• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Terkait Dugaan Pencemaran, Kadis DLH Janji Panggil Indexim

by BontangPost
5 September 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
AKTIVITAS: Aktivitas Indexim yang diduga mencemari lingkungan dan mengganggu aktivitas masyarakat Kaliorang.(Foto warga Kaliorang For Sangatta Post)

AKTIVITAS: Aktivitas Indexim yang diduga mencemari lingkungan dan mengganggu aktivitas masyarakat Kaliorang.(Foto warga Kaliorang For Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Menggapai masalah dugaan pencemaran lingkungan dan mengganggu warga Kaliorang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, berjanji akan memanggil PT Indexim. “Ya kami akan panggil. Karena kalau kami ke sana tak ada anggaran. Makanya kami akan panggil,” ujar Kadis DLH Aji Wijaya Effendie.

Terkait apa yang akan dilakukan kepada Indexim, Wijaya bungkam. Ia enggan berkomentar banyak. Pastinya, pihaknya akan memanggil Indexim. “Yang lain no comment. Pastinya akan kami panggil,” sambungnya.

Di satu sisi, Sekda Irawansyah langsung meminta kepada DLH untuk terjun langsung ke lapangan. Tujuannya membuktikan kebenaran kasus tersebut. Jangan sampai apa yang dialami masyarakat benar. Karena kepentingan masyarakat lebih utama ketimbang yang lain.

“Sudah perintah kepala  OPD turun ke lapangan,” kata mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) itu.

Baca Juga:  Juga Dilarang Foto Bareng Paslon
AKTIVITAS: Aktivitas Indexim yang diduga mencemari lingkungan dan mengganggu aktivitas masyarakat Kaliorang.(Foto warga Kaliorang For Sangatta Post)

Mantan Sekwan ini juga meminta kepada instansi terkait untuk memberikan sanksi tegas kepada perusahaan jika benar melanggar aturan. “Kalau benar, kami akan berikan tindakan hukum. Hanya saja perlu ada pembuktian dan dicarikan solusi atas masalah ini,” sebut Irawansyah.

Sementara itu Assisten 1 Mugeni meminta kepada warga setempat agar melaporkan masalah ini kepada pemerintah. Dengan begitu, pemerintah dapat mempelajari dan mengambil tindakan. “Warga lapor dulu ke pemerintah.  Kalau benar ada debu, jangan ambil tindakan sendiri. Lapor ke DLH,” pinta Mugeni.

Menurut dia, semua masalah dapat diselesaikan. Apapun masalahnya, pemerintah wajib berada di tengah-tengah. Tak memihak sebelum ada fakta siapa yang benar dan salah. “Kalau memang debu, Indexim harus siapkan perlengkapan air untuk siram jalan. Harus ada solusi terhadap keluhan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Ramadan dan Pengasuhan Anak Usia Dini 

INDEXIM KLAIM SUDAH DIATASI

Keluhan masyarakat yang menyatakan PT Indexim mencemari lingkungan dan mengganggu masyarakat perkampungan ditanggapi salah seorang pimpinan Indexim, Yosep. Dia menyatakan, masalah tersebut terjadi pada dua bulan lalu. Bukan baru-baru ini. Hanya saja, baru ter-publish pada pekan ini.

Itupun kata dia, semua permasalahan  sudah diselesaikan dengan baik. Sehingga tak ada lagi yang perlu disoal. PT Indexim mengaku sudah melakukan proses penyiraman produk batubara di stockpile. Begitupun saat terjadi loading (proses pengangkutan batubara dari stock pile ke ponton / vessel).

“Info kejadian tersebut terjadi dua bulan yang lalu, dan telah diatasi.  Upaya yang telah dilakukan oleh Indexim adalah dengan proses penyiraman,” kata Yosep.

Baca Juga:  Warga Dukung Pembangunan Tower SUTT 

Selain itu,  di jalan hauling juga dilakukan penyiraman secara berkala (jalan hauling di area stock pile).  Serta di sepanjang hauling Indexim.  Di samping itu, upaya untuk mengatasi atau mengeliminasi dampak debu yang timbul, pihaknya melakukan uji emisi debu dari lembaga atau  instansi independen secara berkala.

“Jadi sudah kami tangani dengan baik. Semua sudah kami carikan solusi yang terbaik untuk warga,” ungkapnya.

Kata Yosep, Indexim selalu terbuka dan siap membantu warga dalam semua hal. Karenanya, jika terdapat permasalahan, warga diminta melakukan komunikasi aktif dengan perusahaan. “Semua permasalahan dapat diatasi. Semua pasti ada solusi. Tinggal lakukan komunikasi saja. Seperti yang terjadi beberapa bulan lalu. Kami sudah lakukan penyiraman,” tegasnya. (dy)

Tags: pencemaran lingkunganPT IndeximSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belum Tutup Tahun, Puluhan ASN Pensiun 

Next Post

IMM Dianggap Abaikan Warga Lokal

Related Posts

DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran
Bontang

DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran

12 Oktober 2026, 10:02
Perairan Beras Basah Bontang Tercemar, Dispopar Lapor DLH
Bontang

Perairan Beras Basah Bontang Tercemar, Dispopar Lapor DLH

10 Oktober 2026, 21:44
Warga Pulau Miang Kutim Laporkan Dugaan Pencemaran Laut di Sekitar Jeti CPO, Air Disebut Keruh dan Berminyak
Kaltim

Warga Pulau Miang Kutim Laporkan Dugaan Pencemaran Laut di Sekitar Jeti CPO, Air Disebut Keruh dan Berminyak

25 Juni 2026, 13:28
104 Kasus Pengaduan Pencemaran Lingkungan di Kutim, DLH; Kalau Tak Ditindak, Aturan Hanya Jadi Kertas
Lingkungan

104 Kasus Pengaduan Pencemaran Lingkungan di Kutim, DLH; Kalau Tak Ditindak, Aturan Hanya Jadi Kertas

12 Agustus 2025, 12:14
Tiga Rumah Sakit di Bontang Dapat Peringkat Merah Properlink Daerah
Bontang

Tiga Rumah Sakit di Bontang Dapat Peringkat Merah Properlink Daerah

6 Juli 2025, 11:16
Lowongan Kerja Operator Biodiesel Pabrik CPO Bontang Lestari
Bontang

PT EUP Bontang Dapat Peringkat Merah, Bangun Tangki Tidak Sesuai Amdal

4 Juli 2025, 16:02

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.