• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Wali Kota: Tolong Hargai Saya!

by BontangPost
2 Agustus 2018, 06:14
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
DENGARKAN ASPIRASI: Wali Kota Bontang neni Moerniaeni menemui peserta aksi unjuk rasa yang menolak keberadaan tenaga kerja asing (TKA) non-skill di proyek pembangunan PLTU, Teluk Kadere, Bontang Lestari.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

DENGARKAN ASPIRASI: Wali Kota Bontang neni Moerniaeni menemui peserta aksi unjuk rasa yang menolak keberadaan tenaga kerja asing (TKA) non-skill di proyek pembangunan PLTU, Teluk Kadere, Bontang Lestari.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

PARA peserta aksi unjuk rasa yang menolak Tenaga Kerja Asing (TKA) di proyek PLTU milik PT Graha Power Kaltim (GPK) diterima langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Sempat terjadi adu pendapat hingga Neni meminta para peserta aksi untuk menghargai perjuangannya selama di DPR RI untuk mendapatkan proyek strategis nasional di Bontang.

“Saya tidak bisa ke sana (Teluk Kadere, Red.) karena ada tamu, tolong hargai saya! Kita sama-sama saling menghargai dan sama-sama berjuang,” tegas Neni saat menyambut para peserta aksi unjuk rasa di halaman Kantor Wali Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari, Rabu (1/8) kemarin.

Dikatakan Neni, pihaknya juga sama-sama menuntut keadilan. Namun demikian, terkait investasi, tentu Pemkot Bontang akan berupaya agar investor mudah masuk di Bontang.

Memang kata dia, jumlah pengangguran di Bontang ada sebanyak 7 ribu orang dan belum semua terakomodir dengan adanya beberapa proyek strategis nasional. “Tetapi sudah ada sebagian yang bekerja, Alhamdulillah perjuangan saya waktu menjadi DPR RI tidak sia-sia, di mana Bontang dapat proyek 2,100 megawatt,” ujarnya.

Baca Juga:  Hanya Satu TKA yang Resmi Terdata

Padahal sebelumnya, ground ekonomi di Bontang minus 0,8 persen, tetapi saat ini menjadi positif. Bahkan pengurangan pun menurun menjadi 1.000 orang.

Menyampaikan hal itu, para peserta aksi malah semakin menyoraki pernyataan Neni.

Neni melanjutkan, jika nanti masih akan ada proyek lainnya yang membutuhkan pekerja. Apalagi, sebentar lagi akan dibangun kilang minyak goreng dan dirinya komitmen untuk mengurangi pengangguran. “Untuk PT Wilmar yang memproduksi minyak goreng saya komitmen harus memprioritaskan warga lokal Bontang, apalagi masih banyak tenaga lokal Bontang yang mempunyai kemampuan sama seperti TKA, dan PTSP diharapkan bisa mengakomodirnya,” bebernya.

Meski Neni terus menjelaskan upayanya untuk mengentaskan pengangguran, para peserta aksi tetap saja riuh bersorak. Alhasil, Neni pun sedikit meninggikan suaranya dan berulang kali mengatakan tolong hargai dia. “Tolong hargai saya, ketika bapak-bapak berbicara saya diam, maka saya minta tolong hargai saya, kita sama-sama menghargai,” ungkapnya.

Baca Juga:  Legislator Beri Enam Rekomendasi 

Disebutkan Neni, usai muncul aksi menolak TKA yang diterima Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase beberapa waktu lalu, pemkot langsung menggelar rapat bersama perwakilan perusahaan. “Hasilnya, ada data sebanyak 38 TKA asal Tiongkok yang bekerja dan memiliki Imta,” kata Neni.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pembinan Aliansi Kaltim Bersatu (Alkab) Bontang Herman Saribanong yang juga Ketua Kadin Bontang mengatakan bahwa data 38 TKA itu yang legal. Maka selebihnya ilegal. Karena dirinya memiliki data ada sekira 103 orang TKA di sana. Maka dengan Perda Bontang nomor 1 tahun 2009 Satpol PP Bontang berhak melakukan penegakkan hukum.

Pernyataan itu langsung dipotong Neni yang mengatakan Perda Bontang bisa gugur ketika ada peraturan yang lebih tinggi yakni Peraturan Presiden (perpres) 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Apalagi, pada proyek itu yang membangkitkan listrik tenaga uap sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Saya menghargai perjuangan bapak-bapak sekalian, tetapi bagaimana solusinya? Maka kita harus saling menghargai dan saling menghormati. Hargai presiden, karena kita satu NKRI,” ujarnya.

Baca Juga:  Data TKA Milik Pemkot dengan Perusahaan Berbeda

Neni bertekad untuk menurunkan angka pengangguran. Maka dari itu dirinya menyebut, perjalanan masih panjang dan pembangunan harus tetap dilanjutkan. “Kami di sini pemerintah sebagai perwakilan saja, karena dermaga yang digunakan masuk 2 daerah yakni Kutai Timur dan Kota Bontang, maka semua izin perusahaan itu dari Provinsi Kaltim,” tandasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Peoyek PLTUTeluk KadereTKA
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Didemo 12 Jam, Pemkot Janji Pulangkan TKA

Next Post

Data TKA Sudah Valid

Related Posts

Disdikbud Bontang Antisipasi Gangguan Listrik dan Internet saat TKA 2026
Bontang

Disdikbud Bontang Antisipasi Gangguan Listrik dan Internet saat TKA 2026

11 Maret 2026, 14:42
Sekolah di Bontang Bersiap Hadapi Ujian Akademik SD dan SMP Bulan Depan
Bontang

Sekolah di Bontang Bersiap Hadapi Ujian Akademik SD dan SMP Bulan Depan

11 Maret 2026, 10:03
Tidak Memadai, Ruangan Belajar PAUD Cendana 2 Sempit
Bontang

Tidak Memadai, Ruangan Belajar PAUD Cendana 2 Sempit

8 Desember 2019, 09:00
Pemprov Diminta Tegas Awasi TKA
Bontang

Pemprov Diminta Tegas Awasi TKA

22 November 2018, 17:40
4 TKA Asal Tiongkok Ilegal
Bontang

4 TKA Asal Tiongkok Ilegal

14 November 2018, 17:50
Perusahaan Bantah Jumlah TKA Ratusan 
Bontang

Perusahaan Bantah Jumlah TKA Ratusan 

2 Agustus 2018, 06:16

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.