• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Waduh, 11 Bahasa Daerah Dinyatakan Punah

by M Zulfikar Akbar
22 Februari 2019, 14:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi. (akurat.co)

Ilustrasi. (akurat.co)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Badan Bahasa telah mencatat 668 bahasa daerah. Dari jumlah tersebut 74 bahasa dipetakan vitalitas dan daya hidupnya. Keluarga diharapkan sebagai ujung tombak penjaga bahasa daerah.

Menurut data dari Badan Bahasa, 11 bahasa dinyatakan punah. Empat bahasa dinyatakan kritis dan 22 bahasa terancam punah. Sedangkan yang berstatus aman hanya 19 bahasa. Kepala Badan Bahasa Dadang Sunendar mengakui bahwa hasil pemetaan menunjukkan perlunya langkah strategis terhadap kekayaan bahasa yang dimiliki Indonesia.

”UU No 24 tahun 2009 pasal 42 disebutkan bahwa pemerintah daerah wajib mengembangkan, membina, dan melindungi bahasa dan sastra daerah. Kewajiban itu ada di pemerintah daerah,” tutur Dadang.

Menurutnya selama ini balai bahasa dan kantor bahasa di setiap provinsi sudah bekerjasama dengan pemerintah daerah. Kerja sama ini dalam rangka mengembangakan bahasa daerah. Dadang menyebutkan bahwa banyak pemerintah daerah yang belum mengalokasikan anggaran untuk perlindungan bahasa dan sastra daerah.

Baca Juga:  Kemdikbud Cek Kesiapan Komputer di Sekolah-Sekolah

”Tidak ada presentase (dana APBD yang harus disisihkan, Red). Harusnya diimplementasikan dalam program kerja. Programnya apa banyak,” ucapnya.

Dia berharap agar pemda yang memiliki bahasa daerah melakukan afirmasi. Menurutnya, balai bahasa akan mendampingi untuk melakukan kegiatan tersebut.

Maret nanti Badan Bahasa akan mulai melakukan pemetaan bahasa daerah. memang dari 668 bahasa yang sudah dicatat, belum semua dipetakkan. Menurutnya, Indonesia memiliki lebih dari 750 bahasa daerah.

”Pemetaan bahasa daerah dipercepat harapannya tahun ini selesai. lama. Setelah pemetaan bahasa selesai maka akan dipilah mana yang harus direvilitasi,” ujarnya.

Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan, Badan Bahasa Kemendikbud Gufran A. Ibrahim mengatakan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam melestarikan bahasa daerah. Sebab, dari orang tua anak akan belajar bahasa daerah. Pada saat anak belajar berbicara, sebaiknya diajarkan dulu satu bahasa. Agar anak tidak bingung.

Baca Juga:  Perpres PPK Terbit, Sekolah Lima Hari Tak Wajib

”Menurut saya yang perlu diajarkan pertama kali adalah bahasa daerah,” ungkapnya.

Gufran menekankan bahwa anak berhak memperoleh bahasa daerahnya. Selain itu, dengan mengajak anak dengan bahasa daerah maka menghindarkan bahasa daerah dari kepunahan.

”Supaya tidak kehilangan keindonesiaannya,” tutur Guru Besar Antropolinguistik Universitas Khairun, Ternate, itu.

Lebih lanjut Gufran menjelaskan jika dalam satu keluarga tidak lagi membiasakan bahasa daerah di lingkungan rumah maka hal itu tanda pertama kepunahan bahasa daerah. Hal tersebut selaras dengan penelitian Living Tongues Institute, nirlaba yang meneliti bahasa etnik di dunia. Living Tongues Institute menyebutkan bahwa bahasa punah bukan karena penuturnya berhenti bicara tapi karena selapis generasi tidak membiasakan anak-anaknya menggunakan bahasa daerah.

Baca Juga:  Kemendikbud Kantongi Identitas Siswa Curang, Terancam Dapat Nilai Nol

”Awal mula ancaman kepunahan bahasa itu ada di keluarga,” katanya. (lyn/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: badan bahasabahasa daerahkemendikbud
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pupuk Kaltim Lakukan Fogging di Wilayah Bufferzone, Pagi dan Sore Hari

Next Post

73 Ribuan Pelamar PPPK Lulus Seleksi Administrasi

Related Posts

Wacana New Normal Mengemuka, Disdikbud Bontang: Tahun Ajaran 2020 Belum Jelas
Bontang

Masa Pandemi, Disdikbud Bontang Bisa Pilih Penyederhanaan Kurikulum

11 Agustus 2020, 15:30
Uss
Nasional

Juli, Sekolah Kembali Dibuka, Dimulai dari SMA, Khusus Daerah dari Zona Hijau

17 Juni 2020, 08:56
Anggaran Tunjangan Profesi Guru Dipangkas Rp 3 Triliun
Nasional

Anggaran Tunjangan Profesi Guru Dipangkas Rp 3 Triliun

20 April 2020, 18:30
Mendikbud Dukung Kepala Daerah Liburkan Sekolah Gara-Gara Korona
Nasional

Kemendikbud Siapkan Program Belajar dari Rumah di TVRI

10 April 2020, 14:30
Terkait Pembayaran Gaji, Guru Honorer Merasa Kecewa
Nasional

Guru Honorer Wajib Kantongi NUPTK

2 Maret 2020, 09:42
Jkt7 Menkeu Komisi7 Eca1 640x480
Nasional

Terima Lebih Cepat, Dana BOS Langsung ke Rekening Sekolah

11 Februari 2020, 15:30

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.