• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tolak Pinangan Klub Besar, Fakhri Husaini Teringat Petuah Ronny Patti

by BontangPost
29 Januari 2017, 13:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
DEMI NEGARA: Fakhri Husaini saat menyampaikan sambutan di ajang Prakualifikasi Aqua DNC 2017 Bontang, beberapa waktu lalu.(Fahmi Fajri/Bontang Post)

DEMI NEGARA: Fakhri Husaini saat menyampaikan sambutan di ajang Prakualifikasi Aqua DNC 2017 Bontang, beberapa waktu lalu.(Fahmi Fajri/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Di Balik Kembalinya Fakhri Husaini ke Timnas

Keputusan Fakhri Husaini menerima penunjukkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk jadi pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-16 menimbulkan penasaran. Pasalnya, pada akhir April 2016, mantan kapten timnas itu memutuskan meninggalkan dunia sepak bola. Fakhri ingin fokus pada keluarga serta pekerjaannya di PT Pupuk Kaltim, Bontang.

Fakhri mengambil keputusan itu juga didasari karena kekecewaannya kepada sepak bola Indonesia yang kala itu karut-marut. Akibat situasi yang memanas antara Menpora RI dan PSSI, sanksi FIFA pun jatuh pada akhir Mei 2015.

Imbasnya, timnas U-16 dan U-19 yang sudah dilatih Fakhri untuk Piala AFF U-16 dan U-19 2015, dibubarkan, karena timnas dilarang beraktivitas di kancah sepak bola internasional.

Baca Juga:  Berusaha Kabur Tersangka Dihadiahi Timah Panas

Pengorbanan, baik materi dan nonmateri yang diberikan Fakhri selama mempersiapkan dan membangun tim selama beberapa waktu lamanya bak hilang begitu saja. Tidak heran Fakhri sangat kecewa.

Namun, kini Fakhri melunak. Dia bersedia kembali aktif di sepak bola Indonesia dengan menerima penunjukkan dirinya sebagai pelatih kepala timnas U-16. Bahkan demi Merah-Putih, pelatih 51 tahun itu menolak tawaran lima klub kasta teratas dan satu klub kasta kedua, yang menginginkan servisnya untuk melatih di kompetisi musim 2017.

Kepada awak media, Fakhri mengungkapkan apa yang membuatnya berubah pikiran. “Saya teringat kata-kata almarhum Ronny Pattinasarani kepada saya. Beliau bilang ke saya bila sepak bola itu seperti candu. Saya tidak akan pernah bisa meninggalkan sepak bola. Hal itu saya rasakan sendiri, setelah hampir setahun tidak aktif di sepak bola, saya tidak bisa tidak kembali ke sepak bola,” ungkap Fakhri, belum lama ini.

Baca Juga:  Hari Ini, Technical Meeting Sepak Bola Gala Desa 

Selain itu kondisi sepak bola di Tanah Air yang makin kondusif ikut memperkuat niat Fakhri kembali ke pentas sepak bola negeri ini.

“Saya memiliki keyakinan di bawah kepengurusan baru PSSI, sepak bola kita membaik. Saya melihat komunikasi PSSI dengan pemerintah, sekarang ini membaik,” ujar pelatih kelahiran Lhokseumawe, Aceh itu.

Meski sudah menerima tawaran jadi pelatih timnas U-16 lagi, Fakhri mengaku masih memiliki ganjalan. Apalagi bila bukan terkait urusan pekerjaannya di Pupuk Kaltim.

Fakhri mengungkapkan, sebelum meneken kontrak dengan PSSI, induk federasi sepak bola di Indonesia itu diharapkan bisa ikut membantu mencarikan jalan keluar bagi persoalan yang dihadapinya.

Sebagai karyawan, Fakhri menyebut tidak bisa meninggalkan tugas dan kewajibannya di Pupuk Kaltim, meski beberapa opsi dimilikinya.

Baca Juga:  Demi Sukseskan Program TMMD, Prajurit TNI Menginap di Rumah Warga

“Saya bisa mengajukan cuti di luar tanggungan atau bahkan pensiun dini. Tapi, saya harap PSSI bisa menjembatani saya dengan perusahaan di mana saya bekerja,” kata Fakhri, yang masa jabatannya di Pupuk Kaltim menyisakan 4,5 tahun lagi sebelum memasuki masa pensiun.

Fakhri menambahkan ia juga berkonsultasi dengan keluarga untuk mengambil keputusan terbaik.

“Dulu ketika saya memutuskan mundur dari sepak bola, salah satu pertimbangannya karena ingin lebih fokus dengan keluarga. Sekarang ketika ingin kembali ke sepak bola untuk kepentingan negara, saya tentu melibatkan mereka dalam mengambil keputusan,” kata bapak dari dua putra dan satu putri itu. (*/gun)

Tags: bontangsepakbola
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

SSA Kutim Pasang Target Lolos Semi Final

Next Post

Libatkan Partisipasi Perusahaan,BLH Lakukan Langkah Penanganan Lingkungan

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 Usai Kandaskan Vietnam 3-2
Olahraga

Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 Usai Kandaskan Vietnam 3-2

19 September 2022, 08:35
Biar Bisa Bersaing di Piala Dunia, STY Tuntut Perbaikan di Timnas U-19
Olahraga

Biar Bisa Bersaing di Piala Dunia, STY Tuntut Perbaikan di Timnas U-19

3 Maret 2022, 10:00
Delapan Pemain Timnas Indonesia Positif Covid-19
Olahraga

Delapan Pemain Timnas Indonesia Positif Covid-19

31 Januari 2022, 19:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.