• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Sisa 16 Persen Kuota ASN untuk Warga Kaltim

Soal Rencana Boyongan ke Ibu Kota Baru

by M Zulfikar Akbar
22 Januari 2020, 15:44
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA- Perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur (Kaltim) tidak akan menggerus sumber daya manusia (SDM) lokal. Kendati boyongan dilakukan secara besar-besaran, pemerintah memastikan ada alokasi khusus untuk masyarakat setempat.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan) Tjahjo Kumolo mengatakan, pemberian tempat bagi warga lokal sudah menjadi komitmen pemerintah. Meski pemerintah pusat memindahkan hampir seluruh ASN-nya, tidak akan memenuhi kebutuhan seluruhnya.

Politikus PDIP itu menjelaskan, dari total keseluruhan pegawai pusat, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun cukup besar. Sebagai gambaran, pada 2023 dan 2024 saja, ada sekitar 16 sampai 17 persen yang masuk masa pensiun. Nah, kekurangan tersebut akan diisi oleh SDM lokal.

”(Alokasinya) Banyak toh, contoh ada 16 persen dari yang pensiun. Kan harus diambilkan dari lokal dan ASN baru,” ujarnya. Meski ada kekhususan, dia menjamin proses seleksi bagi ASN lokal tetap sesuai standar. ”Dites sesuai kompetensi dan kebutuhan lembaga,” imbuhnya.

Baca Juga:  Nagara Rimba Nusa Menangkan Sayembara Desain IKN

Tjahjo menambahkan, alokasi 16-17 persen bersifat sementara. Masih bisa bertambah. Pasalnya, di Jakarta sendiri, kalkulasi terkait jumlah ASN yang melakukan perpindahan belum klir sepenuhnya. Saat ini pihaknya bersama Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tengah berkoordinasi dengan kementerian untuk melakukan pemetaan angka potensial yang dipindahkan. Pasalnya, meski secara aturan ASN harus siap ditugaskan di mana saja, namun pemerintah ingin lebih bijaksana. Khususnya yang menyangkut usia masa kerja dan kondisi keluarga ASN.

‘Jangan sampai dia nanti terpaksa pindah, tapi tidak konsentrasi kerja, kan repot,” tuturnya. Jika tidak didukung aparatur yang maksimal, gagasan membentuk smartcity sulit diwujudkan.

Lalu, kapan pemetaan selesai? Tjahjo menyebut, saat ini Sekjen dan Sesmen di Kementerian/Lembaga masih melakukan seleksi. Dia memperkirakan hasilnya diperoleh pada akhir tahun mendatang. Dengan timeline tersebut, pihaknya memiliki alokasi waktu yang cukup untuk mempersiapkan perpindahan yang ditargetkan dimulai pada 2024.

Baca Juga:  Presiden Joko Widodo “Menyerah”, Serahkan Keppres Pemindahan IKN ke Prabowo Subianto

Pada bagian lain, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengungkapkan, pembangunan IKN di tahun pertama akan dimulai di lahan seluas 6 ribu hektar (Ha). Enam ribu ini merupakan bagian dari 56 ribu Ha untuk inti daerah ibu kota. Ia mengaku sudah menggelar rapat terkait persiapan lahan untuk pembangunan IKN. Salah satu yang dibahas soal penggambaran lahan dengan garis dan lambang untuk lahan mana saja yang bisa menjadi pusat ibu kota nanti.

Sofyan mengatakan, sebagian besar tanah tersebut merupakan hutan. Jadi, tak ada masalah khusus soal pembebasan.

”Kalau tanah masyarakat akan (diselesaikan, red) sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.

Diperkirakan ada tanah milik masyarakat yang terimbas pembangunan IKN baru. Tepatnya di sekitar area masuk. Menanggapi ini, Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief mengatakan, pihaknya masih melakukan survei pemanfaatan lebih lanjut.

Baca Juga:  Presiden Belum Mau Pindah ke IKN, Ini Alasannya

”400 Ha kan masih perkiraan. Masih kita survei, kita lihat dulu,” katanya.

Diakuinya, di sekitar lokasi memang beragam kategori tanahnya. Ada kebun, tambang, dan lainnya. Pihaknya akan membuat masterplan terlebih dahulu. ”Soal pembangunan kan di Bappenas juga. Kita hanya di tata ruang dan survei pemetaan,” katanya. (far/mia/oni/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Prokal
Tags: ibu kota baruikn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tawaran Jepang ke Kaltim Terhambat Regulasi

Next Post

Warga Berbas Pantai Butuh IPAL Komunal

Related Posts

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00
Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan
Kaltim

Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan

18 Maret 2026, 10:00
Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya
Kaltim

Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya

12 Januari 2026, 15:18
Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton
Kaltim

Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton

14 November 2025, 14:00
Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun
Kaltim

Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun

20 Oktober 2025, 16:30

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.