• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Sudah Dua Pesut Mati di Pantai Corong

by M Zulfikar Akbar
11 Juni 2018, 10:47
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
MUSKARIM FOR KP
KASUS KEDUA: Bangkai pesut yang ditemukan membusuk di tepi Pantai Corong, kemarin pagi.

MUSKARIM FOR KP KASUS KEDUA: Bangkai pesut yang ditemukan membusuk di tepi Pantai Corong, kemarin pagi.

Share on FacebookShare on Twitter

PENAJAM- Satwa langka kembali ditemukan tak bernyawa di Pantai Corong, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Minggu (10/6) pagi, seekor pesut (Orcaella brevirostris) ditemukan terdampar dan membusuk di tepi pantai, sekira 4 km dari dermaga pariwisata RT 05 Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam.

Bangkai pesut itu ditemukan oleh anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Tanjung Tengah yang sedang berada di sekitar pantai, sekira pukul 09.00 Wita. Saat ditemukan, kondisi tubuh pesut yang panjangnya sekira 1 meter sudah membusuk. Terbujur kaku sekira 7 meter dari pinggir pantai. Kulitnya hampir terkelupas semua. Aroma busuk pun sudah menyengat. Darah terlihat keluar dari mulut pesut tersebut. Diperkirakan waktu kematian pesut tersebut, belum lama. Karena belum ada belatung sudah menggerogoti.

Penyebab kematian pesut yang diduga berasal dari Teluk Balikpapan itu pun masih belum diketahui. “Banyak kemungkinannya. Bisa karena faktor alam atau karena pencemaran lingkungan,” kata Muskarim, Ketua Pokdarwis Kelurahan Tanjung Tengah saat dihubungi Kaltim Post, kemarin.

Dia menduga pesut tersebut mengalami cedera karena terkena jaring nelayan, lalu terbawa arus laut. Karena saat ini kondisi perairan tengah memasuki musim selatan, sehingga membuat arus ombak cukup kuat. Dan pesut tersebut terbawa arus hingga ke tepi pantai, hingga ditemukan mati membusuk. “Bisa jadi juga karena akumulasi paparan minyak Teluk Balikpapan. Dampaknya baru sekarang terhadap pesut itu. Tapi kami belum bisa memastikan penyebab pastinya,” ujar dia.

Pihaknya pun masih belum mengevakuasi bangkai pesut tersebut. Lantaran kondisi air laut sedang pasang. Dikhawatirkan jika dilakukan penguburan akan membuat kuburan terkikis air laut, yang membuat bangakainya hanyut ke lautan. “Kami masih lihat kondisinya nanti,” ungkap Muskarim.

Kondisi serupa juga pernah terjadi pada pertengahan September 2017 lalu. Seekor pesut ditemukan membusuk di sekitar Pantai Corong, Kelurahan Tanjung Tengah. Pesut tersebut ditemukan pada 13 September 2017. Diperkirakan kematiannya sudah lebih dari tiga hari saat itu.”Diduga karena pencemaran lingkungan saat itu. Karena ada banyak lantung yang tercecer di sekitar perairan Tanjung Tengah,” tutur pria ramah ini. (*/kip/iza)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kakek 65 Tahun Tewas Terpanggang

Next Post

THR Pegawai Sudah Aman

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.