• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Makin Pedas, Harga Lombok  Rp 150 Ribu per Kilo

by BontangPost
27 Februari 2017, 18:22
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
MAKIN MAHAL: Harga lombok di Pasar Pasar Induk Sangatta (PIS) tembus Rp 150 per kilogram. Kondisi ini membuat jumlah konsumsi lombok menurun.(DEDHY SANGATTA POST)

MAKIN MAHAL: Harga lombok di Pasar Pasar Induk Sangatta (PIS) tembus Rp 150 per kilogram. Kondisi ini membuat jumlah konsumsi lombok menurun.(DEDHY SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – harga Lombok tiung pada tahun 2017 bikin tobat konsumen. Bukan rasanya, akan tetapi harganya. Dari pantauan Sangatta Post di lapangan, di Pasar Sangatta Selatan, harga lombok berkisar Rp130 hingga Rp150 ribu per kilogram.

Dikatakan, Mariam, salah seorang pedagang eceran, kenaikan lombok sudah berlangsung sejak lama. Yakni, dimulai awal pergantian tahun. Walaupun harga sempat fluktuatif.

“Sudah lama sekali naiknya. Pernah juga turun, tetapi gak pernah normal. Awal naik Rp150 ribu, dan turun menjadi Rp 80 ribu hingga Rp90 ribu. Sekarang, naik lagi menjadi Rp130 hingga Rp150 ribu per kilo,” ujar Maryam yang mengaku sudah lama berdagang lombok dan sayuran.

Baca Juga:  Bilas Pipa Sebulan Sekali, Keluarkan Kerak dan Endapan

Akibat tingginya harga, terpaksa dirinya hanya menjual lombok ala kadarnya. Yang sebelumnya bisa mencapai lima hingga sepuluh kilo, kini hanya satu hingga dua kilo. Karena dirinya khawatir, barang dagangannya tidak laku.

“Ini saja sudah banyak yang busuk. Karena, sangat jarang sekali orang yang beli. Sebelum naik, orang biasanya rutin beli lima ribu hingga satu kilo. Sekarang, kalau lima ribu sudah enggak bisa lagi. Paling sedikit sepuluh ribu,” katanya.

Dirinya mengaku tidak mengetahui pasti apa penyebab kenaikan harga lombok. Besar kemungkinan, karena kurangnya pasokan lantaran lahan petani dihantam banjir.  “Yang saya tau, katanya karena musim penghujan. Kalau karena yang lain, enggak tau lagi. Tetapi kalau lombok hutan (lombok rawit), banyak saja. Harganya juga lebih rendah dari lombok tiung,” katanya.

Baca Juga:  INGAT!!! Pembeli Berhak Cek Isi Parsel 

Sementara itu, Hamidah, salah seorang konsumen, mengaku mulai meninggalkan mengkonsumsi lombok. Hal ini karena tingginya harga lombok di pasar. “Karena mahal, makanya saya jarang sekali menggunakan lombok untuk kebutuhan sehari-hari. Kalaupun beli, saya beralih ke lombok rawit. Kalau lombok rawit, beli beli tiga ribu atau lima ribu masih bisa,” katanya.

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga lombokSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Status Warga Sangsel Masih Buram

Next Post

Chahun Main Ya Na Goyang Peserta CFD

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.