• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Warga HOP Tewas Gantung Diri

by BontangPost
25 November 2017, 11:59
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
CEK TKP: Bhabinkamtibmas Kelurahan Satimpo mengecek TKP usai mendapat laporan kejadian bunuh diri, tampak sabuk bela diri tergeletak di atas lantai. (Polres Bontang for Bontang Post)

CEK TKP: Bhabinkamtibmas Kelurahan Satimpo mengecek TKP usai mendapat laporan kejadian bunuh diri, tampak sabuk bela diri tergeletak di atas lantai. (Polres Bontang for Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Seorang Anak Baru Gede (ABG) ditemukan tak bernyawa di dalam rumah kontakannya Jalan Gunung Tambora, RT 17, nomor 49, Perumahan HOP II, Kamis (23/11) sore lalu. Diketahui,  pemuda berinial MIM (14) ini gantung diri di pintu kamar memakai sabuk bela diri. Saat ini, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan para saksi.

Meski tragis, namun kejadian tersebut tak membuat gempar wilayah sekitar. Bahkan, para tetangga tak banyak yang mengetahui kejadian tersebut. Pasalnya, wilayah sekitar kontrakan korban dikenal sepi dan para tetangga jarang berada di rumah.

Singkat cerita, Kamis (23/11) lalu MIM berada di rumah sendirian. Ketika kakak korban FZ (16) yang juga saksi pulang sekolah, barulah diketahui bahwa adiknya sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Satimpo, Aipda Priya Sutanto, mengatakan, pihaknya  mendapat info setelah diinformasikan sekuriti HOP atas nama Agustamin. Agustamin sendiri mendapat laporan dari warga bernama  Joko.

Baca Juga:  Ribuan Pelamar Daftar CPNS 

“Jadi pak Joko ini tetangga ketiga dari TKP, saat itu dirinya mendengar keributan, ternyata suara teriakan ibunya korban,” jelas Aipda Priya saat ditemui di Kantor Lurah Satimpo, Jumat (24/11) kemarin.

Sekira pukul 18.10 Wita, dirinya bersama Babinsa Satimpo Koptu Iwan Kurniawan mendatangi  TKP dan melihat kejadian bunuh diri tersebut seperti ada yang janggal. “Yang membuat janggal itu, ketika ada kejadian seperti itu, mengapa langsung dikebumikan dan bukannya melapor ke polisi, ini tentu menimbulkan tanda tanya,” ujarnya.

Priya mengaku mendapat konfirmasi bahwa keluarga korban tinggal di BTN KCY di Jalan Sulawesi dan korban akan segera dikebumikan malam harinya. Saat itu juga, pihaknya melakukan penyelidikan. “Jadi kakak korban atas nama FZ ini mengakui almarhum sudah ditemukan dalam posisi tubuh tergantung oleh sabuk bela diri berwarna hijau. FZ pun segera menelpon orang tuanya,” beber dia.

Baca Juga:  Bontang Berpotensi Cuaca ‘Buruk’

FZ sendiri langsung menggunting sabuk tersebut dan membaringkan jenazah di lantai kamar. 15 menit kemudian, orang tua korban pun tiba dengan membawa mobil dan langsung mengangkat korban ke dalam mobil. Nah, di situlah seorang tetangga melihat ayah korban mengangkat MIM yang sudah tak bernyawa. “Korban langsung dibawa ke kediaman orang tua di BTN KCY dan langsung dikebumikan. Untuk motifnya, kami belum mengetahui karena keluarga menutupi permasalahan, kami pun segera melaporkan ke Polres Bontang dan langsung dilakukan olah TKP,” ujarnya.

Priya mengaku mendapat laporan dari rekannya bahwa korban pada malam sebelumnya pulang larut malam dan pada Kamis tersebut,  korban sempat menelpon kekasihnya karena kekasihnya sedang ulang tahun di waktu yang bersamaan. Kado untuk kekasihnya pun telah disiapkan berupa jam tangan. “Jadi saat dikebumikan ada kekasihnya datang menangis, kakak korban sendiri mengaku korban sebelumnya tidak mengeluh sakit. Jadi hanya informasi itu saja yang kami dapat, keluarganya sangat tertutup,” ungkap dia.

Baca Juga:  Sekilas Mengenal Ida Idris, Akrab dengan Masyarakat, Sering Kunjungi Rumah Warga

Pihaknya pun menyerahkan perkara tersebut ke Polres Bontang. Terpisah, Kapolres Bontang AKBP Dedi Agustono melalui Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Rihard Nixon mengatakan, korban merupakan anak putus sekolah. Saat ditemukan kakaknya, korban sudah tidak bernyawa dan bergantung di lubang pintu. Saat itu, tak ada orang lain selain korban di dalam rumah. “Korban memang dikenal pendiam di keluarganya. Menurut saksi juga, di dalam celana korban terdapat kotoran korban akibat meninggal dengan cara gantung diri,” ujarnya.

Saat ini, Rihard mengaku masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan (Pulbaket) dari para saksi. “Jika hasilnya tidak ditemukan tindak pidananya maka tidak akan dilanjut penyidikannya, meskipun banyak yang bilang ada kejanggalan, tetapi belum tentu tujuannya menutupi sesuatu, makanya kami masih melakukan pulbaket,” tutupnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangbunuh diri
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penutupan Selama Dua Pekan, Dialihkan ke Jalan Habibon

Next Post

Kutim Juara III Kejurprov IODI

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Bocah SD Gantung Diri, Diduga Tak Tahan Sering Di-bully Tidak Punya Bapak
Nasional

Bocah SD Gantung Diri, Diduga Tak Tahan Sering Di-bully Tidak Punya Bapak

1 Maret 2023, 15:30
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Usai Cekcok dengan Pacar, Mahasiswi di Samarinda Gantung Diri di Indekos
Kaltim

Usai Cekcok dengan Pacar, Mahasiswi di Samarinda Gantung Diri di Indekos

20 Mei 2021, 16:20

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amparan Tatak Samarinda Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.