• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Tingkat Polusi Udara di Tiongkok Menurun Saat Virus Korona Mewabah

by M Zulfikar Akbar
6 Maret 2020, 12:00
in Internasional
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi: Perbandingan tingkat polusi udara Tiongkok sebelum wabah virus Korona merebak (kiri) dan sesudah wabah merebak (kanan). Udara di Tiongkok jadi lebih bersih karena minim aktivitas masyarakat. (NASA via Ubergizmo)

Ilustrasi: Perbandingan tingkat polusi udara Tiongkok sebelum wabah virus Korona merebak (kiri) dan sesudah wabah merebak (kanan). Udara di Tiongkok jadi lebih bersih karena minim aktivitas masyarakat. (NASA via Ubergizmo)

Share on FacebookShare on Twitter

Virus Korona jenis baru atau Covid-19 masih mewabah meskipun upaya terbaik untuk pencegahan sudah dilakukan. Akibatnya, banyak tempat dikunci dan orang-orang dipaksa berdiam diri di rumah untuk mengurangi risiko terpapar virus tersebut di Tiongkok.

Banyak foto-foto dari Tiongkok beredar dan menggambarkan sebagai Kota Wuhan, yang merupakan pusat penyebaran virus menjadi seperti kota hantu karena banyak bisnis tutup dan penduduk dirumahkan.

Virus Korona merupakan hal buruk bagi manusia. Jumlah korban meninggal akibat virus ini bertambah secara global. Terbanyak tentu di Tiongkok. Hanya saja, efek atau konsekuensi dari karantina sejumlah kota di Tiongkok, mengubah kualitas udara di sana.

Menurut satelit NASA, sebagaimana dikutip JawaPos.com dari Ubergizmo, Kamis (5/3/2020), tampaknya polusi udara di Tiongkok telah menurun secara drastis selama wabah virus korona merebak. Seperti yang dapat dilihat pada gambar, peta di sebelah kiri menunjukkan tingkat polusi udara sebelum virus, dan peta di sebelah kanan menunjukkan tingkat polusi udara setelah wabah virus Korona terjadi.

Baca Juga:  Dituding Terima Suap dari Tiongkok soal Uighur, Ini Bantahan Muhammadiyah

Menurut Fei Liu, seorang peneliti kualitas udara di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA, ini adalah pertama kalinya dia melihat penurunan dramatis di area seluas itu untuk acara tertentu. Meski demikian, pihaknya menyebut kalau penurunan polusi udara ini hanya bersifat sementara. Setelah obat atau vaksin ditemukan, kota atau wilayah di Tiongkok akan kembali ke aktivitas seperti biasa.

Menurut ilmuwan kualitas udara NASA Barry Lefer, penurunan polusi udara biasanya terjadi selama Tahun Baru Imlek saat bisnis tutup lantaran diliburkan sehingga aktivitas masyarakat berkurang. (jpc)

Source: Jawa Pos
Tags: coronavirustiongkokvirus korona
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cegah Virus Korona, Pakai Sabun atau Hand Sanitizer?

Next Post

Hasil Observasi Negatif, 6 Pasien di Balikpapan Dibolehkan Pulang

Related Posts

Tiongkok Tawarkan Proyek Infrastruktur di Ibu Kota Baru
Nasional

Tiongkok Tawarkan Proyek Infrastruktur di Ibu Kota Baru

20 Mei 2020, 16:30
Menlu: ABK WNI di Kapal Tiongkok Belum Terima Gaji, Kerja 18 Jam
Internasional

Menlu: ABK WNI di Kapal Tiongkok Belum Terima Gaji, Kerja 18 Jam

11 Mei 2020, 11:30
ABK WNI Diduga Diperbudak di Kapal Ikan Tiongkok
Internasional

ABK WNI Diduga Diperbudak di Kapal Ikan Tiongkok

7 Mei 2020, 10:30
Dinkes Bontang Bantah Dua Rumah Sakit Tutup, Masa Isolasi Diperpanjang
Bontang

Hasil Rapid Test, 55 Pegawai RSIB Negatif Corona

26 April 2020, 19:36
RSUD Tetap Layani Pasien Gawat Darurat, Buka IGD Sementara
Bontang

Breaking News!!! Satu Pasien Lagi Positif Covid-19

25 April 2020, 17:57
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

Ini Kronologi Meninggalnya PDP Usia 8 Tahun di Bontang

24 April 2020, 20:25

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.