Wakili Kaltim Menuju Tingkat Nasional
BONTANG – Warga Kota Taman berhasil merajai game Playstation (PS) 4 Pro Evolution Soccer (PES) 2017 Open Series Regional Samarinda Offline Qualifier Road To South East Asia Bandung Indonesia, Minggu (5/3) lalu. Alex Wahyudi (28), warga RT 35 Kelurahan Belimbing sukses menjadi juara setelah mengalahkan gamer dari Kutai Kertanegera (Kukar) di partai final dengan skor tipis 1-0.
Pertandingan kualifikasi menuju tingkat nasional ini ada dua series. Series pertama diselenggarakan 5 Februari dan kedua 5 Maret. Setiap series-nya diikuti sebanyak 64 slot atau peserta menggunakan sistem pertandingan setengah kompetisi. Untuk mencari dua peserta, yakni juara dan runner up menunju partai final regional.
Setelah empat peserta didapat berasal dari juara dan runner up kedua series tersebut, mereka pun dipertandingkan kembali menggunakan sistem kandang-tandang mencari juara dan runner up. Setelah juara dan runner up kembali didapat dari pertandingan itu, mereka pun dipertandingkan kembali untuk mencari sang juara.
Adapun peraturan pertandingan dalam game ini, yakni menggunakan waktu 10 menit. Dengan format game tersebut, bebas memilih klub atau negara, dan diperbolehkan menggunakan stik pribadi meskipun telah disediakan oleh panitia.
Alex mengungkapkan, kunci kemenangan dalam permainan tersebut diakuinya hanya mencoba menghindari kesalahan dalam bermain, kemudian mempersolid pertahanan, dan memanfaatkan peluang yang ada.
Alhasil ia pun berhasil menang, meskipun hanya tipis 1-0 saja atas lawannya. Kendati demikian, dengan kemenangan ini, ia pun merasa sangat bangga dan puas. Melihat penantang yang dilawan di partai pincak itu merupakan lawan yang tangguh.
Ini dibuktikan lawannya tersebut selama di babak penyisihan selalu membabat habis musuhnya dengan skor yang cukup menyakinkan. Bukan hanya itu, lawannya ini pun sempat mengalahkannya saat babak kualifikasi. “Berkat mempelajari permainan lawan, meski kalah di babak kualifikasi, alhamdulillah saya berhasil mengalahkannya di final,” jelasnya, Selasa (7/3) kemarin.
Pria dikenal dengan nama Nguyen di dunia game tersebut menuturkan, lewat gol semata wayang yang diciptakan Alvaro Morata karena dia menggunakan klub Real Madrid. Ia pun sempat berekspresi di tengah puluhan penonton dan peserta lain yang memiliki jarak sekira dua meter dari tempat mereka dipertandingkan. Ini diakuinya akibat spontanitas melihat musuh yang begitu kuat.
Ia pun membuka rahasia kesuksesannya karena seringnya mengikuti turnamen. Baik di Bontang atau Samarinda. Selain itu, rutin latihan di rumah, kemudian sharing dan latihan bareng (latber) dengan komunitas PES Indonesia Bontang (PIB). “Ini pun berkat istri saya yang mendukung hobi saya, bahkan hadir menyaksikan setiap pertandingan,” ungkapnya.
Dia menambahkan dengan menjadi juara, mendapatkan hadiah topi, jersey, dan uang pembinaan. Ia pun berhak mendapatkan tiket gratis pulang-pergi Balikpapan – Bandung dan hotel dari panitia PES league untuk mewakili regional Kaltim menuju Bandung dalam kejuaraan PES tingkat nasional.
Bila di event tingkat nasional bisa lolos juara dan runner up, maka bisa saja melaju ke tingkat Asia Tenggara mewakili Indonesia. Bahkan bila terus menang, bisa mewakili Indonesia sampai ke tingkat asia dan dunia yang finalnya dilaksanakan di Cardiff tempat pelaksanaan final league champion.
“Setelah open series di Samarinda akan ada open series di Balikpapan karena Kalimantan mendapatkan jatah dua menuju tingkat nasional. Harapan kami gamer Bontang lah yang bisa mewakli kejuaraan PES 2017 di tingkat nasional di Balikpapan,” harapnya. (ver)







