• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Serba-Serbi Hasil Rekapitulasi Suara Pileg DPRD Bontang (2): Dewan Termuda, Lolos Parlemen Tanpa Petahana

by M Zulfikar Akbar
9 Mei 2019, 12:45
in Bontang, Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Junaidi. (dok/pribadi)

Junaidi. (dok/pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

Tanpa paksaan pihak lain, namun atas dorongan diri sendiri, di usianya yang baru genap 25 tahun, Junaidi lolos meraih salah satu kursi parlemen DPRD Bontang dengan mulus. Hasil perolehan suaranya sebagai pendatang baru, dinilai signifikan.

MEGA ASRI, Bontang

Junaidi, pemuda kelahiran Bontang, 22 Januari 1994 silam itu, ingin membuktikan kualitas dirinya pada kontestasi Pemilu 2019. Dilamar sebanyak enam partai politik, Junaidi akhirnya berlabuh pada partai yang diketuai oleh orang nomor dua di Bontang, Basri Rase.

Partai yang didirikan oleh Abdurrahman Wahid itu menjadikannya lolos dengan mulus ke kursi parlemen. Hal tersebut lantaran Ijul—sapaannya—tak memiliki lawan petahana sesama partai. Alasan itu pula yang membuatnya lebih memilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dibanding lima partai lainnya.

“Saya memilih PKB karena peluangnya lebih besar, dan yang terpenting tidak ada petahana, serta memiliki ketua DPC yang baik,” aku Ijul saat disambangi di kediamannya.

Dengan mesin partai PKB, Junaidi sebagai caleg di dapil 3, Bontang Utara mampu meraih suara sebanyak 1.981 suara dari hasil C1. Meskipun saat diplenokan di tingkat PPK suara yang diperolehnya sebanyak 1.969, atau paling tinggi di antara caleg PKB di Bontang Utara. “Saya diminta langsung oleh pak Basri sebanyak dua kali, dulu saat beliau masih di Hanura, dan datang lagi saat beliau sudah di PKB,” imbuhnya.

Baca Juga:  Enam Raperda Inisiatif DPRD Diserahkan ke Wali Kota Bontang

Sebelum akhirnya bertarung pada Pileg 2019 ini, Ijul mengaku sudah memiliki keinginan pada 5 tahun lalu. Namun kala itu, usianya belum mencukupi karena baru 20 tahun, sementara aturan pencalonan minimal usia 21 tahun. “Kalau orang tua mendukung saja, tergantung anaknya. Kebetulan tahun ini saya siap mengikuti kontestasi di Pileg DPRD Bontang,” ungkap anak ketiga dari empat bersaudara.

Selama tahapan kampanye, Ijul mengaku melakukan sosialisasi hanya di keluarga besar, serta para kerabatnya. Ia dan keluarganya mengerahkan para karyawan perusahaan bapaknya untuk meraup suara. Caranya dengan mengumpulkan para keluarga dari karyawan perusahaannya. “Dari 11 caleg di Utara, saya memang yang paling sering sosialisasi, tercatat diatas 10 kali yang dilaporkan, yang tidak berizin malah lebih banyak,” ungkapnya.

Baca Juga:  Surat Suara untuk Lapas Bontang Masih Proses Pengiriman

Saat sosialisasi, Ijul tak pernah menjanjikan apapun ke massanya. Ia hanya memberikan pemahaman bagaimana caranya agar penghasilan warga Bontang bisa merata. Mengingat Bontang dikenal sebagai kota kaya di Indonesia, namun fakta di lapangan tidak sebanding dengan data yang ada. “Saya lebih ke pemahaman ideologi, cara membangun kota seperti apa. Saya tidak mau janji, dan ingin menawarkan pemerataan pendapatan penduduk Bontang dengan mendorong ekonomi lokal,” bebernya.

Ketimpangan ekonomi yang terjadi saat ini di Bontang, akan ia upayakan untuk pemerataan. Ketika dirinya benar-benar sudah mendapat amanah di lembaga legislatif, maka Ijul akan mendorong eksekutif untuk melakukan peningkatan ekonomi. “Saya mendorong eksekutif, menyetujui anggaran untuk bantuan, seperti mesin bagi nelayan. Itu yang saya tawarkan, bukan janji,” imbuh lelaki yang hobi olahraga angkat beban.

Baca Juga:  Putra-putri Bontang Pertanyakan Kesempatan Kerja

Sasaran sosialisasinya pun, tak hanya ke pemuda. Ijul justru lebih percaya atau mengerahkan The Power of Emak-Emak. Menurutnya, ibu-ibu bicaranya lebih banyak dibanding laki-laki, dan tentu akan lebih didengarkan. “Jadi kami masuk ke ibu-ibu. Saya pikir cara Sandiaga Uno itu pintar, menjadikan ibu-ibu sebagai marketing,” ujar seorang Marketing di perusahaan milik orang tuanya.

Digadang-gadang bakal jadi unsur pimpinan di gedung parlemen Kota Bontang, Ijul mengaku sudah siap. Ia menyebut sesuai komitmen Ketua DPC PKB, Basri Rase, bahwa siapa pun calegnya yang meraih suara terbanyak maka ia yang layak menduduki kursi unsur pimpinan. “Dan hal itu bakal ditepati oleh Pak Basri dengan mengirimkan hanya nama saya ke DPC PKB Provinsi Kaltim,” tutur caleg yang masih single ini.

Jika sudah dilantik, Ijul siap memperjuangkan seluruh perbaikan jembatan Bontang Kuala, untuk kenyamanan mobilisasi yang berimbas pada peningkatan roda ekonomi.(bersambung/prokal).

Tags: dprd bontangjunaidiPemilu 2019
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Batik Jadi Dress Code Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB

Next Post

Satgas Penindakan Kejahatan Umrah Resmi Terbentuk

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.