• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Waduh, BBPOM Temukan 59 Kaleng Makarel Berparasit di Bontang

by M Zulfikar Akbar
5 April 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
PANTAU PEREDARAN MAKAREL: Tim gabungan menggelar sidak untuk memantau produk makarel kalengan yang masih diedarkan di Bontang. (MEGA ASRI/BONTANG POST)

PANTAU PEREDARAN MAKAREL: Tim gabungan menggelar sidak untuk memantau produk makarel kalengan yang masih diedarkan di Bontang. (MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan untuk menarik 27 produk ikan makarel setelah ditemukan parasit cacing jenis Anisakis sp. Cacing tersebut dalam kondisi sudah mati di dalam kemasan kaleng, bukan akibat kerusakan kemasan atau kedaluwarsa.

Menindaklanjuti perintah tersebut, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa toko ritel di Kota Taman. Hasilnya, BBPOM menemukan 59 kaleng produk makarel kemasan yang diindikasi BPOM terdapat cacing, terjual di beberapa toko.

Sidak diawali di toko ritel sekitar wilayah Gunung Sari. Namun pihak BBPOM tidak ditemukan makanan kaleng yang berisi ikan makarel. (selengkapnya lihat grafis)

Perwakilan BPOM, Koordinator Kosmetik BBPOM Mukhlis mengatakan, pihaknya menggelar sidak mengingat sudah ramainya pemberitaan terkait adanya cacing di dalam ikan yang dikalengkan dengan jenis makarel. “Kami di sini melakukan pemantauan di beberapa toko ritel yang masih menjajakan makanan kaleng berupa makarel.Karena jika masih ada, maka kami minta untuk segera ditarik dari peredaran,” jelas Mukhlis saat diwawancara di sela-sela sidak, Rabu (4/4) kemarin.

Baca Juga:  BPOM Sidak Bahan Makanan Jelang Lebaran, Ini Hasilnya

Dijelaskan dia, pihaknya tidak melakukan penyitaan karena dari pihak distributor masing-masing produk yang akan menarik produk makarel dari peredaran. Memang masih ada beberapa toko yang memajangnya makanya pihaknya hanya meminta untuk disimpan dan segera diretur ke distributornya. “Kami hanya memantau apakah sudah ditarik oleh para distributornya atau belum,” ujarnya.

Ditambahkan Kasi Kefarmasian Alkes Sarana dan Prasarana Diskes-KB Bontang Asiah, pihaknya Senin (2/4) lalu juga sudah melakukan monitoring di 5 titik. Hasilnya, beberapa toko ritel masih ada yang menjajakan produk makanan kaleng jenis ikan makarel. Sehingga, pihak Diskes-KB pun mengimbau agar barang tersebut segera ditarik. “Ada 4 toko  yang masih ditemukan menjual makarel, kami minta mereka menyimpannya dan segera melakukan retur dengan distributor masing-masing produk,” ungkapnya.

Baca Juga:  Perdagangan Kosmetik Ilegal Terungkap, Dipasarkan Secara Online

Dengan masih ditemukannya toko yang menjual makarel dalam kaleng, keduanya mengimbau agar masyarakat Bontang lebih cerdas untuk memilih makanan. “Perhatikan tanggal kedaluwarsanya, label BPOM-nya, lihat kemasannya penyok atau tidak, yang berkarat juga jangan dibeli. Nah, kalau sudah bagus semua maka akan aman untuk dikonsumsi,” imbaunya.

Ke depan, pihaknya masih menunggu instruksi dari pusat terkait tindakan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Karena, BPOM memberikan waktu 30 hari kepada produsen untuk segera menarik produknya.

Sebagai informasi, sidak kemarin diikuti oleh perwakilan BBPOM, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskopindag-UMKM) Bontang, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Bontang, Satpol PP Bontang, dan Polres Bontang. (mga)

Baca Juga:  BBPOM Gelar Bimtek Keamanan Pangan
Temuan Produk Ikan Makarel Kaleng di Bontang
LOKASI TOKO JUMLAH TEMUAN
Gunung Sari –
Jalan RE Martadinata 1 kaleng
Jalan Pupuk Raya 13 kaleng
Jalan Cipto Mangunkusumo 5 kaleng
Kilometer 6 2 kaleng
Jalan MT Haryono –
Jalan Ahmad Yani 22 kaleng
Jalan Pattimura 16 kaleng
TOTAL 59 kaleng
Tags: BBPOMcacing parasitikan makarel kalenganmakarel berparasit
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wali Kota Berharap Kondusifitas Bisa Ditingkatkan

Next Post

Pilih Amerika atau Tiongkok

Related Posts

Perdagangan Kosmetik Ilegal Terungkap, Dipasarkan Secara Online
Kaltim

Perdagangan Kosmetik Ilegal Terungkap, Dipasarkan Secara Online

9 Maret 2020, 12:00
BPOM Sidak Bahan Makanan Jelang Lebaran, Ini Hasilnya
Bontang

BPOM Sidak Bahan Makanan Jelang Lebaran, Ini Hasilnya

16 Mei 2019, 07:00
Swalayan Jual Minuman Basi
Bontang

Swalayan Jual Minuman Basi

18 Desember 2018, 17:50
Tim Gabungan Periksa Toko di Sangatta 
Breaking News

Tim Gabungan Periksa Toko di Sangatta 

6 April 2018, 07:00
BBPOM Gelar Bimtek Keamanan Pangan
Bontang

BBPOM Gelar Bimtek Keamanan Pangan

3 Agustus 2017, 12:15

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.