• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tiga Mahasiswi Fakultas Kehutanan Unmul Diduga Alami Pelecehan Seksual

by Redaksi Bontang Post
29 April 2022, 09:52
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ratusan mahasiswa Unmul berdemo di Rektorat.

Ratusan mahasiswa Unmul berdemo di Rektorat.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dugaan pelecehan seksual terjadi di kampus Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman (Fahutan Unmul). Setidaknya sudah ada tiga mahasiswi melaporkan mengalami tindakan tersebut. Rektor Universitas Mulawarman Masjaya diminta turun tangan menuntaskan kasus ini. Untuk itu, mahasiswa berdemonstrasi ke Rektorat Unmul, Kamis (28/4/2022) siang.

Di halaman Rektorat, ratusan mahasiswa hanya diterima oleh Dekan Fakultas Kehutanan Unmul Rudianto Amirta. Mahasiswa diminta untuk bersabar dan kembali ke Fakultas Kehutanan serta memberi waktu bagi Rektorat Unmul meminta klarifikasi kepada oknum yang diduga melakukan pelecehan seksual.

“Kalau kalian mau menunggu, di kampus kita. Ini kan (Rektorat Unmul) fasilitas umum. Mari bersihkan dengan cara yang tepat dan terukur. Yang penting tujuan tercapai kan,” jelas Rudianto kepada para mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) Fakultas Kehutanan Unmul Noval Banu menjelaskan demonstrasi diikuti oleh 4 angkatan aktif mahasiwa Fahutan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Dewan Sylva Fahutan Unmul bersama BMKM Hima Penjas dan Fisipol Unmul.

“Ada lima tuntutan kami kepada Rektor Unmul. Pertama, pemecatan dan tindak secara hukum terhadap pelaku (pelecehan seksual). Kedua, memberikan ruang dan fasilitas yang aman terhadap korban. Ketiga, percepat pengesahan Satgas PPKS Unmul yang selama ini hanya sebatas wacana. Keempat, percepat implementasi Permendikbud 30 Tahun 2021. Dan kelima, hapus Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme di Unmul,” jelas Noval.

Baca Juga:  Pelajar SD di Bontang Diperkosa Oknum Guru

Menurut Noval, kasus pelecehan seksual yang dialami korban sudah dilaporkan ke Dewan Sylfa Fahutan Unmul. Kemudian, diteruskan LEM Unmul turut melaporkan ke Fakultas Unmul.

“Dan pihak Fakultas Kehutanan Unmul merespons dengan mengumpulkan dekan beserta jajarannya untuk menindak cepat kasus ini. Kasus ini memang sudah ditindak cepat, tetapi terhambat di Rektorat Unmul seperti ada miskomunikasi antara rektorat dengan fakultas,” jelas Noval.

Informasi yang dihimpun media ini dari keterangan tertulis tuntutan mahasiswa, pelecehan seksual diduga terjadi pada tanggal 12 Juni 2021 dan 22 Februari 2022, oknum pengajar Fahutan Unmul memberi arahan untuk meminta dipijat selama 2 jam. Kemudian, pelecehan seksual kembali terjadi pada 7 April 2022 oknum pengajar mengelus pipi korban.

Baca Juga:  Korban Kekerasan Seksual Guru besar UGM Prof Dr Edy Meiyanto Mencapai 15 Orang

Dan oknum memerintahkan korban untuk membuka dan memasangkan kaos kaki oknum. Bahkan oknum meluruskan kaki ke atas paha korban pada 12 Juni 2022.

Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Kehutanan Unmul Bidang Akademik Harlinda Kuspradini menjelaskan saat ini ada 3 mahasiswa melapor dugaan pelecehan seksual.

“Tiga (korban pelecehan seksual) ada yang berani memberikan data, sisanya kami masih menunggu dan memberikan ruang bagi mereka yang belum berani. Maka, saya secara pribadi dan ibu-ibu di Fakultas Kehutanan siap menerima laporan lainnya,” jelasnya.

Dikatakan Harlinda, pihaknya juga saat ini berkonsultasi dengan Fakultas Hukum Unmul yang memiliki Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang siap mendampingi kasus ini.

Baca Juga:  Unmul Bakal Bangun Kampus Utama di Sekitar IKN

Laporan dugaan pelecehan seksual dari LEM Sylva bersama korban diterima Fakultas Kehutanan Unmul, dikatakan Harlinda, pada 18 April 2022. Kemudian, pihaknya melakukan pertemuan dengan mengambil keterangan korban lalu membuat berita acara.

“Kami juga melakukan evaluasi kepada bapak ini (terlapor dugaan pelecehan seksual) berada di rumpun ilmunya. Dengan mengundang dosen se-bidang. Kami memposisikan menggali informasi dari mahasiswa dan dosen-dosen. Korban sudah menyampaikan kronologis dan belum sepenuhnya, karena tidak sampai hati,” Harlinda. (myn)

Tags: kekerasan seksualpelecehan seksualunmul
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PKT Olah 650 Kilogram Limbah Plastik jadi Bahan Aspal Jalan

Next Post

Belasan Tahun Plasa Taman Tak Setor Retribusi, Pemkot Bontang Berpotensi Merugi Miliaran

Related Posts

Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Kriminal

Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

27 Oktober 2026, 17:03
Mahasiswa Unmul Diduga Lecehkan 10 Mahasiswi, Terduga Pelaku Diskorsing 1 Semester
Kriminal

Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

26 Oktober 2026, 14:16
Diduga Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis Akibat Relasi Kuasa, Tiga PPPK Kukar Melapor ke Polisi
Kaltim

Diduga Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis Akibat Relasi Kuasa, Tiga PPPK Kukar Melapor ke Polisi

22 Oktober 2026, 11:44
Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga
Kriminal

Lansia di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Anak, Polisi Sebut Pernah Terjerat Kasus

2 Oktober 2026, 07:04
Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga
Kriminal

Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga

30 September 2026, 22:47
Datang Minta Hotspot, Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Penjaga Kedai di Bontang
Kriminal

Datang Minta Hotspot, Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Penjaga Kedai di Bontang

20 Agustus 2026, 20:15

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.