• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tahun Depan, Lelang Proyek Tol Samarinda-Bontang Dimulai

by Redaksi Bontang Post
16 Juni 2020, 10:32
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pintu tol Palaran. (prokal)

Pintu tol Palaran. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Setelah Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), dari efek pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim, provinsi ini bakal punya dua tol lagi. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah ancang-ancang melanjutkan pembangunan Tol Samarinda–Bontang dan tol yang interkoneksi ke ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

“Kami sedang melakukan perencanaan pembangunan jalan Tol Samarinda-Bontang, eksisting Balikpapan menuju ke IKN,” Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit.

Disebutnya, pemerintah akan merealisasikan pembangunan jalan tol di Kaltim hingga menjadi jalan tol Trans Kalimantan. Cikal bakalnya tentu tol yang terinterkoneksi ke wilayah PPU sebagai pusat pemerintahan. Namun, sesuai jadwal, terdekat Tol Samarinda–Bontang lebih dulu dibangun.

“Setelah merampungkan Tol Balikpapan–Samarinda, pemerintah akan melanjutkan pembangunan jalan Tol Samarinda–Bontang,” ungkapnya.

Dirinya memperkirakan, tahun depan atau paling lambat 2022, tol yang disebut punya nilai investasi Rp 11 triliun itu sudah masuk inisiasi lelang. Sebab, saat ini rencana pembangunan jalan tol sudah dalam proses analisis dampak lingkungan (amdal).

“Lagi urus amdal. Tahun ini juga kami lelang. Proses semua sedang berjalan,” sebutnya.

Menurutnya, jalan tol Kalimantan hingga Trans Kalimantan akan berdampak positif terhadap pembangunan karena menghubungkan antar daerah.

Baca Juga:  Tol Samarinda-Bontang Diusulkan ke Pusat

“Misalnya dari kawasan industri Kariangau, Semayang, pelabuhan Samarinda, kawasan industri di Samarinda betul-betul bisa terkoneksi dengan jaringan tol, sehingga menumbuhkan ekonomi Kaltim,” bebernya.

Sementara Dirut Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) STH Saragi menyebut, pihaknya saat ini mengerjakan feasibility study (FS) atau studi kelayakan jalan tol Balikpapan–Samarinda menuju wilayah ibu kota baru.

“Kami sudah ditugasi BPJT dari Seksi 2 Km 38, menuju IKN. Sampai saat ini mulai buat FS dengan kantor pusat dan divisi engineering planning, mudah-mudahan dalam beberapa bulan (lagi) selesai,” jelasnya.

LUPA ISI SALDO

Sementara itu, tarif Tol Balsam Seksi 2, Seksi 3, dan Seksi 4 (Samboja-Palaran-Simpang Jembatan Mahkota II) resmi diberlakukan Minggu (14/6/2020). Di hari pertama penetapan tarif itu, kendala pada saldo kartu tol atau e-toll masih ditemukan. Pengguna jalan lalai mengisi saldo pada kartu tolnya.

“Ada memang beberapa pengendara yang saldonya tidak mencukupi dan harus ke pinggir dulu sebelum masuk GT (gerbang tol). Untuk diminta isi saldo ke petugas. Sudah kami siapkan untuk antisipasi kondisi ini (kekurangan saldo),” terang Direktur Keuangan dan Administrasi PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda (JBS) Adik Supriatno kepada Kaltim Post (induk Bontangpost.id).

Baca Juga:  Titik Nol Tol Samarinda-Bontang Masih Rahasia

Diketahui, tarif Tol Balsam (Seksi Samboja-Simpang Pasir Palaran) untuk tipe kendaraan golongan I adalah Rp 75.000. Sementara untuk tipe kendaraan sama, dengan rute Samboja-Simpang Jembatan Mahkota II adalah Rp 83.500. Tarif ini berlaku sekali jalan. Dengan tarif itu, Adik mengungkapkan, idealnya untuk pergi-pulang menggunakan Tol Balsam, pengendara perlu saldo minimal pada kartu tol senilai Rp 200 ribu.

“Jadi, kami mengingatkan terus calon pemakai jalan Tol Balsam, agar memastikan kecukupan saldo kartu tolnya,” terangnya.

Lanjut dia, secara keseluruhan, hari perdana pemberlakuan tarif di Tol Balsam berlangsung lancar. Pihaknya telah mengantisipasi terkait kendala saldo. Hal itu juga tak lepas dari sosialisasi pemberlakukan tarif yang gencar dilakukan operator tol. Termasuk publikasi di media.

Mengenai jumlah lalu lintas kendaraan yang melintasi Tol Balsam di hari pertama penetapan tarif, Adik mengaku masih menghitung jumlahnya. Mengingat pemberlakuan tarif baru dimulai pada pukul 00.00 Wita. Jadi, belum ada data rill terkait lalu lintas harian (LHR) Seksi 2, Seksi 3, dan Seksi 4.

Diketahui, lalu lintas harian Gerbang Tol Samboja maupun Gerbang Tol Palaran terbagi atas tiga sif. Sif 1, pukul 06.00–14.00 Wita. Lalu sif 2 pada pukul 14.00–21.00 Wita, dan sif 3 mulai pukul 21.00–06.00 Wita.

Baca Juga:  Ini Alasan Tol Samarinda-Bontang Dicoret dari Proyek Strategis Nasional

“Jadi, data LHR hari ini (Senin), belum didapat di lapangan. Karena LHR (lalu lintas harian rata-rata) baru nanti setelah sif 3,” ungkapnya.

Terkait tarif Tol Balsam saat ini, ekonom Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Eny Rochaida menuturkan, dibanding tarif jalan bebas hambatan di Pulau Jawa, tarif Tol Balsam adalah yang termahal. Sebagaimana diketahui, pemerintah menetapkan tarif Rp 1.287 per kilometer bagi pengguna Tol Balsam.

“Tarif tol di Jawa, kenapa bisa lebih murah, karena arus kendaraan per hari cukup padat. Dilematis memang,” katanya.

Adapun tarif tol di Pulau Jawa saat ini, seperti Tol Cikopo-Palimanan sepanjang 116,75 kilometer, tarif terjauh untuk kendaraan golongan I adalah Rp 96 ribu atau setara Rp 822 per kilometernya. Kemudian Tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,50 kilometer, tarif terjauh kendaraan golongan 1 adalah Rp 57 ribu atau setara Rp 991 per kilometernya.

Kemudian, Tol Pemalang-Batang sepanjang 39,19 kilometer, tarif terjauh untuk kendaraan golongan 1 adalah Rp 39 ribu atau Rp 995 per kilometernya. Selain itu, Tol Kertosono-Mojokerto sepanjang 40,50 kilometer, tarif terjauh untuk kendaraan golongan I adalah Rp 46 ribu atau Rp 1.136 per kilometernya. (kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Prokal
Tags: tol samarinda bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tiga Pemuda Jaringan Narkoba di Bontang Diringkus

Next Post

Pengundian Lapak Pasar Taman Rawa Indah Dimulai Hari Ini, Pedagang Dibatasi Akses Masuk

Related Posts

Tol Samarinda–Bontang Jadi Prioritas Pemprov Kaltim, Skema KPBU Siap Diterapkan
Kaltim

Tol Samarinda–Bontang Jadi Prioritas Pemprov Kaltim, Skema KPBU Siap Diterapkan

29 Oktober 2025, 16:30
Jadi Program Prioritas, Pembangunan Tol Samarinda-Bontang Dimulai pada 2028
Kaltim

Jadi Program Prioritas, Pembangunan Tol Samarinda-Bontang Dimulai pada 2028

19 Mei 2025, 17:12
Kelanjutan Pembangunan Tol Samarinda-Bontang Belum Jelas, Menteri PUPR Sebut Tunggu Studi Kelayakan Selesai
Bontang

Kelanjutan Pembangunan Tol Samarinda-Bontang Belum Jelas, Menteri PUPR Sebut Tunggu Studi Kelayakan Selesai

10 Oktober 2024, 10:30
Banyak Hambatan Tol Bontang-Samarinda
Bontang

Ini Alasan Tol Samarinda-Bontang Dicoret dari Proyek Strategis Nasional

11 Agustus 2022, 14:54
Andi Faizal Sofyan Hasdam
Bontang

Studi Kelayakan Tol Samarinda-Bontang Rampung, Andi Faiz; Kabar Baik, Semoga Pembangunan Bisa Cepat Selesai

26 Oktober 2021, 11:57
Titik Nol Tol Samarinda-Bontang Masih Rahasia
Bontang

Penyusunan Amdal Jalan Tol Samarinda-Bontang, 50 Peserta Lelang Ambil Bagian

23 Februari 2021, 10:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.