• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

Tinggalkan “Data Kira-kira”, Bontang Masuki Era Satu Data Indonesia 2025

by Redaksi Bontang Post
26 November 2025, 22:51
in Pemkot Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris meresmikan program forum satu data untuk mengatasi permasalahan terkait masyarakat secara tepat.(Prokompim Bontang)

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris meresmikan program forum satu data untuk mengatasi permasalahan terkait masyarakat secara tepat.(Prokompim Bontang)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemkot Bontang resmi mengakhiri praktik kebijakan berbasis asumsi. Era membangun kota dengan “data kira-kira” dinyatakan berakhir. Komitmen ini ditegaskan saat Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) meluncurkan Forum Satu Data Indonesia (SDI) Kota Bontang Tahun 2025 di Auditorium 3D Kantor Wali Kota, Selasa (25/11).

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, tampil tegas dalam peresmian tersebut. Ia menyatakan bahwa mulai tahun ini setiap kebijakan, program, hingga keputusan di lingkungan Pemkot Bontang wajib berbasis data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Tidak boleh lagi ada cerita data kira-kira. Tidak boleh lagi ada perbedaan angka antarinstansi. Satu Data Indonesia ini adalah fondasi agar kebijakan kita tepat sasaran dan tidak lagi meraba-raba,” tegasnya di hadapan para camat, lurah, dan kepala OPD.

Baca Juga:  Empat Ruas Jalan Ditutup, Masuk Bontang Wajib Lewat Pemeriksaan

Menurut Agus Haris, ketidakakuratan data selama ini menjadi penyebab berbagai program pemerintah tidak berjalan optimal. Data, katanya, adalah jantung perencanaan pembangunan. Tanpa data yang solid, kebijakan hanya menjadi dokumen tanpa dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menyoroti sejumlah data strategis yang belum tergarap dengan baik, seperti pengangguran, kemiskinan, hingga stunting. Contohnya, data pencari kerja yang kerap tidak mencantumkan kondisi sosial keluarga secara lengkap.

“Data pencari kerja itu harus jelas: dari keluarga mana, ekonominya bagaimana, tanggungannya berapa. Kalau datanya rinci, intervensi pemerintah bisa tepat, tidak asal bagi bantuan,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Bontang menyusun strategi berbasis data untuk menekan angka pengangguran pada 2026. Setiap pencari kerja diwajibkan memiliki kartu kuning dengan data lengkap, sementara perusahaan wajib melaporkan kebutuhan tenaga kerja secara berkala. Dengan sistem ini, alur informasi tenaga kerja diharapkan lebih terhubung antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Siapkan Strategi Baru, Pencegahan Stunting Dimulai dari Remaja Putri

Bidang kesehatan juga menjadi fokus. Saat ini angka stunting di Bontang berada di kisaran 15,7 persen. Pemerintah menargetkan penurunan hingga 14 persen dalam waktu dekat—target yang menurutnya mustahil dicapai tanpa data mutakhir hingga tingkat RT.

“Kalau data balita dan kondisi keluarga tidak valid, jangan berharap stunting bisa turun signifikan,” tegasnya.

Peluncuran Forum SDI 2025 juga ditandai dengan diperkenalkannya Portal Satu Data Kota Bontang yang dapat diakses publik, lengkap dengan tren data lima tahunan. Portal ini menjadi pusat integrasi data lintas OPD.

Kepala Bapperida Bontang, Syahruddin, menyebut bahwa data adalah fondasi kota modern. Melalui penandatanganan daftar data daerah 2025–2026 oleh seluruh pemangku kepentingan, Bontang resmi meninggalkan era tumpang tindih data.

Baca Juga:  MEMBANGGAKAN!!! Bontang Juara II IMP Kaltim 

“Kita ingin kebijakan Pemkot Bontang benar-benar presisi, profesional, dan transparan. Satu Data ini jantung perencanaan kita ke depan,” ucapnya.

Peluncuran Forum SDI menandai babak baru tata kelola pemerintahan di Kota Bontang, dari sebelumnya berjalan dalam gelap, kini beralih pada kebijakan yang berpijak pada data terang, akurat, dan terintegrasi. (ak)

Tags: diskominfo bontangpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Bontang dan Tanoto Foundation Perkuat Sinergi Pendidikan Lewat Talk Show Kolaboratif

Next Post

Hari Guru Nasional 2025 di Bontang, Agus Haris Tekankan Refleksi dan Transformasi

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.