• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Skill Sudah Mumpuni, Tukang Jagal Tetap Butuh Sertifikasi 

by BontangPost
19 Juni 2018, 11:02
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Mardi Suaibman(Dok Sangatta Post)

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Mardi Suaibman(Dok Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pentingnya petugas pemotong hewan atau akrap disebut tukang jagal menjadi perhatian Dinas Pertanian (Distan) Kutim. Direncanakan tahun depan pelatihan untuk petugas jagal digelar.

Kepala Dinas Pertanian Sugiono melalui Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Mardi Suaibman mengungkapkan petugas jagal yang dimiliki sudah memenuhi skill yang disyaratkan. Namun legalitas yang ketentuan pemerintah hendak bisa juga terpenuhi.

“Tahun ini belum bisa karena tidak ada anggaran. Rencana tahun depan,” ungkapnya saat ditemui di Ruang Kerjanya, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, untuk jumlah belum dapat dipastikan. Karena semua tungkang jagal bisa mengikuti. Nanti jika sudah pelatihan maka dapat sertifikat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca Juga:  Poros Bontang-Sangata, 572 Titik Jalan Rusak

“Jumlah kami lihat nanti. Sebab bukan hanya tukang jagal sapi. Jagal ayam juga bisa ikut,” bebernya.

Namun Mardi juga mengingatkan bahwa bagi para penjagal yang nantinya sudah mendapat sertifikat. Tetap tidak bisa membuka jasa pemotongan hewan di luar rumah pemotongan hewan (RPH). Jika ingin membuka jasa itu maka harus ada izin lagi.

“Sertifikat itu hanya berlaku di dalam RPH. Yang menandakan pemotongan hewan oleh petugas telah sesuai dengan syariat dan tata cara islam,” terangnya.

Diketahui dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Fatwa (KF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) seluruh Indonesia pada 10-12 Pebruari 2016 lalu di Jakarta, disepakati dan ditetapkan, diantaranya, Sertifikasi Kecakapan Penyembelih atau Jagal Halal yang dikemukakan Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof.Dr.K.H. Muhammad Amin Suma, SH, MA.

Baca Juga:  Api Ngamuk Siang Bolong, Hanguskan Satu Rumah di Garuda

Selama ini, lazim dikenal adalah pemberlakuan sertifikasi halal untuk produk-produk konsumsi. Kehalalan produk konsumsi yang menggunakan bahan daging hendaknya berasal dari hewan halal yang disembelih oleh penyembelih, atau jagal, yang memahami dan mengimplementasikan ketentuan syariah dalam penyembelihan.

Untuk mengetahui dengan yakin dan dapat mengontrol kompetensi si Jagal itu dalam bidang penyembelihan, maka perlu ada Training dan kemudian dibuktikan dengan “Sertifikat Kecakapan Penyembelih”. Meliputi kecakapan di bidang teknis penyembelihan, juga aspek amaliyah keseharian. Yakni kepatuhan amalan yang sesuai dengan tuntunan syariah. (hd)

Tags: Sangatta PostTukang Jagal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kikis Tingginya Angka Pengangguran, Perusahaan Seharusnya Prioritaskan Tenaga Lokal

Next Post

Pemuda Ditemukan Tewas Tergantung

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.