• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Terkait Penolakan PAW Sokhip, BK Pertanyakan Sikap Gerindra

by BontangPost
25 Oktober 2018, 16:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Dahri Yasin (dok bontangpost.id)

Dahri Yasin (dok bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) telah menolak penggantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kaltim, Sokhip. Penolakan tersebut mendapat beragam tanggapan. Salah satunya “protes” dari Badan Kehormatan (BK).

Ketua BK DPRD Kaltim, Dahri Yasin mengatakan, penolakan partai itu telah menyalahi rekomendasi yang dikeluarkan BK. Padahal kasus tersebut telah melewati proses persidangan yang didukung dengan penggalian keterangan saksi, pelapor, dan terlapor.

Dalam menghasilkan rekomendasi, BK memutuskan Sokhip sebagai pengguna surat keterangan ijazah palsu setelah melewati sidang yang memeriksa bukti-bukti.  Data itu juga diperbuat dengan investigasi. Bahkan kata Dahri, pihaknya telah menggali keterangan dari SMK Ahmad Yani Bangil, Jawa Timur.

“Bisa dikatakan Majelis Kehormatan partai tidak menghormati rekomendasi kami. Satu lagi yang perlu jadi catatan, harusnya sebelum mengeluarkan keputusan partai, Majelis Kehormatan memanggil kami,” ucapnya, Rabu (24/10) kemarin.

Baca Juga:  Serial Karang Mumus (22) Killing Field

Dahri mengaku, berbekal keterangan yang digali dari BK, DPP Gerindra dapat mengambil keputusan yang berimbang. Pasalnya, salinan rekomendasi yang dikirim BK tidak cukup dijadikan alasan untuk menolak putusan BK.

“Mereka harusnya memanggil kita. Supaya kita bisa menjelaskan sejauh mana kebenaran putusan yang diambil oleh BK,” imbuhnya.

Meski demikian, Dahri menghormati keputusan yang diambil partai yang berlambang burung garuda tersebut. Sebab respons terhadap rekomendasi BK itu menjadi hak internal partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

“Kita juga tidak bolehkan mengesampingkan hak Sokhip untuk membawa masalahnya di Majelis Kehormatan partai. Keputusan PAW juga kan ada di tangan partai,” katanya.

Karena itu, BK hanya sebatas mengeluarkan rekomendasi atas kasus pemalsuan surat keterangan ijazah tersebut. Pihaknya tidak memiliki hak untuk memaksa partai politik melaksanakan rekomendasi itu.

Baca Juga:  Waspada Vaksin Palsu! 

“Saya kira kalau ada langkah-langkah lain di luar daripada keputusan DPRD, itu sudah di luar tanggung jawab BK,” tuturnya.

Sebelumnya, kuasa hukum anggota DPRD Kaltim Sokhip, Roy Yuniarso meminta semua pihak menghormati keputusan DPP Partai Gerindra. Penolakan PAW dari partai tersebut sebagai bukti bahwa Sokhip tidak bersalah.

Roy menyebut, surat penolakan yang didasarkan pada rekomendasi Majelis Kehormatan partai besutan Prabowo Subianto itu menjadi bukti bahwa tuduhan terhadap Sokhip tidak terbukti kebenarannya

Dia menegaskan, BK DPRD Kaltim tidak teliti dalam menjalankan tahapan sidang terhadap kasus Sokhip yang diawali dengan pelaporan Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formak) Indonesia itu.

“BK sangat tidak teliti. Karena proses persidangan itu, hukum acaranya kan jelas. Itu tidak dijalankan semua oleh BK. Klien kami  pun tidak diberikan kesempatan untuk menghadirkan saksi,” ucapnya.

Baca Juga:  Terkait Penetapan Tersangka Rita, Golkar Tunggu Kepastian

Akibatnya, tahapan sidang yang dilakukan BK tidak berimbang. Keterangan pelapor lebih banyak ketimbang saksi yang mestinya disodorkan Sokhip.

“Akhirnya kami juga kecewa. Tidak ada ketelitian dari BK. Ada hal-hal atau agenda persidangan itu yang tidak dijalankan. Contohnya, kami tidak bisa menghadirkan saksi. Kami hanya dipanggil untuk klarifikasi,” tuturnya. (*/um)

Tags: dprdMetro SamarindaPAWSokhip
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lahan Eks Tambang Diusulkan Jadi Pabrik CPO

Next Post

Relokasi Warga Bantaran SKM Jalan di Tempat

Related Posts

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
Bontang

Kursi DPRD Bontang dari PDIP Segera Terisi, Proses PAW Tunggu Restu DPP

27 April 2026, 09:18
Tri Ismawati dan Keterwakilan Perempuan dalam Politik
Bontang

Tri Ismawati dan Keterwakilan Perempuan dalam Politik

15 Februari 2024, 12:30
Komisi I DPRD Dukung Rencana Pembagian Batik Gratis untuk Pelajar
Bontang

Partai Berkarya Pastikan Raking Tidak Di-PAW dari DPRD Bontang

6 Agustus 2023, 20:00
Dipecat, Anggota DPRD Bontang Gugat PKS, Tuntut Ganti Rugi Rp 10 Miliar
Bontang

Proses PAW Ma’ruf Effendi Tunggu SK Gubernur

26 Juli 2023, 14:34
Masalah Banjir, Jangan Bergantung Pemprov 
Bontang

Kaharuddin Jafar Digadang Gantikan Posisi Makmur HAPK di DPRD Kaltim

18 Mei 2023, 16:31

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.