SANGATTA – PT Kalimantan Prima Persada (KPP) membantah acuh terhadap kerusakan pipa air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Kaliorang. Terjadinya permasalahan ini murni karena miskomunikasi.
Menurut Humas CSR PT KPP, Duwi Ihsan pihaknya cukup merespon semua permasalahan yang berhubungan dengan masyarakat. Sehingga mustahil KPP mengabaikan tanggungjawab tersebut.
“Pada saat kami telusuri masalah yang ada, ternyata pihak PDAM melakukan komunikasi hanya dengan bawahan. Sedangkan bawahan kami tidak menyampaikan dengan jelas permasalahan itu. Sehingga kami terkesan tidak melakukan perbaikan. Padahal jika kami tau, pasti langsung secepatnya diperbaiki.” ujar Ihsan.
Hanya saja saat ini semua permasalahan sudah ditangani dengan baik. Pihaknya langsung melakukan komunikasi dengan PDAM untuk menuntaskan hal itu.
“Jadi memang ada yang rusak. Terdapat dua titik. Hanya saja satu titik di tanah orang. Tetapi semua itu sudah ditangani. Perbaikan sudah dalam tahap proses. Kami juga libatkan langsung dari perwakilan PDAM. Jadi kemungkinan sebelum lebaran sudah rampung diperbaiki. Yang jelas secepatnya,” katanya.
Sebelumnya, Direktur Utama (Durut) PDAM, Aji Mirni Mawarni melaporkan permasalahan mandeknya air bersih di PDAM Kaliorang kepada Bupati. Diduga karena pipa PDAM dirusak oleh aktifitas perusahaan KPP. Mendengar kabar itu, Bupati Kutim Ismunandar cukup geram. Ia memerintahkan instansi terkait untuk menindak dan menutup sementara aktifitas perusahaan jika enggan bertanggungjawab. (dy)





