• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Suburnya Aktivitas Diduga Tambang Ilegal, Ditengarai Terjadi Pembiaran

by Redaksi Bontang Post
28 Agustus 2022, 15:58
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Tumpukan batu bara yang diduga hasil tambang ilegal.

Tumpukan batu bara yang diduga hasil tambang ilegal.

Share on FacebookShare on Twitter

AKTIFITAS tak berizin di daerah Muang, Samarinda, sepertinya tumbuh subur. Penambang ilegal beraksi secara terang-terangan. Jelas kegiatannya terlarang, tapi dianggap wajar. Bahkan masyarakat Muang Dalam lebih memilih bungkam terhadap wartawan. Namun aksinya mudah ditemui, dekat rumah warga. Batu bara bertumpuk di pinggir jalan. Termasuk sisa-sisa “emas hitam” yang sudah melaut tampak jelas.

Berbekal dari informasi Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, jurnalis Kaltim Post (induk bontangpost.id) mencoba melakukan penelusuran di wilayah Muang. Sekitar 45 menit dari kota, warung berukuran sedang di jalur persimpangan antara Jalan Rejo Mulyo, Ambalut dan Lempake-Pampang jadi tempat koordinasi para pelaku tambang. Melalui sambungan telpon seorang penambang terdengar ingin meminta disediakan tempat oleh pengawas.

Rupanya batu bara yang sudah dikeluarkan dari perut bumi siap untuk hauling. Menggunakan truk yang bisa menampung beberapa ton batu bara. Kemudian diantar ke suatu tempat agar bisa masuk kapal tongkang. Praktik tersebut seperti jadi pemandangan biasa bagi pemilik warung tersebut. Dan setiap hari batu bara dari wilayah Muang Dalam diboyong ke laut saat malam hari, melalui salah satu dermaga di Loa Bakung.

Apakah letaknya yang berada di Utara Samarinda membuatnya tidak terdeteksi? Hingga akhirnya aparat penegak hukum (APH) sampai bisa kecolongan. Padahal tugasnya menegakkan hukum serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Bila melihat perlintasan truk pengangkut batu bara seperti ada unsur kesengajaan agar tetap dibiarkan.

Kaltim Post mendapati jalur yang dilalui pengangkutan batu bara agar bisa melaut. Tiap malam mereka lalu-lalang di sekitar kota. Lucunya tak pernah terdengar ada yang sampai tertahan ke tempat tujuan. Padahal secara aturan, batu bara legal saja tidak boleh melintasi jalan umum. Perihal tersebut diungkapkan Kabid Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Samarinda Hari Prabowo.

Dikatakan, ada Peraturan Daerah Kaltim Nomor 10 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan jalan umum dan khusus untuk kegiatan pengangkutan batu bara dan sawit. Tidak hanya Perda, Undang-Undang Minerba Nomor 4 Tahun 2009, dan Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 mengatur hal yang sama. “Ada konsekuensinya kalau melanggar,” jelas Hari Prabowo.

Namun selama ini hauling berjalan lancar. Pengamat Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Herdiansyah Hamzah pun menilai faktanya, selama ini kepolisian cenderung tidak serius. “Bahkan seolah dibiarkan di depan mata,” tegasnya.

Isu konsorsium tambang yang telah tersebar di kalangan wartawan pun belum juga ada yang membantah.

Skemanya menunjukan ada backing jenderal bintang tiga agar tambang ilegal di Medan dan Kaltim tetap aman. Sudah tersebar hampir sepekan dan belum ada yang berani mengklarifikasi. Seolah masyarakat dibiarkan yakin kalau memang ada “main-main” dengan emas hitam ilegal di provinsi berjuluk Bumi Etam ini.

Sebelum melakukan penelusuran ke wilayah Muang, penulis telah mengkonfirmasi Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli terkait adanya aktifitas tambang di wilayah Muang Dalam. Perwira polisi berpangkat melati tiga itu tegas menyebut tak ada toleransi terhadap aktifitas tambang tak berizin di wilayah hukumnya. “Kalau memang ada ilegal ya kita tindak,” tutupnya. (Asep Saifi)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Soft Launching Mal Pelayanan Publik Gandeng 27 OPD

Next Post

RS Tipe D Jadi Tempat Isoter Pasien Covid-19, Rusunawa Guntung Kembali Jadi Hunian

Related Posts

Tingkatkan Profesionalitas ASN, DPK Bontang Gelar Sharing Session Arsiparis Teladan
Society

Tingkatkan Profesionalitas ASN, DPK Bontang Gelar Sharing Session Arsiparis Teladan

29 April 2026, 19:19
Kasus Pedofil di Bontang Utara, UPT PPA Minta Warga Jangan Sudutkan Korban
Bontang

Kasus Pedofil di Bontang Utara, UPT PPA Minta Warga Jangan Sudutkan Korban

29 April 2026, 19:13
DPK Bontang Sediakan Ribuan Koleksi Inklusif, Perkuat Literasi Disabilitas
Society

DPK Bontang Sediakan Ribuan Koleksi Inklusif, Perkuat Literasi Disabilitas

29 April 2026, 16:56
Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur
Society

Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

29 April 2026, 16:21
Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet
Kriminal

Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

29 April 2026, 15:59
Kutim Dapat Nilai Merah dari KPK, Pemkab Diminta Berbenah
Kaltim

Kutim Dapat Nilai Merah dari KPK, Pemkab Diminta Berbenah

29 April 2026, 15:32

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.