• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkait Rencana Penertiban PKL di Langlang, Hipmi Sebut Pemkot Blunder

by BontangPost
14 Juli 2017, 12:59
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Rencana Pemkot menertibkan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di halaman  Stadion Bessai Berinta (Langlang)  menuai kritik  dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bontang. Keputusan yang dilakukan Pemkot ini pun dianggap blunder. Sebab kata mereka, PKL merupakan pejuang ekonomi kreatif di tengah kondisi lesunya perekonomian di Bontang setahun terakhir, yang semestinya dibina dan diperhatikan.

Hal ini disampaikan Ketua Hipmi Bontang Muhammad Aswar saat menghubungi Bontang Post, melalui sambungan telepon Rabu (12/7) kemarin. Ia menuturkan, sedari awal polemik ini sebenarnya tidak akan heboh di media sosial, manakala Pemkot terlebih dahulu mengajak perwakilan pedagang untuk duduk bersama.

“Apakah Pemkot sudah konfirmasi ke pedagang dulu ? ini yang mestinya dicari solusinya jangan tiba-tiba keluar surat untuk meminta dilakukan pembongkaran. Ini kota kecil, hal-hal seperti ini dapat membuat gaduh,” katanya.

Baca Juga:  Perbaikan Tribun Stadion Lang-Lang Menggantung

Belum lagi dengan isi surat pemberitahuan tersebut yang meminta pembongkaran selambat-lambatnya Selasa (25/7) dua pekan mendatang, jika pedagang tak melakukan pembongkaran maka Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bakal melakukan penertiban. Ia pun sangat menyangkan maklumat dari isi surat yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Bambang Cipto Mulyono itu.

Defisit keuangan yang sedang melanda Bontang, lanjut  Aswar menuntut siapapun untuk menjadi kreatif, salah satunya dengan berjualan. Keberadaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) penting untuk menggairahkan sektor ekonomi kecil, sehingga harus dibina dan dilindungi.

“Pemerintah harus mempertimbangkan jumlah pedagang yang menggantungkan hidupnya di lapak tersebut , termasuk manfaat ekonomi secara umum kepada masyarakat dengan keberadaannya,” tuturnya.

Baca Juga:  Pedagang Lang-Lang Boleh Berjualan selama Ramadan, Jam Operasional Dibatasi

Menurutnya, keberadaan UKM di halaman stadion seharusnya ditangkap Pemkot sebagai sebuah peluang. Langlang sudah semestinya disulap menjadi salah satu ikon destinasi wisata kuliner di Bontang. Lantaran lokasi tersebut, dari pagi hingga petang hari,  kini tak hanya menjadi sarana warga untuk berolahraga, namun sebagai tempat kerabat dan sanak keluarga berkumpul sekedar menghabiskan waktu.

“Sebenarnya lapak di Langlang  tidak tertata karena Pemkot tidak melihat peluang ini, nah oleh sebab itu kami meminta Pemkot untuk menata dan mendesain kawasan tersebut sebagai kawasan umum yang nyaman dengan penataan lapak dan fasilitas lainnya yang representatif yang didukung dengan fasilitas Toilet, Wifi gratis, Mushollah, tempat bermain anak dan lain-lain,” terangnya.

Nantinya,  kawasan tersebut tak hanya menjual kuliner namun, bisa juga pelaku usaha industri lokal lain dapat memasarkan produknya. Sehingga pengunjung yang datang tak hanya warga lokal, namun juga warga luar yang datang dari luar daerah.

Baca Juga:  Pedagang Minta Lang-Lang Dibuka Kembali

Kemudian, alasan Pemkot ingin menertibkan lapak lantaran lokasi tersebut bakal dipusatkan sebagai area parkir peserta upacara peringatan detik-detik peringatan HUT RI ke-72. Ia menawarkan dua opsi yang sekiranya bisa dipilih ketimbang, mengorbankan PKL.

Pertama, peserta upacara sebaiknya menggunakan bus pemkot sehingga tidak memakan area parkir yang banyak. Kedua, Pemkot dapat menggelar upacara bersama dengan perusahaan semisal upacara peringatan HUT RI yang digelar rutin setiap tahun oleh PT Pupuk Kaltim di Stadion Mulawarman.

“ Dalam waktu dekat  kami akan melakukan auidiensi ke Pemkot dengan mengundang perwakilan PKL,” tukasnya. (*/nug)

Tags: lang langpenertibanPKL
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sanca 4 Meter Ditangkap Warga 

Next Post

​Inilah Calon Panwaslu se-Kaltim yang Lulus Tes Tertulis

Related Posts

Stadion Bessai Berinta Bakal Dilengkapi Fasilitas Panjat Tebing Rp1 Miliar
Bontang

Stadion Bessai Berinta Bakal Dilengkapi Fasilitas Panjat Tebing Rp1 Miliar

18 September 2025, 13:20
Usai Pemenuhan Fasilitas, Pedagang di Pujasera Lang-Lang Bakal Dikenakan Retribusi
Bontang

Pedagang Lang-Lang Boleh Berjualan selama Ramadan, Jam Operasional Dibatasi

28 Februari 2025, 17:00
Usai Pemenuhan Fasilitas, Pedagang di Pujasera Lang-Lang Bakal Dikenakan Retribusi
Bontang

Usai Pemenuhan Fasilitas, Pedagang di Pujasera Lang-Lang Bakal Dikenakan Retribusi

20 Februari 2025, 17:16
Perbaikan Tribun Stadion Lang-Lang Menggantung
Bontang

Perbaikan Tribun Stadion Lang-Lang Menggantung

15 Februari 2025, 17:08
Ada Peluang Stadion Lang-Lang Dibuka Malam Hari
Bontang

Ada Peluang Stadion Lang-Lang Dibuka Malam Hari

15 Februari 2025, 14:18
Pujasera Lang-Lang Kembali Beroperasi, Fasilitas Air Bersih Baru Terpasang Pekan Depan
Bontang

Pujasera Lang-Lang Kembali Beroperasi, Fasilitas Air Bersih Baru Terpasang Pekan Depan

15 Februari 2025, 09:58

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.