• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sikapi Harga TBS yang Terjun Bebas, Pemkab Surati Perusahaan Sawit

by BontangPost
7 Desember 2018, 15:10
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
MENUMPUK: Terlihat tumpukan sawit yang tak diangkut-angkut hingga membusuk.(Sangatta Post)

MENUMPUK: Terlihat tumpukan sawit yang tak diangkut-angkut hingga membusuk.(Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA- Keluhan para petani sawit terkait turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) di Kutim, akhirnya sampai ke telinga Bupati Kutim, Ismunandar.

Merespon hal itu, Bupati langsung melayangkan surat kepada semua perusahaan agar mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan. Yakni, membeli TBS sesuai dengan harga pemerintah.

Hal ini dilakukan sesuai dengan permintaan petani  dan teman sejawat DPRD Kutim. Tentu saja, dengan surat edaran tersebut, perusahaan dapat merealisasikan. “Sudah buatkan surat,” singkat Bupati Ismu.

Hanya saja, Bupati  tak dapat menjamin apakah perusahaan menjalankan surat edaran tersebut atau tidak. Pasalnya, dari  sepengetahuannya, perusahaan memiliki kriteria tersendiri dalam menentukan harga.

Mereka yang bermitra dengan perusahaan akan diuntungkan. Sedangkan petani swadaya diketahui perusahaan tak memiliki kewajiban untuk membeli sesuai dengan harga ketetapan pemerintah. “Tapi perusahaan ada aturan sendiri (yang bermitra),” katanya.

Baca Juga:  Nelayan Masih Butuh Fasilitas Tangkap, Bupati Minta DKP Pilah Usulan Prioritas 

Bupati berharap kepada semua perusahaan khususnya mereka yang memiliki pabrik sawit dapat membeli semua sawit warga. Paling tidak, disesuaikan dengan harga pasaran petani swadaya.

“Tentu saja kami meminta dan berharap agar kiranya perusaahan membeli semua hasil panen petani. Karena kasihan dan sangat disayangkan jika sawit tak diangkut. Kasihan petani,” katanya.

 

Sebelumnya, DPRD menekan pemerintah agar melayangkan surat kepada perusahaan. Intinya, memihak kepada petani. Dalam hal ini membeli TBS petani sesuai dengan harga pasaran.

Untuk diketahui, menurut Ketua Forum Sawit (KFS) Kutim, Hasbudi saat ini harga sawit tak lagi turun, melainkan terjun bebas. Pasalnya, sebelumnya sempat pada titik Rp 400, kini menjadi Rp 200.

Baca Juga:  Penutupan Disambut Linangan Air Mata

Hal ini terjadi di Kecamatan Teluk Pandan. Sedangkan di kecamatan lain masih berada di harga Rp 400. Meskipun begitu, petani lebih memilih membakar hasil panen mereka atau hanya membiarkannya membusuk di pohon.

“Kami sudah menghadap DPRD. Begitu pun dengan pemerintah. Jadi kami harap dapat diperjuangkan,” katanya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Harga TBS Kelapa SawitSangatta Post
Share3TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Biliar Kutim Sabet Dua Emas 

Next Post

Empat Atlet Porprov Cedera 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.