2020, 14:30
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Yudian

Yudian Wahyudi saat dilantik Presiden Joko Widodo. (antara)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA– Sepekan dilantik sebagai Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi langsung memicu polemik. Pernyataannya bahwa agama musuh terbesar Pancasila, menuai respon beragam di masyarakat.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin meminta polemik pernyataan Yudian bahwa agama musuh terbesar Pancasila sebaiknya diakhiri.

’’Hubungan Pancasila dan agama itu sudah selesai. Jangan diungkit-ungkit, apalagi dalam nada keliru,’’ katanya di kantor MUI (12/2/2020).

Menurut dia Pancasila tidak boleh meninggalkan agama. Baginya Pancasila dan agama akan tegak bersama-sama. Din menegaskan tanpa agama, Pancasila akan rusak. Kemudian dengan agama, Pancasila akan kuat. Dia juga menuturkan para pendiri bangsa sudah sepakat bahwa Pancasila itu dasar NKRI berdasarkan historis, sosiologis, antropologis, pengakuan teologis, serta kristalisasi nilai-nilai agama.

Baca Juga:  Pancasila Kunci Persatuan

Sekjen MUI Anwar Abbas menuturkan Kepala BPIP sebaiknya menghindari polemik di masyarakat. Apalagi sampai menyebutkan bahwa agama adalah musuh agama. Dengan pernyataan seperti itu, dia khawatir BPIP justru kehilangan kepercayaan dari masyarakat.

’’Tentu ini tidak kita inginkan,’’ katanya.

Anwar menuturkan keberadaan BPIP harus bisa memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat soal Pancasila. Sehingga nilai-nilai Pancasila bisa diserap dan diterapkan oleh masyarakat pada kehidupan sehari-hari. Dia menegaskan Yudian perlu menjelaskan ke publik terkait pernyataannya yang berbuntut polemik itu.

Yudian lantas memberikan penjelasan tertulis. Mantan Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta menjelaskan bahwa yang dia maksud adalah Pancasila sebagai konsesus tertinggi bangsa Indonesia harus dijaga sebaik mungkin.

Baca Juga:  Diduga Hina Pancasila, Rizieq Mengelak Video Bisa Diedit

’’Pancasila itu agamis,’’ jelasnya.

Sebab kelima sila Pancasila dapat dengan mudah ditemukan pada kitab suci enam agama yang diakui secara konstitusi di Indonesia.

Namun Yudian mengatakan pada kenyataannya Pancasila sering dihadap-hadapkan dengan agama oleh orang-orang tertentu. Yakni orang yang memiliki pemahaman agama yang sempit dan ekstrem. Dalam konteks itu dia mengatakan agama dapat menjadi musuh terbesar.

’’Padahal pancasila dan agama tidak bertentangan. Bahkan saling mendukung,’’ pungkasnya. (wan/kpg)

Source: Prokal
Tags: bpippancasila
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

100 Hari Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin, Tingkat Kepuasan Publik Turun

Next Post

Perhelatan FA Community Shield Diwacanakan Bukan di Wembley

Related Posts

Buntut Salah Melafalkan Pancasila, Ketua DPRD Lumajang Mundur
Bontang

Buntut Salah Melafalkan Pancasila, Ketua DPRD Lumajang Mundur

12 September 2022, 16:30
NU, Muhammadiyah, dan MUI Kompak Tolak RUU HIP
Nasional

NU, Muhammadiyah, dan MUI Kompak Tolak RUU HIP

14 Juni 2020, 08:49
Bela Diri atau Bunuh Diri?
Kolom Redaksi

Pancasila yang Terus Dihina

3 Juni 2018, 11:50
Pancasila Kunci Persatuan
Breaking News

Pancasila Kunci Persatuan

4 Oktober 2017, 11:04
Generasi Muda Jangan Buta Pancasila 
Breaking News

Generasi Muda Jangan Buta Pancasila 

15 Agustus 2017, 12:01
Diduga Hina Pancasila, Rizieq Mengelak Video Bisa Diedit
Breaking News

Diduga Hina Pancasila, Rizieq Mengelak Video Bisa Diedit

13 Januari 2017, 09:56

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.