• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tidak Lagi Urus Covid-19, Bupati PPU Mengaku Kecewa dengan DPRD

by Redaksi Bontang Post
30 Juni 2021, 18:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud.

Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud enggan disebut menyerah dalam penanganan kasus Covid-19 PPU. Meski sehari sebelumnya, dia menegaskan mundur dari penanganan Covid-19.

“Saya tegaskan tidak menyerah, bagi saya keselamatan rakyat adalah yang utama. Saya hanya kecewa karena dianggap tak maksimal dalam upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten PPU,” kata dia.

Kekecewaan AGM dipicu pandangan fraksi-fraksi DPRD PPU yang dia nilai tak memberikan apresiasi terhadap kinerjanya selama ini. Khususnya dalam upaya penanganan Covid-19.

Padahal, selama ini dia sudah berusaha maksimal dalam upaya penanganan dan pengendalian Covid-19 PPU.

Salah satunya adalah pengadaan bilik sterilisasi alias chamber di sejumlah titik. Pengadaan bilik sterilisasi ini, kata AGM sudah sesuai dengan prosedur. Namun belakangan justru menjadi sorotan.

Baca Juga:  Bontang Keluar dari Zona Merah

Keberadaan bilik, menurut AGM sangat penting mengingat PPU jadi perlintasan antarprovinsi dan antarkabupaten. Sehingga resiko terpapar Covid-19 cukup tinggi.

“Bilik ini hasil kerjasama dengan kawan-kawan di HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) agar perekonomian saat awal pandemi bisa tergerak. Prosedurnya sudah sesuai, harganya juga lebih murah. Tapi belakangan disorot,” beber dia kecewa.

Bupati PPU yang juga ketua umum Asosiasi Pemerintah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) ini juga kecewa lantaran Kepres KLB yang diteken Presiden Jokowi dianggap tak mampu melindungi kepala daerah.

“Saya juga kerap berdiskusi dengan kepala daerah yang lain soal ini. Intinya saya ingin ada kejelasan hukum saja. Jangan sampe Kepres, Pergub dan Perbup soal Covid-19 ini ternyata tak berlaku,” kata dia.

Baca Juga:  Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO: Masih Lama

“Kalau ternyata kami masih bisa terjerat masalah hukum ya buat apa saya yang mengurusin lagi,” lanjutnya lagi.

Sebab, sebagai politikus, diakui AGM kebijakannya rawan menjadi bahan politisasi.

“Jangan sampai pada saat pemerintahnya berganti, nanti kami kepala daerah ini disoal semua karena kebijakan penangannan Covid-19,” keluh dia.

Apalagi, dalam beberapa tahun ke depan akan ada Pilkada, kondisi ini diakuinya sangat rawan jadi manuver politik.

“Intinya kami butuh kejelasan saja landasan hukum supaya kebijakan kita nanti tidak jadi celah,” pungkas dia. (hul/pro/one) 

Tags: Bupati PPUcovid 19Undur diri
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rudi Mas’ud Sebut Kedatangan KPK dan Wali Kota ke Kantor Golkar Kaltim Keliru

Next Post

Animo Vaksinasi Tinggi, Target Herd Immunity Optimis Tercapai Akhir Tahun

Related Posts

Bupati Penajam Paser Utara Diperiksa KPK Soal Tambang Batu Bara
Kriminal

Bupati Penajam Paser Utara Diperiksa KPK Soal Tambang Batu Bara

19 Juni 2025, 14:03
Deteksi Varian Covid-19 Baru, Diskes Bontang Kirim Lima Sampel ke Samarinda
Kaltim

Tak Perlu Cemas, Begini Penjelasan Diskes Kaltim Terkait Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSUD AW Sjahranie

9 Juni 2025, 17:59
Dua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUD AWS Samarinda
Kaltim

Dua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUD AWS Samarinda

9 Juni 2025, 15:03
Temuan Auditor BPKP dari Penyertaan Modal Dua Perusda di PPU, Kerugian Tembus Rp14,4 Miliar
Kaltim

Temuan Auditor BPKP dari Penyertaan Modal Dua Perusda di PPU, Kerugian Tembus Rp14,4 Miliar

22 Januari 2024, 09:00
Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu
Kaltim

Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi, Termasuk Kaltim

15 Desember 2023, 10:30
Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Minta Pemda Waspada
Nasional

Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Minta Pemda Waspada

14 Desember 2023, 16:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.