• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tinggalkan Bayi sebelum ‘Diinterogasi’

by BontangPost
17 April 2017, 17:48
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
KOSONG: Gubuk yang dulunya ditinggali DW dan Ayahnya kini kosong.
(HERDI JAFFAR/SANGATTA POST)

KOSONG: Gubuk yang dulunya ditinggali DW dan Ayahnya kini kosong. (HERDI JAFFAR/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Tinggal dengan Ayah, DW Selalu Tampak TertekanTak banyak warga RT 20 Dusun Sendawar, Sangatta Selatan yang mengenal sosok DW (15). Gadis yang meninggalkan bayinya di RS Kudungga itu sangat tertutup. Dia pun selalu tampak tertekan.

Minggu (16/4) kemarin, Sangatta Post mendatangi gubuk yang ditinggali DW beserta ayahnya, Muhammad Fadli. Gubuk itu memang berdiri di kawasan perkebunan, tepatnya berada di samping gedung SD Negeri 10 Sangatta Selatan,berdiri di belakang sarang burung walet dan di kelilingi tanaman singkong.

Gubuk itu kini kosong, saat coba mengintip ke dalam, tercium aroma makanan basi.  Nampak beberapa lembar pakaian dan selimut berhamburan. Jelas betul gubuk itu ditinggal dengan terburu-buru.

Saat mencoba mengetahui sosok DW yang melahirkan bayinya 10 Maret lalu itu, hampir tak ada warga yang mengenal. Bahkan, Ketua  RT 20 Dusun Sendawar Sudarmanto tak tahu sosok keluarga itu.

“Saya tidak tahu berapa lama tinggal di sana, karena tidak pernah laporan. Saya baru tahu setelah ada kejadian ini,” kata Sudarmanto, kemarin.

Baca Juga:  Tiga Tiang Listrik Rebah ke Jalan

Dia sendiri mengaku tak jarang melihat DW melintas di depan rumahnya. Hanya saja perempuan itu tak pernah menyapa warga lainnya.

“Kalau lewat tidak pernah tegur sapa. Saya kira hanya warga yang berkebun,” tuturnya.

Alasan lain yang menyebabkan Ketua RT tidak mengetahui sosok keluarga itu, karena daerah yang ditinggal oleh DW dulunya masuk ke wilayah RT 06.

“Baru bulan ini masuk ke wilayah RT 20,” ujarnya.

Disinggung apakah ada warga yang mengetahui jika DW hamil,  Sudarmanto mengatakan tak ada. Pasalnya, DW selalu menutup perutnya menggunakan jaket.

Setelah berkeliling di daerah tersebut, akhirnya Sangatta Post bertemu dengan salah seorang warga yang cukup kenal dengan orang tua DW, yakni Sulkhani Abidin. Warga RT 03 ini mengaku kenal dengan Fadli saat bertemu di sebuah warung di Palaran, Samarinda beberapa tahun silam. Nah, pada 3 Juni 2016 lalu, MF dan DW datang ke kota Sangatta dan meminta bantuan Sulhan.

Baca Juga:  Tarik Fasilitas Pejabat Malas

“Dia mengaku dari Jawa, lalu singgah ke Banjarmasin, tempat kakaknya, lalu datang ke Sangatta. Dia datang ke sini saya juga tidak pernah undahg,” terang Sulkhani.

Beberapa waktu belakangan ini, dia sempat mendengar kabar tak sedap dari beberapa warga. Pasalnya, DW yang kini beranjak remaja tinggal satu atap hanya berdua dengan ayahnya. Apalagi, beberapa warga melihat kondisi fisik DW yang berubah.

“Kalau dari ibu-ibu itu biasanya bisa melihat, walaupun tidak melihat perut,” ujarnya.

Karena  mendengar kabar itu, Sulkhani lalu memanggil Fadli pada 27 Maret lalu. Saat itu dia meminta agar Fadli menitipkan anaknya ke pesantren atau di sekolahkan.

“Saya bilang jangan ngumpul. Itu menyebabkan orang berpikiran macam-macam. Kalau tidak mau, silakan angkat kaki dari sini. Saya bilang begitu,” tegasnya.

Saat itu Fadli beralasan anaknya yang tidak mau berpisah dengannya. Karena itu, dia meminta agar Fadli mempertemukannya dengan DW.

Baca Juga:  Kadisdukcapil Minta Warga Lebih Berperan Aktif 

“Saya bilang saya mau nasehati anaknya, saya suruh datang. Eh ternyata kabur,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dia dapat, Fadli mengaku kepada pihak rumah sakit bayi yang dikandung DW hasil hubungan dengan pacarnya di Banjarmasin. Namun, penuturan pria yang bekerja serabutan itu patut diragukan. Pasalnya, DW diketahui tidak pernah ke luar kota sejak berada di Sangatta.

“Tidak pernah ke luar kota,” tegasnya.

Menurut  penuturan Sulkhani, DW berkepribadian tertutup. Jika ditanya, hanya menjawab seperlunya. DW juga tidak pernah bergaul dengan orang lain.

“Anak itu SD saja tidak lulus. Kalau dilihat selalu merenung dan tertekan,” tuturnya.

Seperti diketahui, DW meninggalkan bayi yang dilahirkannya di RS Kudungga. Saat ini bayi yang diberi nama Feri Nanda Salsabila itu masih dirawat di rumah sakit. Rencananya, bayi malang itu akan dirawat oleh Dinas Sosial Provinsi Kaltim. (hd)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bayiSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dokter Berminat Adopsi

Next Post

Jangan Angsul Konsumen dengan Permen

Related Posts

Diberi Makan Biskuit, Bayi 3 Bulan Ini Muntah Darah
Bontang

Diberi Makan Biskuit, Bayi 3 Bulan Ini Muntah Darah

12 Desember 2019, 06:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.