• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Untuk Kurangi Peningkatan Produksi Sampah, DLH Imbau Masyarakat Terapkan Pola 4R 

by BontangPost
23 April 2017, 12:29
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ence Akhmad Rafiddin Rizal (Ist)

Ence Akhmad Rafiddin Rizal (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Tingginya produksi sampah rumah tangga yang dibuang ke Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Batota di Jalan Poros Sangatta Bengalon menjadi perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Pasalnya, dari laporan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan, jumlah sampah yang dibuang setiap harinya kini mencapai 450 meter kubik. Sehingga, jika sampah tidak dikelola dengan benar dan tepat, pastinya akan menjadi permasalahan lingkungan di kemudian hari.

“Makanya kami (DLH, Red.) mewakili pemerintah mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengelolaan sampah, yang ramah lingkungan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kutim, Ence Akhmad Rafiddin Rizal.

Menurut dia, seharusnya masyarakat harus sadar bahwa kemampuan mengolah sampah tidak pernah seimbang dengan jumlah sampah yang dihasilkan setiap harinya. Penyebabnya, jumlah produksi sampah seiring dengan jumlah pertumbuhan penduduk. Sementara jumlah sampah yang mampu dikelola setiap harinya maksimal hanya 7 persen hingga 10 persen dari jumlah produksi sampah yang dihasikan masyarakat setiap harinya.

Baca Juga:  Sekwan Minta TK2D Bekerja dengan Baik 

“Jika masyarakat hanya terbiasa membuang sampah tanpa melakukan pengelolaan maka tentunya akan ada permasalahan di kemudian hari. Jadi sudah saatnya melakukan 4R atau Reduce, Reuse, Recycle dan Repair,” ujarnya.

Upaya 4R itu, lanjut Rizal bisa dilakukan dengan cara, mengurangi penggunaan bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan, seperti mengurangi penggunaan kertas dan tissue. Kemudian menerapkan pemakaian kembali barang-barang yang masih bisa digunakan dan tidak langsung membuangnya. Selanjutnya menerapkan pola daur ulang barang-barang yang masih bisa termanfaatkan. Seperti limbah plastik atau botol yang bisa dijadikan pot bunga serta kantung kresek yang dipakai berulang-ulang.

Selain itu, bisa juga melakukan usaha perbaikan lingkungan. Seperti memperbaiki barang-barang yang rusak agar bisa digunakan kembali, melakukan upaya reboisasi atau memperbaiki lahan-lahan kritis sebagai daerah resapan air, dan memanfaatkan sampah-sampah organik sebagai pupuk,” papar Rizal.

Baca Juga:  Makin Pedas, Harga Lombok  Rp 150 Ribu per Kilo

Dia menambahkan, masalah sampah merupakan tanggung jawab bersama. Sehingga, selain pemerintah yang aktif mendorong prilaku cinta lingkungan, masyaraka juga harus ikut berpartisipasi.

‘Tanpa ada peran serta masyarakat, mustahil permasalahan sampah di Kutim bisa teratasi,” tutupnya. (aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kebersihanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kejar Adiwiyata, SD DDI Tanam Pohon 

Next Post

WASPADA!!! Gepeng dan Anjal ‘Serbu’ Sangatta 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.