• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tiga Remaja Jadi Bandar Ekstasi, 2.599 Butir LL Berhasil Diamankan 

by BontangPost
17 Januari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
TAK BERKUTIK: Ketiga tersangka beserta dengan barang bukti obat LL. Tampak pelaku hanya bisa menyesali perbuatannya setelah dibekuk Unit Opsnal Satreskoba Polres Kutim. (Polres Kutim for Radar Kutim)

TAK BERKUTIK: Ketiga tersangka beserta dengan barang bukti obat LL. Tampak pelaku hanya bisa menyesali perbuatannya setelah dibekuk Unit Opsnal Satreskoba Polres Kutim. (Polres Kutim for Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Tiga remaja, Minggu (15/1) sekira pukul 22.00 Wita diamankan unit Opsnal Satreskoba, Polres Kutai Timur. Mereka kedapatan mengedarkan ribuan obat keras jenis LL di wilayah Sangatta. Ketiganta diamankan polisi di sebuah rumah di Jalan Ardan, Km 1, RT 06, Desa Sangatta Selatan.

Mereka adalah JM (18) warga Jalan Ardan, KM 1 RT 06, Desa Sangsel, IS (18) warga Kota Bontang, dan VN (19) warga Jalan Pertamina, Km 5, Desa Sangsel. Dalam operasi itu, sebanyak 2.599 butir obat LL berhasil diamankan pihak kepolisian.

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima Unit Opsnal Satreskoba, Rabu (11/1) lalu, bahwa disekitar Jalan Ardan, Km 1, RT 6, Desa Sangsel sering terjadi transaksi gelap obat keras jenis LL. Berdasarkan Informasi tersebut Unit Opsnal Satreskoba melakukan penyelidikan.

Baca Juga:  Pria di Muara Badak Ditangkap Gegara Sabu

Hasilnya, Minggu (15/1) pukul 22.00 Wita, polisi berhasil melakukan penggerebekan di rumah tersangka JM. Ketika itu, JM tidak sendiri, tapi juga ditemani oleh dua tersangka lainnya yakni IS dan VN. Dari penggerakan itu, polisi mengamankan barang bukti 1.500 butir obat LL dari tanggan JM.

Barang tersebut disembunyikan JM dalam beberapa tempat, antara lain disimpan di dalam kantong plastik sebanyak 1.200 butir, di tempat minyak rambut sebanyak 144 butir, dan di plastik maiko warna biru sebanyak 156 butir.

Selain itu, polisi juga menyita uang tunai sebanyak Rp 240 ribu yang merupakan hasil penjualan LL dan satu handphone milik JM. Sementara dari tanggan tersangka IS, polisi menemukan sebanyak 296 butir obal LL dan mengamankan satu handphone, serta uang hasil penjualan LL sebesar Rp 103 ribu.

Baca Juga:  Modus Baru, Sabu Disimpan dalam Bohlam

Adapun dari tanggan tersangka VN, polisi berhasil menyita obat LL sebanyak 803 butir dan uang tunia Rp 12 ribu. Guna penyelidikan lebih lanjut, ketiga tersangka kemudian digelandang ke Mapolres Kutim untuk dimintai keterangan.

“Saat ini ketiga tersangka masih menjalani proses pemeriksaan intensif dari penyidik untuk mengungkap siapa bandar, atau penyuplai barang tersebut,” kata Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Reskoba Iptu Abdul Rauf, Senin (16/1) kemarin.

Sambung Kapolres, sesuai keterangan disampaikan ketiga tersangka kepada penyidik, diketahui mereka baru mengedarkan obat LL itu selama dua minggu terakhir. Dan barang tersebut diperolehnya dari salah seorang bandar di Kota Bontang.

“Katanya sih begitu, cuman mereka ngakunya ngak kenal siapa bandar yang memberikan barangnya. Mereka ini adalah para pemain baru di Sangatta. Setiap bungkusnya LL berisikan 4 butir dijual Rp 10 ribu, terus setiap kali menyetorkan Rp 200 ribu, mereka dapat keuntungan Rp 50 ribu,” jelasnya.

Baca Juga:  Kutim Masih Dihatui Pemadaman Listrik

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di mata hukum, ketiga pekerja serabutan tersebut bakal disanksi dengan pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana kurungan penjaran di atas 7 tahun. (drh)

Tags: kutimnarkoba
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Anggaran Dipangkas, RSUD Kudungga Tanggung Utang Rp 17 M 

Next Post

Hasil Rapat Pleno, Sepakat, Tak Ada Pilkades Ulang

Related Posts

Dua Perempuan Dibekuk di Tanjung Laut Indah, Sudah Sebulan Bisnis Sabu
Kriminal

Dua Perempuan Dibekuk di Tanjung Laut Indah, Sudah Sebulan Bisnis Sabu

26 Oktober 2026, 17:18
Polisi Gerebek Kontrakan di Berebas Tengah Bontang, Tiga Pria Positif Sabu
Bontang

Polisi Gerebek Kontrakan di Berebas Tengah Bontang, Tiga Pria Positif Sabu

22 Oktober 2026, 12:08
Kasus Narkoba Masih Tinggi, Hampir 1 Kilo Sabu Dimusnahkan Kejari Bontang
Bontang

Kasus Narkoba Masih Tinggi, Hampir 1 Kilo Sabu Dimusnahkan Kejari Bontang

20 Oktober 2026, 13:19
Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Tiga Kelurahan Bontang
Kriminal

Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Tiga Kelurahan Bontang

19 Oktober 2026, 20:52
Sabu Hampir 50 Gram Disembunyikan di Balik Seng, Dua Pria di Muara Badak Diciduk
Kriminal

Sabu Hampir 50 Gram Disembunyikan di Balik Seng, Dua Pria di Muara Badak Diciduk

14 Oktober 2026, 15:19
Dibuntuti dari Berau, Pemuda Ditangkap di Kutim Bawa 2 Kilogram Sabu
Kriminal

Dibuntuti dari Berau, Pemuda Ditangkap di Kutim Bawa 2 Kilogram Sabu

9 Oktober 2026, 17:44

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.