• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

SMAN 3 Minta Segera Dibentuk UPTD

by BontangPost
30 Mei 2017, 12:51
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Wahyuddin

Wahyuddin

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pengambilalihan tingkat SMA/SMK dari Pemkot Bontang ke Pemprov Kaltim membuat sebagian sekolah harus diribetkan dengan proses administrasi.  Mau tidak mau sekolah harus menuju Samarinda terlebih dahulu demi pengurusan dokumen.

Kendala tersebut cukup dirasakan Wahyuddin, Kepala SMAN 3 Bontang. Ia meminta untuk segera membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), sehingga provinsi tidak terlalu pusing memikirkan permasalahan SMA/SMK yang beragam tingkat dan jenisnya.

Berkaitan dengan ajaran baru yang akan datang, SMAN 3 (Smantig) sudah menunjuk Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan untuk menjadi ketua panitia lokal dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ia berharap sistem yang dijalankan ialah sistem manual/offline.

Selanjutnya strategi sekolah selepas PPDB nantinya ialah akan mengadakan tes IQ. Harapannya, anak lebih fokus terhadap jurusan yang dipilihnya. “Selain itu melalui tes ini juga dapat melihat apakah anak memiliki masalah saat UNBK yang lalu,” ujarnya.

Baca Juga:  Perda APL ‘Mandek’ 

Smantig sendiri membuka 3 jurusan tahun ajaran baru nanti yaitu IPA, IPS, dan Bahasa.  Ada kegiatan yang menarik di program Bahasa yakni sekolah selalu mengirimkan siswanya ke Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur selama 2 minggu. Melalui cara itu anak dituntut untuk bisa menggunakan bahasa Inggris dalam kesehariannya.

“Mendatangkan instruktur untuk pelatihan menurut saya kurang efektif, maka dengan cara mengirim anak ke kampung Inggris semoga ketrampilan berbahasa mereka menjadi baik,” ujarnya.

Sehubungan kesejahteraan guru yang terjadi sekarang, Wahyuddin mengakui penerimaan sekarang jauh dibandingkan dulu. “Dulu ada tunjangan profesi pendidik, sekarang tidak ada,” sambungnya. Akan tetapi, situasi tidak boleh mengurangi motivasi guru untuk mengajar.

Baca Juga:  HORE!! Masuk Bontang, Warga Sidrap Senang

Ia berharap situasi kesejahteraan guru ini stabil kembali, bahkan lebih baik lagi. Sehingga fokus mensejahterakan anak bangsa bisa terwujud dalam dunia kependidikan. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangSMA3UPTD
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kisah Inspirasi Warga Bontang: Setyo Sanyoto (268); Geluti Ternak Unggas, Raup Omzet Rp 2 Juta Sebulan

Next Post

BKSDA Turunkan Petugas ke Lapangan, Pantau Keberadaan Orang Utan yang Sobek Bibir 

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.