• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspirasi Warga Bontang: Setyo Sanyoto (268); Geluti Ternak Unggas, Raup Omzet Rp 2 Juta Sebulan

by BontangPost
30 Mei 2017, 12:50
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Setyo Sanyoto

Setyo Sanyoto

Share on FacebookShare on Twitter

 

Bau kotoran hewan tak dihiraukannya. Setyo Sanyoto, salah satu staf pemerintahan di Kecamatan Bontang Utara menyusuri satu persatu kandang ternak unggasnya. Mulai dari ayam, bebek, beragam jenis burung hingga ikan.

Ahmad Nugraha, Bontang

Kerjaan sampingan bisnis ternak dijajal Tyo demi menopang kebutuhan hidup sehari-hari. Ia sadar pendapatannya sebagai pegawai tak cukup membantu kebutuhan dapur. Apalagi, defisit anggaran yang berimbas kepada tunjangannya menyusul kebijakan Pemkot Bontang memangkas Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi PNS.

Ditemui dikediamannya, Perumahan Seraton Jalan Dewi Sartika Nomor 66, Kelurahan Bontang Baru, Tyo tampak asyik memberi makan bebek mentoknya.

Berkat ketekunannya itu, dia berhasil meraup keuntungan dalam sebulan sekira Rp 2 juta. Meski tak besar, keuntungannya itu cukup dipakai membeli kebutuhan sehari-harinya. Tak jarang jika hari-hari besar, bebek dan ayam ternaknya laris manis jadi buruan orang. Untuk satu bebek mentok dewasa ia banderol dengan harga Rp 200 ribu. “Keuntungan dari jualan ini yang saya putar. Lumayan untuk beli keperluan sehari-hari sudah bisa ditutupi pakai duit hasil jualan,” katanya.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Dhika Pratama Putra (286); Pesepak Bola Muda Main di Liga Nasional

Tyo mengaku, modal awal membuka usaha bisnis ternak tak membutuhkan biaya yang besar. Bahkan dia hanya bermodal pas-pasan. Berbekal duit Rp 15 juta, dia mulai merintis usaha yang sudah jadi hobinya sejak duduk di bangku SMP.

Bisnis sampinganya itu diakuinya tak mengganggu kinerjanya sebagai PNS. Sebab, dia hanya menggunakan waktu sepulang dan saat libur bekerja. “Saya enggak bisa diam saja Mas. Harus ada yang saya kerjakan. Nah, karena hobi dari kecil makanya saya tekuni. Lumayan kalau ada hasilnya kan,” kata Tyo seraya memberi makan kangkung untuk burung Lovebird-nya.

Usahanya itu tentu saja tak berjalan mulus begitu. Awal-awal merintis, dia dihadapkan dengan penyakit yang rentan diidap unggas yakni flu burung. Untung saja teknologi sudah canggih, lewat YouTube Tyo mulai mencari formula yang dipakai untuk menyembuhkan penyakit flu ayamnya. “Ternyata kalau ada ayam yang kena flu itu harus dipisahkan Mas. Jangan disatukan, nanti virusnya menyebar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Melyscha Imanuella Keka (296); Tekuni Olah Vokal, Memiliki Segudang Prestasi 

Selain beternak, di lahan 400 meter persegi itu dia juga membudidayakan tanaman dan memelihara ikan. Beragam jenis buah terlihat tumbuh subur di sekitar rumah pria asal Malang tersebut. Di antaranya pohon mangga, kedondong hutan, dolar, beringin, sawo dan masih banyak lagi. Bahkan dari percobaannya, dia berhasil melalukan sistem stek tanaman dolar dan beringin. “Coba-coba saja ternyata bisa distek dua pohon ini,” ungkap Tyo seraya menunjukkan hasil eksperimennya.

Keterampilan Tyo memang tak perlu diragukan. Selain cukup berhasil merintis ternak, dia juga memiliki keahlian membuat relief. Tak jarang ia kerap dipanggil untuk membuat ukiran taman. Dari hasil karyanya itu ia biasa diupah sekitar Rp 200 ribu. Namun, ia tak pernah mematok harga apalagi jika temannya membutuhkan pertolongan.

Berkat konsistensi dan ketekunannya, Tyo dipercaya mantan Wali Kota Bontang dua periode Sofyan Hasdam mengelola peternakan hewan di Kelurahan Bontang Lestari. Rencananya tahun mendatang usaha tersebut sudah mulai dijalankan.

Baca Juga:  Berpikir Kritis, Modal MenghadapiTantangan Abad ke-21

Kendati demikian, Tyo berharap di tengah krisis keuangan yang melanda Bontang sedianya jadi bahan bagi semua kalangan, terutama PNS agar lebih kreatif menciptakan usaha.

“Indonesia kekurangan entrepreneur. Untuk memperbaiki perekonomian, dibutuhkan keberanian untuk melihat peluang membuat usaha. Dalam waktu dekat rencana kami akan menggelar diskusi entrepreneur. Semoga bisa mengubah mindset kita,” pungkasnya. (**)

Tentang Setyo

Nama Lengkap : Setyo Sanyoto

Nama Panggilan : Tyo

Tempat Tanggal Lahir : Malang 5 Oktober 1982

Pekerjaan : PNS

Nama Istri : Siti Nafisa

Nama Orangtua (Ayah) : Satrio Laksono

Nama Orangtua (Ibu) : Jumainah

Anak : Nurus Sobah prasetyo

Hobi : Ternak unggas

Motto : Tidak Putus Asa Dalam Segala Hal

Riwayat Pendidikan : SD Negeri 5 Malang

SMP  Ksatrian Malang

SMK Muhammadyah Kepanjen Malang

Jabatan : Staf Administrasi Bagian Pertanahan Kecamatan Bontang Utara

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jaang Siap Menyodok

Next Post

SMAN 3 Minta Segera Dibentuk UPTD

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.