• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

UPT Keswan Bengalon Mati Suri

by BontangPost
4 November 2018, 15:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
HARUS DIPERHATIKAN: Sapi di Pusat Peternakan Terpadu (Pesat)  KPC yang mendapatkan perawatan lebih.(Dhedy/Sangatta Post)

HARUS DIPERHATIKAN: Sapi di Pusat Peternakan Terpadu (Pesat)  KPC yang mendapatkan perawatan lebih.(Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA- Unit Pelaksana Kesehatan Hewan (Keswan) Kecamatan Bengalon dikabarkan mati suri. Dikatakan Kasubag Tata Usaha, Muhammad Rifai, selama dua tahun tak ada dana untuk mendukung kegiatan UPT. Alhasil sejumlah program terhenti.

“Anggaran untuk UPT Keswan nol rupiah. Enggak ada anggaran sudah 2 tahun ini. Pengobatan ternak sakit, membantu persalinan ternak hingga pelayanan inseminasi buatan (IB) semua terhambat,” ujarnya Rifai.

Selain itu, penyedian obat-obatan untuk kesehatan ternak besar seperti kambing maupun sapi ikut terganggu. Tak ada aktifitas sedikitpun. “Obat seperti Dimetdril, Sulpidon, lalu Ivomex, obat cacing hingga vitamin b complek sudah habis,” ungkapnya.

Akibat biaya operasional dan kendaraan operasional petugas tidak ada, pelayanan kesehatan ternak juga mandek di 11 Desa. “Paling tidak sediakan motor dinas. Soalnya medannya susah dan berjauhan. Mulai Sepaso Barat, Sekerat, Sepaso Timur, Tepian Indah, hingga Desa Meratak,” bebernya.

Baca Juga:  PMD KAHMI Kutim Dilantik

Kemudian, ditambah lagi ketersediaan petugas teknis dilapangan yang masih kurang. “Minimal ada empat petugas teknis dilapangan. Yang ada sekarang hanya satu petugas teknis. Itu dibantu 1 pimpinan, 1 kepala tata usaha (KTU), dan 1 admin,” terangnya.

Hal ini pun dirasakan pula oleh salah satu petugas UPT, Darussalam. Katanya, mandeknya aktivitas keswan terjadi di semua UPT. “Bahkan semuanya tak dapat anggaran. Sama semua,” kata Darussalam.

Kepala Dinas Pertanian (distan) Kutim, Sugiono belum memberikan jawaban terkait masalah ini. Hanya saja untuk diketahui, selama 2016 lalu, Pemkab Kutim, dikabarkan mengalami defisit anggaran. Awalnya anggaran dinas melimpah, namun kini berkurang drastis. Hingga berimbas pada kinerja pegawai. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Sangatta PostUPT Kesehatan Hewan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Guncangan Baru dari Tanah Bavaria

Next Post

Pemuda 22 Tahun, Aniaya Bocah SD

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.