• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Sirine Pabrik Beda-beda, DPRD Bontang Minta Warga Punya Acuan yang Jelas

by Redaksi Bontang Post
18 Juli 2026, 21:33
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Perbedaan sistem sirine di kawasan industri Bontang menjadi perhatian DPRD. Dewan menilai perlu ada acuan yang lebih jelas agar masyarakat dapat mengetahui jenis peringatan yang disampaikan perusahaan ketika terjadi keadaan darurat.

Hal tersebut dibahas dalam pendalaman Raperda Penyelenggaraan Bencana Industri. Saat ini, sejumlah perusahaan di kawasan Bontang Utara masih menggunakan pola sirine yang berbeda, baik dari durasi maupun panjang-pendek bunyinya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib mengatakan kondisi tersebut berpotensi membuat warga di sekitar kawasan industri kesulitan memahami arti bunyi sirine yang terdengar.

“Kenapa tidak disamakan, kalau berbeda-beda masyarakat sekitar perusahaan bingung. Perlu dibicarakan agar ada persamaan bunyi sirine supaya masyarakat tahu,” jelasnya.

Baca Juga:  Lima Tokoh di Bontang Diusulkan Jadi Nama Jalan

Menurut Sahib, masyarakat perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai tanda peringatan dari perusahaan. Dengan begitu, warga bisa membedakan bunyi yang menandakan kondisi darurat dengan sirine untuk simulasi maupun keperluan lainnya.

Senada, Sekretaris Komisi C DPRD Bontang Joni Alla Padang meminta perusahaan menyerahkan rincian sistem sirine yang selama ini diterapkan. Informasi yang dibutuhkan meliputi pola bunyi, lama sirine berbunyi, serta kode untuk masing-masing kondisi.

Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai bahan dalam penyusunan Raperda Penyelenggaraan Bencana Industri.

“Ini bisa diberikan kepada kami, terkait pembedaannya supaya kami masukkan dalam raperda,” tambahnya.

Joni mengatakan dirinya juga belum dapat membedakan secara pasti antara bunyi sirine untuk kondisi darurat dan simulasi. Menurutnya, perbedaan suara, durasi, hingga pola pendek dan panjang perlu diperjelas dalam regulasi.

Baca Juga:  Sitti Yara, Satu-satunya Perempuan di DPRD Bontang

“Jadi tinggal bagaimana internal perusahaan mengatur dan berikan informasi itu kepada kami,” jelas JAP, sapaan Joni Alla Padang.

Perwakilan PT Black Bear Resources Indonesia Sandi Bayu membenarkan bahwa masing-masing perusahaan saat ini memiliki ketentuan internal terkait penggunaan sirine.

“Memang kalau secara aktual saat ini jenis kode panjang pendek, durasi itu juga setiap perusahaan punya standar masing-masing,” katanya.

Meski demikian, Sandi menyatakan pihak perusahaan dapat mengikuti standar bersama apabila nantinya pengaturannya dituangkan dalam regulasi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan ialah menyelaraskan data sistem sirine dari masing-masing perusahaan.

Menurutnya, perusahaan tidak bisa mengubah sistem secara sepihak karena penggunaan sirine berkaitan dengan prosedur operasional internal. Namun, keberadaan aturan daerah dapat menjadi pedoman yang sama bagi seluruh perusahaan.

Baca Juga:  Soal ‘Restu’ Bupati Lepas Wilayah Sidrap, DPRD Bontang Dinilai Salah Tafsir

“Perusahaan nanti hanya cukup satu acuan dari Perda yang ada di Bontang sehingga lebih mudah untuk diidentifikasi oleh masyarakat,” ujarnya.

Penyamaan acuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami tanda peringatan dari kawasan industri dengan lebih cepat, terutama ketika kondisi darurat benar-benar terjadi. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Bontang, Pemkot Siapkan Snack dan Door Prize untuk Warga

Next Post

Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.