• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Soal Usulan Pemekaran Kutai Pesisir Ini Kata Gubernur

by BontangPost
22 Februari 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
JANGAN DIPOLITISASI: Gubernur Awang Faroek bersama masyarakat Kutai Pesisir yang berjuang menuntut pemekaran daerah.(HUMASPROV KALTIM FOR METRO SAMARINDA)

JANGAN DIPOLITISASI: Gubernur Awang Faroek bersama masyarakat Kutai Pesisir yang berjuang menuntut pemekaran daerah.(HUMASPROV KALTIM FOR METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengingatkan agar isu pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB), Kabupaten Kutai Pesisir tidak dijadikan komoditas politik oleh para kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim.

Kata dia, pemekaran wilayah ini sudah menjadi kewajiban Pemprov Kaltim, wakil rakyat Kaltim, dan Pemerintah Kutai Kartanegara untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kutai Pesisir yang ingin berkembang secara otonom dan berpisah dari kabupaten induk, Kutai Kartanegara.

“Perjuangan untuk Kutai Pesisir ini bahkan sudah saya lakukan sejak 30 tahun lalu. Bukan karena mau pemilihan gubernur sekarang,” sebut Awang.

Perjuangan untuk Kutai Pesisir atau yang dulu disebut Kutai Pantai, kata Awang, sesungguhnya sudah mendekati hasil yang baik. Namun sayang, rencana pemekaran ini tertahan karena ada tangan-tangan kuat yang kurang berkenan terhadap rencana pemekaran tersebut. “Saya yakin masyarakat juga tahu itu,” tandasnya.

Baca Juga:  Proyek Tahun Jamak Bakal Dievaluasi

Bagi Awang, setidaknya ada empat alasan pokok mengapa Kutai Pesisir harus dimekarkan. Pertama untuk menciptakan pemerataan pembangunan. Sebab selama ini wilayah pesisir Kutai cenderung tertinggal dan kurang mendapat perhatian dalam pembangunan.

Alasan kedua,  span of control atau rentang kendali pemerintahan akan lebih dekat dan pelayanan masyarakat dipastikan berjalan lebih baik. Alasan ketiga, pengelolaan sumber daya alam sebesar-besarnya akan ditujukan untuk kemakmuran rakyat, termasuk juga akan dinikmati kabupaten induk. Sementara alat keempat berkaitan dengan semangat demokratisasi, dimana akan diwujudkan dengan terbentuknya DPRD Kutai Pesisir.

Sebelumnya pada Selasa (13/2) lalu, masyarakat dari lima kecamatan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengajukan tuntutan mereka ke Kantor Gubernur dan langsung diterima Gubernur Awang Faroek. Mereka berjuang untuk pembentukan DOB, Kabupaten Kutai Pesisir. Warga yang berdemo berasal dari Kecamatan Muara Jawa, Kecamatan Sangsanga, Kecamatan Anggana, Kecamatan Samboja dan Kecamatan Loa Janan Ulu.

Baca Juga:  Naskah Akademik Masuk Finalisasi, Tahun Ini Ditarget Bontang Punya Kelurahan Baru

Saat pertemuan dengan warga lima kecamatan itu, Gubernur Awang Faroek  menegaskan kembali dukungannya untuk pembentukan Kabupaten Kutai Pesisir. Bahkan Awang mengaku siap pasang badan untuk Kutai Pesisir, melawan pemberlakuan moratorium pemekaran DOB yang menjadi kebijakan pusat. “Untuk Kutai Pesisir saya akan pasang badan,” kata Awang.

Mantan Bupati Kutai Timur ini juga mengungkapkan beberapa DOB di Kaltim, sukses dan tidak mengalami permasalahan. Justru DOB semakin maju dan berkembang. Antara lain Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang hasil pemekaran Kabupaten Kutai Kartanegara. Termasuk pemekaran Kabupaten Kutai Barat dari kabupaten induk, Kabupaten Kutai Kartanegara. Selanjutnya, Kabupaten Penajam Paser Utara  (PPU) yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Paser. Dan saat ini muncul kembali usulan DOB Kabupaten Paser Pesisir. (*/drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kutai PesisirMetro SamarindaPemekaran Wilayah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tak Bayar Pajak, Bapenda Ancam Segel Sarang Walet 

Next Post

Kaltim Dipercaya Jadi Tuan Rumah IEFE 2018

Related Posts

DPD Dorong Pencabutan Moratorium DOB, 8 Daerah di Kaltim Siap Mekar
Kaltim

DPD Dorong Pencabutan Moratorium DOB, 8 Daerah di Kaltim Siap Mekar

7 Agustus 2025, 11:52
Pemekaran Kutim, Ini Progres Calon Kabupaten Kutai Utara dan Sangkulirang
Kaltim

Pemekaran Kutim, Ini Progres Calon Kabupaten Kutai Utara dan Sangkulirang

24 Juni 2025, 14:29
Dua Daerah di Kaltim Masuk Daftar Calon Daerah Otonom Baru yang Layak
Kaltim

Dua Daerah di Kaltim Masuk Daftar Calon Daerah Otonom Baru yang Layak

30 April 2025, 10:15
Finalisasi Pemekaran Wilayah, Ada Delapan Kelurahan Baru di Bontang
Bontang

Finalisasi Pemekaran Wilayah, Ada Delapan Kelurahan Baru di Bontang

3 Februari 2023, 16:16
Naskah Akademik Masuk Finalisasi, Tahun Ini Ditarget Bontang Punya Kelurahan Baru
Bontang

Naskah Akademik Masuk Finalisasi, Tahun Ini Ditarget Bontang Punya Kelurahan Baru

29 April 2021, 15:00
Pemkot Bontang Ajukan Bentuk 8 Kelurahan Baru
Bontang

Pemkot Bontang Ajukan Bentuk 8 Kelurahan Baru

12 April 2021, 13:30

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.