BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengapresiasi langkah KPPBC Bontang dalam melakukan tindakan pemusnahan barang hasil penindakan, yakni miras dan rokok ilegal. Neni meminta agar para siswa SMA yang hadir untuk menjauhi alkohol.
Dalam sambutannya, Neni mengatakan pihaknya bersyukur karena pihak Bea Cukai Bontang berkomitmen untuk bersama-sama mengawasi peredaran barang ilegal, termasuk narkotika, napza dan obat terlarang lainnya.
“Harapan kami semua, meski cenderung meningkat untuk kasus narkotika, saya minta agar menjauhinya, termasuk minuman keras. Saya minta juga anak-anak jangan coba-coba menggunakan alkohol,” pinta Neni.
Apalagi, saat ini dikatakan dia, banyak anak-anak yang mengaduk-aduk atau mengoplos sendiri minuman yang memabukkan. Sehingga sangat bagus sekali ketika Bea Cukai masuk dan memberikan penyuluhan kepada anak-anak SMA di Bontang.
“Ini tantangan ke depan, anak-anak sekarang ada yang suka aduk-aduk sendiri, mencampur sendiri seperti obat batuk komix dengan alkohol. Ini merupakan PR buat kita, karena komix juga mengandung zat adiktif jika dikonsumsi berlebihan,” ujar Neni, yang pada pemusnahan ikut melempar botol minuman yang mengandung etil alkohol.
Oleh karena itu, Neni mengatakan Pemkot Bontang sudah melakukan sidak ke toko-toko obat, agar jangan menjual obat-obatan seperti komix, alkohol kepada anak-anak. Karena jika dikonsumsi berlebihan akan merusak syaraf.
“Oleh sebab itu, ini jangan berhenti sampai di sini, kita harus terus sosialisasi dan jangan lelah,” ujarnya.
Seperti kegiatan pemusnahan rokok ilegal dan miras tersebut, Neni menyebut, bahwa hal itu sebagai bentuk kecintaan dan komitmen semua pihak terhadap kota Bontang sesuai aturannya. Pasalnya, jangan sampai generasi muda di Bontang rusak akibat terkontaminasi barang-barang haram atau ilegal.
“Generasi muda ini yang kami harapkan untuk bisa membangun kota ini kedepannya, apalagi kita tidak punya sumber daya alam, jadi sangat tepat kalau mengundang anak sekolah yang nantinya bisa diinformasikan kepada yang lainnya,” pungkasnya.
Neni pun ikut memusnahkan miras atau MMEA dengan melemparnya dan membakar tembakau ilegal yang disaksikan langsung puluhan siswa SMA di Bontang, yang didampingi para kepala sekolahnya.
Hadir juga unsur Forkompinda Bontang mulai dari Dandim 0908/BTG Letkol Arh Gunawan Wibisono, Kapolres Bontang AKBP Dedi Agustono, Plt Kajari Bontang Agus Kurniawan, Komandan PM Bontang dan Danlanal Bontang, serta Sekretaris Camat Bontang Selatan Budiman dan Lurah Tanjung Laut Indah Rosianto Herlambang.(mga)







