• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Melyscha Imanuella Keka (296); Tekuni Olah Vokal, Memiliki Segudang Prestasi 

by BontangPost
6 Juli 2017, 12:50
in Feature
Reading Time: 4 mins read
0
Melyscha Imanuella Keka(Adiel Kundhara/Bontang Post)

Melyscha Imanuella Keka(Adiel Kundhara/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Berlatih keras dan mau mendengarkan kritik dari orang lain menjadi senjata Melyscha Imanuella Keka dalam mendulang prestasi di bidang tarik suara.

Adiel Kundhara, BONTANG 

Sejak kecil, Melyscha Imanuella Keka atau yang kerap dipanggil Melyscha ini memiliki talenta di dunia tarik suara. Faktor keluarga yang juga menyukai musik ini menular kepada putri pertamanya ini. Sang ayah memiliki jiwa di bidang musik, sedangkan ibunya dulunya merupakan seorang penyanyi.

“Orang tua memberikan dampak yang positif terkait kegemaran saya ini,” ujarnya.

Mulai saat berada di bangku Sekolah Dasar (SD) ia selalu dipaksa untuk mengikuti perlombaan-perlombaan menyanyi. Perlombaan tersebut baik di tingkat kota Bontang maupun Samarinda. Pada saat itu ia merasa belum mempunyai keberanian sehingga terkadang ada perasaan keraguan akan kualitasnya.

“Awalnya saya tidak percaya diri, apabila disuruh orang tua mengikuti perlombaan. Namun sekarang baru menyadari alasan mereka mendorong saya mengikuti perlombaan tersebut,” terang perempuan kelahiran Bontang ini.

Selain dibimbing orang tua, ia sempat merasakan pelatihan (kursus) beberapa bulan. Sayangnya, kursus tersebut harus berhenti di tengah jalan lantaran instrukturnya berpindah domisili. Namun, kejadian tersebut tak menyurutkan niatnya untuk mendalami teknik vokal.

Perempuan kelahiran 29 November 1998 ini lebih menekuni bidang olah vokal semenjak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama kelas VII. Melalui event Festifal Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ia berhasil menyabet juara pertama di tingkat Kota Bontang. Jenis perlombaan yang diikuti pada saat itu ialah vokal grup, tentunya hal ini lebih sulit dibandingkan dengan menyanyi solo.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Suiza (304); Ingin ‘Mengonlinekan’ Pelaku UKM, Dirikan Bontangers.com

“Sulit, karena harus ada kesatuan dalam bernyanyi sebab jumlah personel harus beranggotakan empat orang. Bila salah satu sumbang maka akan mempengaruhi anggota yang lain,” papar gadis yang kuliah di Universitas Mulawarman Jurusan Administrasi Bisnis ini.

Ia dan rekan-rekannya kemudian mewakili Kota Bontang bertarung di tingkat Provinsi Kaltim tepatnya di Samarinda. Kerja keras terbayar dengan raihan juara pertama FLS2N Provinsi kategori tersebut. Bagaimana tidak, setiap hari wajib berlatih sampai mengorbankan jam sekolah. Waktu dan tenaga disumbang demi memberikan penampilan yang terbaik. Dengan hasil di atas, ia dan anggota vokal yang lain berangkat menuju ke skala FLS2N Nasional di Makasar. Akan tetapi di FLS2N Nasional belum memproleh predikat terbaik.

Saat jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) prestasi gemilang semakin ia raih. Tepatnya saat itulah, ia memutuskan untuk lebih memilih menyanyi solo.

“Lebih nyaman menyanyi solo, karena waktu dan jadwal bisa diatur sendiri,” tegas alumnus SMP dan SMA YPVDP ini.

Kembali dalam ajang FLS2N tingkat Kota Bontang, ia menyandang predikat terbaik kedua melalui lagu Burung Enggang dan Sampai Habis Air Mataku yang dibawakan oleh Novita Dewi. Diakuinya, lagu Sampai Habis Air Mataku ini memiliki keistemawaan tersendiri berdasarkan tingkat kesulitannya.

“Ini merupakan materi lagu yang paling sulit diantara beberapa lagu yang pernah saya bawakan, karena saya dituntut memiliki napas yang panjang. Ada beberapa bar yang harus utuh pelafalannya, karena jika terpotong maka kendengaran tidak bagus,” kata perempuan yang sering mempersembahkan pujian di GPDI Filadelfia ini.

Baca Juga:  PT Indominco Melunak, Siap Buat Jalur Alternatif 

Beberapa waktu silam, ia juga mengikuti event STV Pop Star. Ia menyandang gelar juara favorit, gelar tersebut diperoleh dengan sistem polling sosial media baik dari youtube maupun facebook. Format polling-nya berupa like and share.

Ia menyikirkan sekitar 200 peserta di babak seleksi. Pada babak tersebut ia diharuskan bernyanyi tanpa diiringi musik. Hasilnya ia memperoleh golden tiket menuju babak 30 besar. Babak 30 besar ia membawakan lagu Pelan-Pelan Saja karya band Kotak. Pemilihan lagu tersebut karena saran orang tua yang beranggapan cocok dengan karakter suaranya, selain itu ia beranggapan bahwa perlu mencoba tantangan dengan lagu yang memiliki tempo sedang. Lagu tersebut diubah aransemennya menjadi lebih easy going.

“Cukup sulit membawakan lagu tersebut karena suara vokalis band Kotak, Tantri dominan dengan genre Rock. Aransemen yang ada mengharuskan saya untuk ber-improvisasi menyesuaikan musik,” ujar anak pertama dari dua bersaudara ini.

Tahapan demi tahapan ia lalui, dari 30 besar ia melaju ke grand final, di babak ini ia membawakan lagu Listen yang dipopulerkan oleh Beyonce. Suara emas Beyonce yang memiliki skill mumpuni membuat ia panik. Dalam lagu ini penyanyi harus memiliki kekuatan suara.

“Saya cenderung menyukai nada tinggi dengan suara falsetto, tetapi ketika berada dalam situasi tersebut kadang saya kurang power. Ini menjadi tantangan baru bagi saya untuk mencoba hal tersebut dan akhirnya bisa,” kata gadis yang berdomisili di jalan Kelinci nomor 7 blok JJ Kelurahan Belimbing ini.

Melyscha juga memahami bahwa masih terdapat kekurangan dalam bernyanyinya. Ia selalu meng-evaluasi setiap penampilannya bersama orang tua. Karena baginya menyanyi bukan untuk dirinya sendiri.

Baca Juga:  Perjalanan Hidup Rusmadi Wongso, Sekretaris Provinsi Kaltim (2/Habis); Kembangkan Sistem Pembangunan, Jadikan Hidup Pengabdian

“Harus mau dikritik karena yang bisa mendengar suara kita ialah orang lain,” singkatnya.

Prestasi demi prestasi ditorekannya, hal tersebut membuat jam terbang dalam bernyanyi semakin tinggi. Namun, dengan kerendahan hati ia tetap berlatih keras setiap saat untuk memberikan performance terbaik.

Ia mengatakan bahwa di Bontang banyak sekali bibit-bibit muda yang jago dalam hal bernyanyi. Namun, ada beberapa yang malu untuk menunjukkan kemampuannya. Ia berpesan kepada Pemkot Bontang untuk lebih sering menggelar event-event bernyanyi agar bakat tersebut muncul.

“Kepada talenta-talenta muda saya berpesan untuk terus mangasah kemampuannya, jangan memiliki rasa cepat puas diri, serta harus mau mendengar kritik dari orang lain,” tandasnya. (bersambung)

Tentang Melyscha

Nama                    : Melyscha Imanuella Keka

TTL                      : Bontang, 29 November 1998

Alamat                  : Jalan Kelinci nomor 7 Blok JJ Kelurahan Belimbing

Nama Ayah           : David Keka

Nama Ibu              : Yenny Notavia Van Sluys

Saudara                 : Monica Angelina Keka

Riwayat Pendidikan

  • SD Bethlehem
  • SMP YPVDP
  • SMA YPVDP

Prestasi :

  • Juara 1 FLS2N Kota Bontang Kategori Vokal Grup
  • Juara 1 FLS2N Kalimantan Timur Kategori Vokal Grup
  • Juara 2 FLS2N Kota Bontang Kategori Solo
  • Juara 1 Lomba Menyanyi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
  • Juara 1 Lomba Menyanyi Imanuel Cup
  • Juara 1 Lomba Menyanyi Bazar Sejuta Buku
  • Juara 2 Lomba Menyanyi RRI Samarinda
  • Juara 2 Lomba Menyanyi Pesparawi Bontang
  • Juara Favorit STV Pop Star
  • Juara 1 Lomba Menyanyi POKSB
Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rusmadi Kian Mengejar 

Next Post

Jabatan Dirut BME Sepi Peminat, Dari Empat Pelamar, Satu Tidak Lolos Berkas 

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.