• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

Pemkot Bontang dan Tanoto Foundation Perkuat Sinergi Pendidikan Lewat Talk Show Kolaboratif

by Dwi Kurniawan Nugroho
26 November 2025, 22:38
in Pemkot Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Foto bersama Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, Kepala BGTK Kaltim Wiwik Setiawati, serta pejabat dan para guru yang menghadiri talk show. (Dwi Kurniawan Nugroho/ Bontang Post)

Foto bersama Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, Kepala BGTK Kaltim Wiwik Setiawati, serta pejabat dan para guru yang menghadiri talk show. (Dwi Kurniawan Nugroho/ Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang bersama Tanoto Foundation menggelar talk show bertajuk “Kolaborasi Daerah untuk Pendidikan Berkualitas” di Ruang Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Rabu (26/11/2025).

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, dan Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kaltim Wiwik Setiawati, hadir sebagai narasumber utama dalam diskusi tersebut.

Talk show membahas arah kebijakan pendidikan daerah, peran pemerintah sebagai fasilitator dan regulator, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan literasi dan numerasi.

Dalam kesempatan itu, Tanoto Foundation memaparkan lima proyek inovatif dari Fasilitator Daerah (Fasda) terbaik. Di antaranya GLINUS dari Kutai Kartanegara, SIBINAR dan CERDIK dari Balikpapan, Litera5 yang telah mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran menulis, serta program KPFP dari Bontang yang meningkatkan kompetensi guru hingga 98 persen melalui pelatihan penyusunan LKPD berbasis AKM.

Baca Juga:  Cegah Hoaks, Kadiskes Bontang Jadi Jubir Penanganan Korona

Sebagai bentuk apresiasi, Wakil Wali Kota bersama Kepala BGTK Kaltim menyerahkan sertifikat kepada ketua program KPFP, CERDIK, dan Litera5. Penghargaan ini menjadi wujud dukungan pemerintah terhadap gerakan inovasi di sekolah.

Perwakilan Tanoto Foundation sekaligus moderator Roselina Ping Juan, menegaskan bahwa perubahan pendidikan tidak hanya bertumpu pada kebijakan, tetapi pada aksi nyata para guru dan Fasda di lapangan.

“Guru dan Fasda adalah penggerak inovasi. Mereka yang setiap hari menghadapi tantangan literasi dan numerasi di ruang kelas,” ujarnya.

Tanoto Foundation turut memaparkan Program Operation & Innovation Grant yang sejak 2023 mendorong lahirnya inovasi berbasis kebutuhan riil sekolah, mulai dari baca-tulis, numerasi dasar, hingga budaya belajar aktif.

Baca Juga:  Status PKB dan PLKB, Resmi Diambil Alih Pemerintah Pusat

Pada forum yang sama, Wakil Wali Kota Agus Haris menyinggung rencana penguatan kebijakan pendidikan daerah, termasuk regulasi jam belajar malam dan kolaborasi dengan Satpol PP dalam pengawasan aktivitas anak.

“Pemerintah hadir bukan hanya sebagai pembuat kebijakan, tetapi sebagai mitra yang memastikan setiap anak di Bontang memperoleh pendidikan terbaik,” tegasnya.

Ia menambahkan komitmen Pemkot Bontang dalam peningkatan literasi dan numerasi, pemberian insentif guru swasta dan honorer, percepatan sertifikasi, hingga pengembangan sekolah rintisan.

“Porsi anggaran pendidikan dalam APBD kami pastikan tidak pernah kurang dari 20 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BGTK Kaltim Wiwik Setiawati, menekankan pentingnya percepatan sertifikasi melalui transformasi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ia menyampaikan bahwa sebelumnya banyak guru terbentur biaya dan akses, namun kini PPG dilakukan secara daring dan lebih masif.

Baca Juga:  Petugas Kebersihan di Pemkot Bontang Akhirnya Terima Gaji

“Pada 2024, sekitar 600 ribu guru se-Indonesia bisa langsung mengikuti PPG. Di Kaltim masih ada sekitar 7.000 guru yang belum tersertifikasi, dan tahun ini kami berupaya menuntaskannya,” jelasnya.

Wiwik juga mengimbau guru yang belum S1 tetapi memenuhi syarat tetap memeriksa akun SIMPKB untuk memastikan kelayakan mengikuti PPG.

Acara turut dihadiri Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Retno Febriaryanti, Ketua PGRI Bontang Safaruddin, Fasda, agen perubahan pendidikan, serta perwakilan guru dari berbagai sekolah. (*)

Tags: diskominfo bontangpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Anggaran Seret, Pemkot Bontang Terpaksa Pangkas Anggaran Revitalisasi Danau Kanaan

Next Post

Tinggalkan “Data Kira-kira”, Bontang Masuki Era Satu Data Indonesia 2025

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.