• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Warga Keluhkan Pembayaran Tunggakan Iuran Peserta JKN-KIS

by BontangPost
26 Agustus 2017, 12:51
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa Ketua RT Berbas Pantai mengeluhkan iuran Peserta JKN-KIS. Hal tersebut terjadi lantaran beberapa warganya mendapatkan pelayanan yang kurang maksimal.

Ketua RT 6 Basri mengatakan, terjadi sistem pembayaran yang tidak tepat. Jikalau warga telat membayar maka denda akan terus dikenakan tanpa ada pencoretan dari peserta program tersebut.

“Harusnya ada kebijakan BPJS kalau tidak membayar berapa bulang langsung dicoret,” paparnya.

Ia menjelaskan, ada dua warganya yang tersendat pembayaran iuran JKN-KIS non PBI. Pertama warga tersebut mengalami keterlambatan pembayaran dikarenakan suaminya sudah meninggal dunia sementara dulu saat mendaftar program tersebut ialah tuntutan dari perusahaan tempat suaminya bekerja.

“Ia janda, terdaftar di kelas satu dengan iuran per bulan yakni Rp 80 ribu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sejumlah Buruh Mengadu ke Disnakertrans

Saat ini warga tersebut terlilit tunggakan sekitar Rp 1,4 juta. Ketika hendak melakukan perpindahan menuju Jamkesda diharuskan untuk menyelesaikan pembayaran terlebih dahulu.

Lain pula dengan warganya yang lain, menurutnya tidak mendapatkan informasi terkait denda yang akan diterima apabila mengalami keterlambatan pembayaran iuran. Ketika buah hati dari warga tersebut mengalami sakit maka Basri menyarankan untuk mengurus jaminan kesehatan tersebut untuk meringankan biaya pengobatan.

“Kasihan mas, warga saya itu tinggal di pulau Gusung, ia terdaftar kelas 3 dengan iuran per bulannya Rp 25 ribu. Barusan saya mendapat sms dari BPJS warga saya tersebut harus membayar denda sebesar Rp 1,3 juta,” tambahnya.

Warga RT 13 Berbas Pantai, Burhan (56) mengatakan bahwa program pemerintah pusat tersebut sudah bagus akan tetapi kendala yang dihadapi ialah saat peserta jaminan kesehatan tidak dapat membayar iuran. Salah satu faktor yang menjadi penghambat tersebut berkenaan dengan status pekerjaan peserta program dari Kemensos itu.

Baca Juga:  563 Perusahaan Terancam Diserahkan ke Kejari 

“Kehidupan masyarakat itu tidak sama, kalau ada pekerjaan tidak masalah, tetapi jika tidak ada pekerjaan, mau membayar menggunakan apa,” ujarnya.

Keluhan lain sehubungan dengan keterlambatan yaitu tidak mendapatkan pelayanan jikalau belum membayar tunggakan yang ada. Burhan menambahkan perbedaan KJN-KIS dengan Jamkesda terletak pada area lokasi pelayanan.

“Jamkesda cakupannya hanya bisa dilakukan di Bontang, sedangkan KJN-KIS bisa dimana saja, tetapi kembali lagi terkait kemampuan membayar,” tungkasnya. (*/ak)

Tags: bpjsiuran
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jangan Telat Bayar Iuran BPJS 

Next Post

Katering Dihentikan Sementara, Jemaah Tak Khawatir

Related Posts

Obat Pasien JKN Habis dan Diminta Beli Sendiri? Ini Penjelasan BPJS Bontang
Bontang

Obat Pasien JKN Habis dan Diminta Beli Sendiri? Ini Penjelasan BPJS Bontang

25 September 2026, 11:05
RSUD IA Moeis Samarinda Nonaktifkan Dokter RMF usai Komentar ke Pasien BPJS Viral
Kaltim

RSUD IA Moeis Samarinda Nonaktifkan Dokter RMF usai Komentar ke Pasien BPJS Viral

7 Agustus 2026, 08:00
Menko PKM Pastikan Iuran BPJS Warga Tak Mampu Bakal Dibayar Pemerintah
Nasional

Menko PKM Pastikan Iuran BPJS Warga Tak Mampu Bakal Dibayar Pemerintah

25 Februari 2022, 13:28
BPJS Ketenagakerjaan Bantu Perekonomian Warga
Advertorial

BPJS Ketenagakerjaan Bantu Perekonomian Warga

30 Juni 2018, 01:31
Program BPJS Dihadang Banyak Kendala
Breaking News

Program BPJS Dihadang Banyak Kendala

21 November 2017, 11:00
10 Perusahaan Menunggak Iuran BPJS Kesehatan
Bontang

2018, Kepesertaan BPJS Harus 95 Persen

24 Oktober 2017, 11:50

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.