• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sebut Lesu Darah dalam Satu Dekade Terakhir

by BontangPost
7 November 2018, 10:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
BERI KRITIK: Musisi yang juga politisi PAN, Anang Hermansyah.(Antara/Yudhi Mahatma)

BERI KRITIK: Musisi yang juga politisi PAN, Anang Hermansyah.(Antara/Yudhi Mahatma)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Musisi sekaligus politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Anang Hermansyah mengkritisi Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) yang rencananya dihelat Kemendikbud pada Desember mendatang. Ajang lima tahunan yang kini usianya seabad itu dinilai belum mampu memajukan permusikan di Indonesia. Bahkan cenderung lesu dan kualitasnya kurang.

“Seni adalah salah satu objek pemajuan kebudayaan yang di dalamnya terdapat musik. Pengamatan saya, dalam satu dekade terakhir ini terbukti lesu darah,” ujar Anang yang dihubungi, Selasa (6/11).

Kelesuan ini akan berakibat pada lunturnya citra musik Indonesia. Apalagi di era digitalisasi, masyarakat sangat mudah mengadop musik-musik luar. Tidak heran anak milenial lebih menyukai musik barat dan K-Pop dibanding karya seni anak bangsa.

Baca Juga:  7 Bulan, 36 Kasus DBD di Kutim

“Saya berharap, KKI bisa menghasilkan rumusan konkrit, aplikatif yang bisa menunjang pemajuan kebudayaan, tak terkecuali dalam urusan musik di Indonesia. Di samping meningkatkan kemajuan permusikan, perfilman dan besarnya kreatif industri,” tegasnya.

Dia juga meminta kegiatan kongres harus difokuskan pada pengelolaan dan pemajuan kebudayaan nasional. Apalagi ada kesan, kegiatan yang dilaksanakan biorkrasi hanya sekadar formalitas dan penyerapan anggaran.

“Saya berharap, ada dampak turunan yang konkrit atas pemajuan kebudayaan di Indonesia yang dihasilkan dari pelaksanaan KKI itu. Kekayaan kebudayaan yang dimiliki Indonesia harus dijadikan triger untuk kemajuan sumber daya manusia Indonesia di tengah globalisasi serta perkembangan digital yang begitu masif,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menggelar KKI pada Desember mendatang. Sebulan sebelum pelaksanaan, Kemendikbud memanggil para ahli dan pelaku budaya dalam agenda prakongres, yang berlangsung di Jakarta pada 4-6 November 2018.

Baca Juga:  Terkait Nurul, Keluarga Minta RSUD AWS Pers Release Bersama 

Forum ini terbagi ke dalam 11 kelompok, yaitu: Infrastruktur dan Kelembagaan Seni; Seni Pertunjukan; Seni Pertunjukan Musik; Manuskrip dan Sastra Sampai Ke Pemanfaatan; Masyarakat Adat dan Kepercayaan; Data Kebudayaan; Kajian dan Pendidikan Tinggi; Diaspora Budaya; Musyawarah Guru Mata Pelajaran; Keberpihakan Khusus; Budaya dan Lingkungan Hidup. (esy/jpnn)

Tags: healthtainmentkesehatan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Palestina Lobi Brasil

Next Post

Dijenguk Ruben, Ingin Cepat Nikah

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.