BONTANGPOST.ID, Bontang – Hanya butuh tak lebih dari tiga bulan untuk mengubah aliran air di RT 26, Kampung Masdarling, Bontang Barat. Dari awalnya drainase, menjadi anak sungai yang terus melebar.
Pelebaran drainase itu diklaim untuk menunjang proyek bendung. Berdasarkan papan proyek yang ada di sana, Pekerjaan dilakukan PT Bumi Lansinrang senilai Rp12 miliar. Dengan konsultan proyek CV Rizky Utama Teknik.
Setidaknya terdapat 10 rumah yang terancam ambles akibat erosi. Salah satu rumah bahkan sudah berada di bibir sungai.
“Jalanan depan rumah saya sebagian sudah hilang. Ini bisa semakin melebar,” kata Econ, salah satu warga terdampak.
Pelebaran drainase, kata Econ, dilakukan ketika dirinya berangkat ke Jawa pada Juni 2024. Saat kembali ke Bontang pada Agustus, dia sudah mendapat drainase semakin melebar.
“Sempat ada penimbunan dari pasir yang diambil dari bukit di sekitar sini, tapi tetap masih ambles,” terangnya. (*)







