• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tak Bayar Pajak, Bapenda Ancam Segel Sarang Walet 

by BontangPost
22 Februari 2018, 11:07
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
SARANG WALET: Salah satu sarang walet yang berada di kawasan Jalan APT. Pranoto, Sangatta Utara.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

SARANG WALET: Salah satu sarang walet yang berada di kawasan Jalan APT. Pranoto, Sangatta Utara.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD)  dari sarang walet terbilang besar. Berdasarkan data di tahun 2017 lalu ada 384 sarang burung berdiri di Kutim.

Jumlah tersebut termasuk bangunan yang terdapat di Kecamatan Sangatta Selatan dan Teluk Pandan, yang notabene berada di kawasan Taman Nasional Kutai (TNK).

Hanya saja,  potensi tersebut belum dapat dikeruk secara maksimal.  Pasalnya,  masih banyak pengusaha sarang walet ogah membayar pajak. Alasannya terbilang klasik.  Mulai dari belum menghasilkan,  hingga pemilik sarang tak berada di tempat.  Hal inilah yang menjadi kendala tersendiri bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim.

Tak ingin hilang begitu saja,  pihaknya langsung membuat terobosan baru untuk mendongkrak potensi PAD tersebut. Salah satunya,  ialah sikap tegas kepada pemilik usaha.

Baca Juga:  PLN Tetap Sanksi BUMDes 

“Jadi kedepan,  kalau tak mau bayar, maka akan kami segel sarang burungnya,” ujar Kepala Bapenda  Kutim, Musaffa.

Pihaknya tidak sendiri. Akan tetapi  menggandeng instansi yang terkait.  Diantaranya,  Satpol PP,  Dinas Pekerjaan Umum,  bidang pembangunan,  ekonomi,  pertanian,  dan lainnya.

“Jadi harus bersinergi.  Semua wajib terlibat. Sehingga hasil yang didapat bisa maksimal.  Bahkan jika perlu gandeng polisi,” katanya.

Untuk pemantauan,  pihaknya akan melakukan rapat lanjutan dalam waktu dekat.  Hal ini dimaksud untuk pemantapan penegasan penarikan sarang walet.

“Pada 2017 lalu kami berhasil kumpulkan Rp 60 juta.  Target kami kedepan 2018 ialah Rp 30 juta. Bisa naik dari itu.  Kita tinggal lihat,” katanya.

Baca Juga:  Lima Kecamatan Masuk Zona Merah 

Tidak hanya itu,  pihaknya juga membutuhkan  Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).  PPNS merupakan penyidik yang berasal dari PNS untuk melakukan penyidikan tindak pidana tertentu.

“Jadi kalau ada pelanggaran contoh enggan bayar pajak,  bisa ditangani PPNS. Sekarang sudah kami ajukan ke Satpol,” katanya. (dy)

Tags: pajakPendapatan Asli DaerahSangatta PostSarang Walet
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lagi Istirahat,  Motor Disikat Maling

Next Post

Soal Usulan Pemekaran Kutai Pesisir Ini Kata Gubernur

Related Posts

Tak Bayar Tunggakan Pajak, Wajib Pajak Bontang Terancam Ditempeli Stiker dan Spanduk
Bontang

Tak Bayar Tunggakan Pajak, Wajib Pajak Bontang Terancam Ditempeli Stiker dan Spanduk

10 Oktober 2026, 14:32
Pajak Parkir Bontang Belum Capai Target, Bontang Citimall hingga Mie Gacoan Masuk Pantauan
Bontang

Pajak Parkir Bontang Belum Capai Target, Bontang Citimall hingga Mie Gacoan Masuk Pantauan

28 September 2026, 16:30
Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar
Bontang

Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar

26 Agustus 2026, 16:00
Bukan Cuma Jaga Kamtibmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kini Ikut Turun Lapangan Cek Wajib Pajak
Nasional

Bukan Cuma Jaga Kamtibmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kini Ikut Turun Lapangan Cek Wajib Pajak

22 Juli 2026, 08:01
Stimulus dan SPPT Efektif, PBB Bontang Tembus Rp60 Miliar
Bontang

Stimulus dan SPPT Efektif, PBB Bontang Tembus Rp60 Miliar

7 Oktober 2025, 08:42
Pilkada Bontang, Pertarungan Melawan Mitos
Bontang

Warga Bontang Diminta Taat Bayar Pajak

7 September 2024, 16:52

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.