• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Udara Bontang Makin Tidak Sehat, Neni Minta Pelajar SMA Juga Belajar dari Rumah

by Dwi Kurniawan Nugroho
17 September 2026, 09:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kondisi udara di Kota Bontang yang memburuk membuat Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta pembelajaran siswa SMA, SMK, dan SLB sementara dilakukan secara daring.

Permintaan itu disampaikan Neni kepada Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (17/9/2026) pagi. Meski kewenangan pengelolaan SMA, SMK, dan SLB berada di tangan pemerintah provinsi, Neni menilai kondisi udara perlu menjadi pertimbangan karena peserta didiknya merupakan warga Bontang.

“Sudah minta izin sama Sekertaris Provinsi untuk meliburkan anak SMA, SMK, dan SLB,” kata Neni.

Usulan tersebut muncul setelah angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Bontang mengalami kenaikan cukup tinggi. Berdasarkan pemantauan Stasiun Kota Bontang Tanjung Laut pada pukul 06.00 Wita, ISPU berada di angka 115 dengan parameter utama PM2.5.

Baca Juga:  Lokasi Ibu Kota Baru Tak Sepenuhnya Bebas dari Asap Karhutla

Dalam klasifikasi ISPU, angka tersebut telah masuk kategori tidak sehat. Sehari sebelumnya, angka ISPU yang disampaikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang masih berada di angka 68 atau kategori sedang.

Neni mengatakan kondisi di lapangan juga menunjukkan perubahan. Ia menerima laporan dari jajaran Pemerintah Kota Bontang mengenai asap yang semakin tebal akibat kondisi sumber asap dan perubahan arah angin.

“Kadinkes, Kadisdik di lapangan, asap semakin tebal karena pengaruh sumber dan arah angin,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, Neni meminta pembelajaran untuk pelajar SMA, SMK, dan SLB dialihkan ke sistem online sampai kualitas udara dinilai lebih aman.

“Barusan info ke Sekprov kondisi udara di Bontang,” ujarnya.

Baca Juga:  Antisipasi Karhutla, Dirikan Posko Kesiapsiagaan di Bontang Lestari

Sebelumnya, Pemkot Bontang telah lebih dahulu menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi jenjang PAUD hingga SMP mulai Kamis (17/9/2026). Kebijakan tersebut berlaku sementara sampai Sabtu (19/9/2026) dan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara.

Sementara itu, untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB, keputusan akhir tetap berada pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur karena kewenangan pengelolaannya berada di tingkat provinsi.

Tags: kabut asapKarhutlapjj
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Mulai Hari Ini, Siswa PAUD hingga SMP di Bontang Belajar dari Rumah

Next Post

Geruduk PLN Bontang, Massa Lempar Telur Busuk dan Tuntut Kompensasi

Related Posts

Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap
Bontang

Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

30 Oktober 2026, 08:43
Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan
Bontang

Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan

28 Oktober 2026, 15:08
Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya
Nasional

Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya

28 Oktober 2026, 14:52
Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu
Kaltim

Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu

24 Oktober 2026, 10:10
Titik Panas di Berau Sudah Tembus 700, Terbanyak di Kaltim
Nasional

Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam: Indonesia Masih Sanggup

20 Oktober 2026, 08:39

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.