• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkait Karhutla, Mahasiswa Tantang Anggota DPRD Bontang

by Redaksi Bontang Post
29 September 2019, 11:51
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Karhutla yang terjadi di kawasan Bontang Lestari beberapa waktu lalu. (Adiel Kundhara/KP)

Karhutla yang terjadi di kawasan Bontang Lestari beberapa waktu lalu. (Adiel Kundhara/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Permasalahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan satu-satunya isu daerah yang diangkat oleh mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa September Berdarah (Ampera) pada unjuk rasa, Kamis (26/9/2019) lalu. Hal ini tertuang dalam salah satu dari sembilan poin tuntutan demonstran.

Presiden Mahasiswa Universitas Trunajaya (Unijaya) Sadly Jaya meminta kepada aparat penegak hukum untuk bersikap tegas. Kepada oknum yang sengaja melakukan pembakaran lahan.

“Tuntutan kami ialah hentikan pembakaran hutan di Kalimantan maupun di Sumatera yang diduga dilakukan oleh korporasi. Dan meminta mempidanakan korporasi pembakar hutan serta mencabut izinnya,” kata Sadly.

Pasalnya, pembakaran ini justru berdampak bagi seluruh masyarakat. Di mana asap yang dihasilkan membahayakan bagi kesehatan manusia. Salah satunya rentan terkena penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Saat menyampaikan aspirasi di depan anggota dewan, mahasiswi Unijaya Hariati justru menantang wakil rakyat. Dengan meminta anggota dewan untuk sepekan sekali pergi ke Sekretariat DPRD menggunakan kendaraan roda dua. Ia mempertanyakan belum adanya sikap atau tindakan yang dilakukan oleh legislator sejauh ini.  “Jangan hanya naik mobil. Supaya tahu dampak kebakaran lahan,” kata Hariati.

Diakuinya, ia terkena dampak secara langsung dari pekatnya kabut asap. Karena mahasiswi fakultas ekonomi ini berdomisili di Bontang Lestari. Alhasil, setiap hari melewati area yang bersebelahan dengan terjadinya kebakaran lahan.

Anggota DPRD Rusli menjelaskan hingga kini dewan belum memanggil instansi terkait sehubungan belum terbentuknya alat kelengkapan dewan (AKD). Namun, dirinya mengaku telah berkoordinasi secara lisan kepada pihak bersangkutan.

“Kami belum berhak untuk memanggil instansi terkait karena DPRD belum bentuk AKD,” kata wakil rakyat dari fraksi Amanat Nurani Rakyat (Annur) ini

Legislator lainnya, Raking, menyanggupi ajakan dari mahasiswa. Menurutnya tidak ada salahnya jika anggota dewan berangkat tidak menggunakan kendaraan roda empat. “Tidak apa-apa bagus juga. Kalau perlu bersepeda justru lebih sehat,” terang Raking. (*/ak/prokal)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Karhutla Belum Tuntas, Jambi Berkabut, Riau Membiru

Next Post

Pekan Depan, Akses Jalan ke Kampung Tanpa Listrik Disurvei

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup
Bontang

Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

29 Oktober 2026, 17:10
DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong
Bontang

DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong

29 Oktober 2026, 14:51
PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan
Bontang

Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan

29 Oktober 2026, 13:11
Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan
Bontang

Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

29 Oktober 2026, 12:14

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.