• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tersebab Sering Diberi Makan, Buaya Guntung Sering ke Permukiman

by Jelita Nur Khasanah
13 Agustus 2023, 11:59
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Tenggarong Suriawati Halim (Jelita/bontangpost.id)

Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Tenggarong Suriawati Halim (Jelita/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pasca kejadian penerkaman buaya terhadap perempuan di Guntung pada Rabu (9/8/2023) lalu, Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim mengunjungi Bontang.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Tenggarong Suriawati Halim mengatakan, penyerangan tergantung kondisi satwa dan lingkungan itu sendiri.

“Harus diketahui keadaan korban saat itu bagaimana. Bisa jadi karena korban sedang menstruasi atau dalam keadaan lain. Bisa jadi sedang membawa makanan. Penciuman satwa itu tajam sekali,” katanya kepada awak media, Minggu (13/8/2023).

Sementara faktor lainnya bisa berasal dari lingkungan sekitar. Menurutnya, warga sekitar yang sering memberi makan pun dapat membuat perubahan perilaku pada satwa.

“Kalau diberi makan jadinya kan datang terus. Dia (buaya) jadi malas berburu sendiri,” lanjutnya.

Baca Juga:  Soal Wacana Pengembalian Buaya Riska ke Guntung, Andi Faiz; Bikin Penangkaran Dulu

Dijelaskannya, kerusakan pada habitat dapat membuat buaya atau satwa lain berpindah ke tempat baru.

“Karena merasa bahwa habitatnya sudah enggak aman, mereka mulai datang ke permukiman,” jelasnya.

Lebih lanjut, perilaku satwa tidak bisa diprediksi. Insting pada satwa juga bisa muncul sewaktu-waktu sehingga kewaspadaan harus selalu ada.

“Namanya satwa liar, pasti punya sifat liar. Enggak ada yang tahu kapan sifat alamiah itu akan muncul,” tandasnya.

Terpisah, Takbir, warga di bantaran Sungai Guntung menyebut bahwa hanya dua buaya yang sering tampak di permukiman. Yakni, buaya Riska dan Ompong.

“Di muara banyak buaya, tapi cuma dua itu yang sampai masuk ke sini (permukiman warga). Mungkin karena mereka sering dikasih makan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Relokasi Buaya Guntung Masih Berlanjut

Takbir diketahui merupakan warga yang ikut bergelut dengan buaya yang menyerang Fitri Ramadhani. (*)

Tags: Buaya GuntungBuaya Riska
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Maling Toko di Berbas Pantai Ternyata Residivis, Mencuri dalam Kondisi Mabuk

Next Post

BKSDA Kaltim Bantah Beri Izin Ambo Beri Makan Buaya Riska

Related Posts

BKSDA Belum Terima Pengajuan Izin Pengelolaan Kandang Buaya Riska
Bontang

BKSDA Belum Terima Pengajuan Izin Pengelolaan Kandang Buaya Riska

19 Maret 2024, 14:21
Soal Kandang Buaya Riska di Tanjung Laut Indah, BKSDA Kaltim; Jangan Sampai Ada Konflik
Bontang

Sosialisasi Kandang Buaya Riska di Tanjung Laut Indah Tunggu Arahan BKSDA Kaltim

29 Januari 2024, 16:30
BKSDA Belum Pastikan Keamanan Kandang Buaya Riska, Amir Tosina; Tidak Usah Khawatir
Bontang

BKSDA Belum Pastikan Keamanan Kandang Buaya Riska, Amir Tosina; Tidak Usah Khawatir

29 Januari 2024, 11:09
Soal Kandang Buaya Riska di Tanjung Laut Indah, BKSDA Kaltim; Jangan Sampai Ada Konflik
Bontang

Soal Kandang Buaya Riska di Tanjung Laut Indah, BKSDA Kaltim; Jangan Sampai Ada Konflik

26 Januari 2024, 18:05
Dibangun dengan Kayu Ulin, Kandang Buaya Riska di Tanjung Laut Indah Diklaim Aman
Bontang

Perizinan Masih Proses, BKSDA Belum Bisa Pastikan Keamanan Kandang Buaya Riska

23 Januari 2024, 18:35
Dibangun dengan Kayu Ulin, Kandang Buaya Riska di Tanjung Laut Indah Diklaim Aman
Bontang

Dibangun dengan Kayu Ulin, Kandang Buaya Riska di Tanjung Laut Indah Diklaim Aman

20 Januari 2024, 15:19

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.