bontangpost.id – Dua mayat ditemukan di perairan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Jumat (9/7/2021) sekira pukul 02.30 Wita. Keduanya, ditemukan usai insiden tabrakan dua kapal yang mereka tumpangi.
Diungkapkan Kapolsek Muara Badak AKP Purwo Asmadi keduanya ditemukan setelah menghilang selama dua hari. Tabrakan antara dua kapal terjadi, Rabu (7/7/2021) sekira pukul 18.40 Wita.
Ju (28) yang merupakan nelayan berangkat bersama rekannya Mr (29) untuk mencari ikan. Sementara Ik (17) menggunakan kapal yang berbeda, bersama satu orang temannya, Sa (28).
“Tabrakan dua kapal itu, jadi kapal nelayan ini baru mau keluar ke laut, kapal yang satunya mau pulang,” ungkapnya.
Kapal yang digunakan Ju dan rekannya berukuran 3 meter. Sementara yang dikemudikan Ik dua kali lebih besar, yaitu 6 meter. Ik diketahui membawa barang jualan seperti kelapa, dan sembako. Yang biasanya diantar ke kapal-kapal besar yang berada di laut.
“Saya belum ketahui pasti penyebab tabrakannya, bisa jadi karena kondisinya sudah mulai gelap waktu itu,” katanya.
Saat insiden tabrakan itu. Ju terlebih dulu tercebur. Ik yang berasal dari kapal yang berbeda pun berinisiatif untuk menolong, namun sayang, dia ikut menghilang.
“Ikut tenggelam juga dia,” ungkap Kapolsek Muara Badak.
Pencarian terhadap keduanya berakhir pilu. Mereka ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengapung di perairan Muara Badak. Awalnya anggota Polairud Polda Kaltim menemukan mayat Ik. 30 menit setelahnya, mayat nelayan Ju juga ikut ditemukan dalam kondisi yang sama.
“Jadi masing-masing kapal ada yang meninggal, dua orang selamat,” tutupnya. (*)







