BONTANG – Rencana pembangunan infrastruktur 5000 sambungan jaringan gas (jargas) Bontang tahun depan dipastikan terwujud. Hal ini terungkap dalam acara acara Rapat Evaluasi Penyusunan FEED-DEDC dan Dokumen UKL- UPL Pembangunan Jargas Bumi untuk Rumah Tangga Tahun 2017 bagi pembangunan Tahun Anggaran 2018 Di Hotel Amaroosa, Ruang Rose Hall B Jalan Jenderal Ahmad Yani No 88 Marga, Bekasi yang berlangsung pada 23-25 Nopember 2017.
Acara penting tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 16 kab/kota penerima program kuota sambungan jargas dan salah satunya Kota Bontang.
Dalam kegiatan ini, Pemerintah Kota Bontang dihadiri Wakil Walikota Bontang Basri Rase, Direktur PT BME Kasmiran Rais beserta OPD terkait dari jajaran Bappelitbang, Dinas LH Kota Bontang.
Kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM tersebut memaparkan hasil kerja dan evaluasi konsultan kepada Kementerian ESDM dan masing-masing pemerintah kab/kota terhadap perencanaan dan pembangunan jargas tahun depan.
Saat ditemui media ini, Basri Rase menuturkan rapat penting ini sangat mempengaruhi hasil pembangunan jargas kedepan.
“Rapat evaluasi ini sekaligus sinkronisasi terkait masalah jargas. Tahun depan Bontang mendapatkan 5000 SR, Pemerintah Kota Bontang sangat komitmen sangat menyambut baik terhadap program penambahan kuota jargas dari program pusat ini,” ujar Basri.
Saya berharap seluruh stakeholder untuk dapat membantu proyek strategis nasional ini, karena jargas ini sangat dinantikan masyarakat Kota Bontang”. Tutur Basri Rase.
Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Alimuddin Baso dan Sekaryawan Kasubdit Perencanaan dan Pengadaan Pembangunan Infrastruktur Migas. (hms)







